Kisah Cinta yang tak pernah nyata dan
hanya ada di imajinasi semata. Perasaan cinta yang tak akan pernah ada wujud
dan pembuktianya. Kisah yang mungkin akan anda rasakan saat anda mendapati cerita cinta yang hanya ada di angan-angan. Sebuah bentuk cinta yang
nyata akan anda rasakan dan dapati di kehidupan ini.
DAFTAR
ISI
PERSPEKTIF (1)........................................................................ 03
PERSPEKTIF (2)........................................................................ 06
Cinta
Yang Membawa Keindahan............................................ 08
Pinggiran
Kanal Kennet dan Jembatan Pulteney Bridge........ 10
Saat
Pagi Hari Tiba..................................................................... 14
Persaingan
Antara Sahabat........................................................ 19
Pagi
Yang Cerah.......................................................................... 30
Melewati
Musim Dingin.............................................................. 43
Perjalanan
Kasih Di Musim Semi.............................................. 51
Hari
Yang Penuh Dengan Rasa Kecewa................................... 63
Kata
Orang Rindu Itu Indah...................................................... 72
Kebijaksanaan Mencintai........................................................... 85
Cinta & Sebuah Harapan........................................................... 95
PERSPEKTIF (1)
Kisah cinta yang pernah terjadi dan
nyata di kehidupan ini.
Bukan karena anda melihat dan
mendengarnya.
Tapi anda sendirilah yang melakukannya.
Selama
bertahun-tahun anda mengalami sebuah hubungan. Banyak yang membuat hubungan
percintaan itu rumit, pahit, dan juga ada yang membuat hubungan cinta itu
indah. Disekitar kalian melihat sebuah hubungan yang sangat rumit dan teramat
rumit sehingga tidak bisa dengan mudah mengambarkannya melalui tulisan atau pun
secara lisan. Hubungan yang hanya bisa di lalukan dalam imajinasi semata.
Banyak pelaku cinta yang kadang tak dapat kita mengerti kenapa mereka
menikmatinya, menikmati cinta yang terkadang tak masuk akal di antara kita.
Kamu pernah merasakan jatuh cinta terhadap suatu wanita atau sebaliknya? Namum
cinta itu hanya berada pada imajinasi semata. Saat aku melihat sebuah kisah
cinta yang teramat rumit, aku mulai memikirkan sebuah hubungan. Sebuah hubungan
yang dimana pelakunya tak saling mengenal tapi mereka mampu jatuh cinta dan
mereka menikmatinya. Ketika cinta berbicara mengapa kamu memilih aku sedangkan
selama ini kita tak saling mengenal? Apa yang kamu harapkan dengan cinta yang
kita miliki ini? akan kah cintamu ini hanya sebuah permainan semata atau sebuah
keseriusan tapi di imbangi dengan sebuah ambisius semata. Agar kau di akui dan
hanya mengejar setatus semata.
Benar
adanya cinta hadir membuat hidup kita menjadi indah. Benar adanya cinta hadir
membuat kita kuat dalam menjalani hidup. Benar adanya cinta hadir menyembuhkan
kita dari kesepian.
Tapi benar adanya cintalah yang membuat kita lupa diri. Karena cinta selalu ada
di antara kategori-kategori itu, baik buruk cintalah yang mengisi kehidupan
ini.
Ini
adalah kisah anak muda yang gemar berinteraksi di sosialmedia. Kisah seorang remaja
yang sedang jatuh cinta, ia merasa kurang percaya diri sehingga dia hanya mampu
mengungkapkan isi hatinya hanya di socialmedia yang ia miliki. Kurangnya rasa
percaya diri yang dia miliki menyebabkan dia merasakan kesendirian, sehingga
hanya lewat dunia mayalah,
ia bisa berinteraksi dengan sesamanya. Ia mampu berimajinasi dengan baik, tapi
dalam kehidupan nyata,
ia merasakan kesunyian. Mungkin kisah ini akan anda dapati disekitar kita, dan
bisa jadi anda sendiri sebagai pelakunya. Cinta membuat semua menjadi indah
karena ia mampu memberikan angan-angan dan kepastian kehidupan. Tapi cinta juga
menimbulkan sebuah kepedihan yang pada akhirnya membuat kita menjadi terjatuh
dan terpuruk. Cinta tak selamanya indah dan cinta tak selamanya buruk, karena
cinta ada diantara kita memberikan warna dalam kehidupan. Sebuah angan-angan
yang ada didalam impian, dan hanya bisa dirasakan bila anda benar-benar
mencintai dengan sebuah ketulusan bukan karena sebuah keinginan atau ambisius
semata.
Banyaknya
anak muda sekarang yang mengenal cintanya di facebook atau sosialmedia twitter
atau lainnya. Mereka tak saling melihat tapi mereka menikmatinya dalam
percakapan atau sebuah kata-kata manis semata. Terkadang cinta itu berakhir
dengan indah dan terkadang cinta itu berakhir dengan kesedihan sehingga tak
sedikit dari kalian menyesali apa yang telah kita perbuat atau lakukan.
Terbuainya kita akan cinta sangatlah menghanyutkan sehingga membutakan sebuah
mata. Mata yang tak mampu melihat sisi buruk dari cinta yang sangat berlebihan
akan menghasilkan kesedihan. Saat aku mengingat kata-kata Khalil Gibran “cinta
tidak menyadari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan tiba. Dan saat
tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah
menyatukan hati keabadian.”
Tak
akan puas aku denganmu bila tak memilikimu sepenuhnya karena cintaku sangat
besar untuk mendapatkanmu. Pernyataan
itu hanya sebuah keinginan semata untuk bisa memiliki dan mendapatkan sebuah
kemauan yang kita inginkan. Cinta adalah ketulusan yang tidak bisa kita
dapatkan dengan keinginan semata, ke egoisan semata yang mengatas namakan cinta
gila, atau cinta buta. Semua itu hanya keinginan pribadi semata. Wujud dari
mencintai. Kita harus berani merelakan. Merelakan bila mana cinta itu tak mampu
bertahan dengan kita.
Merelakan orang yang kita cintai dapat hidup bahagia meski pun
bukan dengan diri kita. Cinta tak harus menyakiti, cinta tak harus memaksakan
kehendak semua orang berhak mencintai dan di cintai. Cinta yang datang pasti
beranjak pergi hanyalah sementara dan tak akan abadi. Cintai orang yang kamu
cinta dengan ketulusan tanpa pernah mengeluh menuntut balas, cinta yang telah kamu
berikan. Karena Tuhan tahu yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Cinta
yang tulus berasal dari dalam hati, bukan keinginan atau kemauan semata. Karena
mencinta wujud dari rasa yang kita miliki agar kehidupan ini menjadi lebih
baik. Bila saatnya tiba kau akan mengerti betapa besar cinta yang telah
diberikan ibumu ia yang mencintaimu namun,
ia tak menuntut balas akan cintanya yang begitu besar. Begitu juga saat kau
mencintai sang kekasih begitu besar cinta yang kau berikan tapi jangan pernah
kau berubah mendendam saat cinta itu pergi dari kehidupanmu atau meninggalkanmu
dalam keadaan apa pun.
Karena cinta kita yang tulus tak pernah berharap apa pun dari apa yang kita cintai. Begitulah sebutan
cinta bagaikan sebuah udara yang mampu kita miliki dan menghidupkan kita saat
kita bernafas tapi tak pernah kita mengerti akan wujud dan keindahannya karena cinta tak akan
pernah berwujud namun bisa kita rasakan dikehidupan
ini.
PERSPEKTIF (2)
Pada pagi hari ada seorang gadis sangat
cantik memandang matahari yang bersinar dari
balik jendela kamarnya, yang sedang bersinar terang di ujung timur lalu iya
membayangkan betapa setianya sang Mentari menyinari bumi walau jarak yang jauh
tapi, ia tetap memberikan kehidupan bagi semua yang ada dibumi ini. Gadis itu
berpikir kenapa cinta tak pernah bisa seperti itu mampu memberikan kehidupan di
setiap kesetiaannya.
Menemani setiap langkah kita memberikan kehidupan yang membuat kita bahagia
menjalani hari demi hari. Terkadang hal yang indah itu selalu kita inginkan di
kehidupan ini, begitu pula dengan keindahan cinta, yang terkadang sangat sulit
untuk kita pertahankan walau dengan penggorbanan
dan air mata yang sudah kita tumpahkan untuk mempertahankannya. Kadang cinta
itu malah meninggalkan
kita lalu menghilang entah kemana, sampai kita tak mampu lagi menyadarinya
hingga air mata ini pun tumpah jatuh
terurai. Gadis itu lalu menangis melihat mentari yang indah itu. Dia merasakan
kesedihan yang luar biasa yang pernah dia
rasakan saat menikmati cinta yang terkadang membuat dia sakit dan merasa
sangat lemah. Dia
membayangkan apa yang pernah dia
lakukan dulu sampai-sampai,
dia terus menerus
meneteskan air matanya sambil menatap lurus ke arah sang mentari. Hingga saat
itu juga pagi yang cerah berubah menjadi pagi yang deramatis penuh kesedihan
dan cucuran air mata. Sehingga matahari yang awalnya cerah bersinar berubah
tertutup mendung yang kelam. Oleh hati yang kelam. Kadang semua yang indah itu
tak selamanya indah. Bahkan akan berakhir pada tetesan air mata.
Saat
gadis itu keluar dari dalam
rumah dan merasakan guyuran air
hujan. Dia
merasakan kesedihan yang ia rasakan lewat tetesan air yang mengalir dari
langit. Gadis itu berteriak menangis, memohon pada sang kuasa bahwa ia sangat
ingin merasakan keindahan cinta. Cinta yang tulus, cinta yang suci yang bisa ia
dapati dari hati seorang lelaki. Hati yang hancur melihat kesetiaan yang diberikan sang
mentari untuk memberikan kehidupan kepada bumi membuat gadis itu iri. Dia hanya
memikirkan perkara yang besar yang hanya bisa ia rasakan tanpa pernah melihat
pengorbanan yang telah ia berikan kepada sang kekasih.
Gadis itu menangis
terseduh-seduh meratapi kemalangan nasib yang di deritanya oleh rasa iri hati,
ego yang tertanam dia tak mampu melihat bahwa kehidupan ini selalu memiliki
keindahan tersendiri bukan karena cinta dari sang kekasih atau cinta dari sang
mentari, tapi cinta yang ada untuk diri kita sendiri, untuk mencintai diri sendiri.
Jangan kau merusak kehidupanmu ini dengan cinta yang penuh rasa egois dan cinta yang penuh
dengan iri hati. Sebab
semua pasti akan indah bila kamu
dapat mencintai dirimu sendiri dengan bijaksana. Saat tangisan yang keluar dari
hati sang gadis ketika dia
menyadari bahwa apa yang dia
inginkan selama ini hanya membuat hidupnya menderita, ke inginan yang mustahil
untuk dia dapatkan, ke inginan yang harus
disikapi dengan hati yang bijaksana. Saat gadis itu tidak bisa melupakan seseorang yang telah
memberikannya harapan, saat cinta itu tak lagi bisa dia dapatkan maka
kesedihan yang ada di dalam
hati seorang wanita. Membuat dirinya semakin rapuh merasakan kehilangan seseorang
yang sangat berarti dihidupnya dan menganggap cinta itu tak berarti lagi,
menganggap semuanya itu sama tak berarti. Saat gadis itu mulai menyadari kehadiran cinta yang
mengubah kehidupannya yang
lebih indah. Baru disitulah
dia mampu menemukan arti
cinta dikehidupan ini.
Lalu gadis itu bangkit menatap sang mentari yang tertutup oleh segumpalan
mendung hitam yang berlahan-lahan
beranjak pergi menyisingkan sinar sang mentari. Penyesalan sang gadis itu
mulailah hilang dia
menyadari bahwa di dalam cinta tak membutuhkan sebuah balasan atas cinta yang
kita berikan. Semua kebahagiaan
dapat kita dapatkan dengan ketulusan yang kita berikan dengan sebuah keikhlasan
semua akan indah bila kita melepaskan keinginan akan diri ini, sang gadis
bangkit dari rasa kesedihan yang dia rasakan, walau rasa sakit hati masih
menyelimuti hati dan pikirannya. Dia
menyadari suatu sikap dimana kita berhak mendapatkan sebuah kebahagiaan yang
harus kita raih walau kebahagiaan
itu disertai dengan tangisan dan air mata yang menemani.
Lama
aku tak mendengan kesedihan akan cinta yang membuat hidup ini hancur membuat
semua kehidupan tak miliki arti lagi. Semua kisah tentang kesedihan karena
cinta itu membawa kesedihan, cinta tak dapat kita mengerti sama halnya dengan
kita tak dapat mengerti tentang cinta. Semua yang kita rasakan tentang cinta
tak sepenuhnya kita mengerti dengan hati dan pikiran. Semua akan kita lihat
dengan ketulusan walau pun cinta itu sendiri tak memiliki hati dan pikiran.
*Cinta Yang
Membawa Keindahan*
Pada
saat itu sedang terjadi musim gugur bertepatan pada bulan Januari. Musim gugur
merupakan musim panen bagi tanaman-tanaman yang ditanam atau pada musim semi,
dan pepohonan peluruh meluruhkan daun-daunnya. Panjang hari menjadi semakin
singkat dan suhu mulai menurun. Musim ini juga ditandai dengan meningkatnya
presipitasi air hujan. Saat musim gugur melanda salah satu kota di bumi bagian
utara, dalam bulan tertentu bagian mendekati atau menjauhi dengan matahari. Di mana
saat dekat dengan matahari mengalami musim panas. Saat mulai menjauh dari
matahari mengalami musim gugur. Saat jauh dari matahari mengalami musim dingin. Dan saat
mendekat kembali dengan matahari, mengalami musim semi. Perubahan itu terjadi
secara terus menerus selama beberapa tahun kemudian, saling berurutan antara
bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun.
Di
salah satu kota Tua yang terkenal akan kecantikannya lahir dan tumbuh seorang
gadis yang teramat cantik. Seorang putri dari kalangan keluarga sederhana bukan
dari golongan bangsawan. Putri yang dicintai di sebuah kota tua di pingiran
kota Inggris. Ia bernama
Bella Swam Putri kesayangan dari Hermione Jean dan istrinya Anita Christabel
Fariishta. Bella tumbuh menjadi gadis yang cantik penuh kelembutan akan setiap
ucapannya. Di bawah asuhan dan didikan Anita Christabel Fariishta, Bella
menjadi sosok anak yang pandai di sekolahnya. Sosok karakter yang dimiliki
Bella Swam tak jauh beda dengan ibunya yang memiliki kesabaran, rasa setia dan
hormat terhadap Hermione Jean. Dari kecil Bella
selalu di kelilingi dengan orang-orang yang baik, orang-orang yang sayang akan
dirinya. Ayah Bella bekerja sebagai Polisi dan ibunya mantan pramugari.
Bella adalah gadis yang sangat cantik di salah
satu kota tua yang bernama BATH . Kecantikannya bagaikan keindahan yang menyelimuti kota tua.
Daun dari pohon maple
tua yang sangat besar, pepohonan berwarna kuning keemasan, dan semilir angin
dingin yang menggugurkan daun-daun tersebut sehingga membentuk laksana
permadani kuning di atas tanah. Pemandangan khas musim gugur itu bagi Bella
terasa begitu sensasional dan indah, apa lagi menikmatinya di kota tua Bath bersama sang kekasih yang bernama Edward.
Di kota tua ini lah mereka menghabiskan waktu
dan keindahan bersama. Sebuah kota tua di Inggris yang setiap tahunnya memiliki
keindahan dan kedamaian yang dirasakan Bella bersama Edward. Bath adalah sebuah
kota di wilayah Somerset yang terletak sekitar 156 km di sebelah barat London
dan 21 km di sebelah tenggara Briston. Bagi Bella kota Bath dimana ia dilahirkan dan dibesarkan merupakan kota yang indah.
Di mana ia mnghabiskan waktu
bersama Edward sang kekasih dengan penuh rasa bahagia. Saat terjadi musim panas
Bella bersama Edward menghabiskan waktu bersama diluar rumah. Hal yang selalu
rutin dilakukan Bella bersama Edward adalah menyusuri tiap sudut kota.
Pemandangan yang selalu indah di pagi hari. Mereka bersama mengelilingi sudut
kota. Di sepanjang tepi kanal terdapat sebuah rute off road sepanjang 13 mil antara kota Bath dan Bristol. Jalur ini
disediakan bagi pejalan kaki dan pesepedah,
serta disediakan juga bagi pengguna kursi roda. Jalur ini sangat berarti karena
merupakan jalur favorit Bella bersama Edward yang menarik dan koridor bagi
satwa liar (wildlife). Di sepanjang tepi kanal ini banyak terdapat pohon maple
tua yang sangat besar, dan guguran daun-daunya di musim gugur ini memberikan
suasana yang indah.
Bella
menghentikan langkahnya di bawah pohon maple dekat Kanal Kennet. Lalu “Bella” bertanya kepada
Edward.
Lama
kita mejalani cinta ini, apakah engkau tak ingin menikahi ku saat aku berusia
23 tahun?
“Edward” terdiam dan memandang
Bella.
“Bella” menghentikan
langkahnya lalu menatap tajam kearah kedua mata Edward?
Disertai
gugurnya daun-daun yang menguning ke emasan.
Kita
sudah lama menjalin cinta ini sejak usia kita masih 15 tahun sejak kita duduk
di bangku Sekolah tingkat SMA. Sebagai orang Inggris yang lahir, besar dan
tumbuh di ibu kota Inggris yang akhirnya pindah ke kota pinggiran yang tenang
dan indah.
“Bella Swam”
Edwar
Dreimanis Aleksis putra dari Dreimanis Aleksis.
Apakah kau tak ingin menikahiku, lalu memiliki seorang anak di usia kita
tepat menginjak 23 tahun nanti.
‘Bell Swam”
Edwart
aku mohon berikan aku kepastian terhadap cintamu itu, jawab permintaan ku ini
apa kau akan menikahiku mengubahku menjadi wanita yang sempurna?
“Edward”
tak mampu berkata ia hanya diam melihat sebuah
permohonan Bella yang dia
cintai?
*Pinggiran
Kanal Kennet dan Jembatan Pulteney Bridge*
Saat
itu Edward ingin mengajak Bella Swam pergi ke salah satu tempat dimana tempat
itu bagaikan surga yang turun kebumi. Tempat itu tak lain adalah Jembatan Pulteney Bridge di atas jembatan ini
Bella dapat melihat dan menikmati sungai Avon yang melintasi kota Bath dengan
bendungan kunonya. Saat itu Edward bercerita mengenai ibunya yang bernama Aura
Latisha Aquina. Yang di ambil dari kata Aquae Sulis yang berarti seorang dewi
yang dipuji oleh bangsa romawi. Sehingga Aquae Sulis berarti air yang berasal
dari dewi Sulis. Dengan adanya sumber air panas alami ( hot spring ) di lembah sungai Avon di sekitar bukit Bath.
“Edward” berkata, Bella kamu bagaikan
air yang mengalir di sungai Avon ini, yang selalu membuat ku tak pernah kering,
yang menghilangkan rasa haus yang aku rasakan. Kau selalu menghilangkan segala
derita yang aku alami di kehidupan ini, aku bahagia bila berada di dekatmu, di
sampingmu. Saat kita menikah aku selalu ingin bersamamu. Aku akan mengajakmu
menikah di Bath Abbey sebuah gereja biara Santo Petrus dan Santo Paulus.
Bella, Gereja ini merupakan
salah satu contoh terbesar dari arsitektur Gothic.
Gereja yang akan menampung seribu dua ratus kursi jemaat yang menghadiri
pernikahan kita.
Aku
juga ingin setelah kita menikah, kita tinggal berdua di salah satu pulau Scilly. Kepulauan Scilly yang
terletak di sebelah barat daya Inggris. Pulai ini masih sangat asri, jauh dari
kotornya polusi udara. Walau jauh dari kata modern, pulau ini tetap mampu
memikat hati.
Bella, aku ingin kita tinggal
beberapa bulan saja disana untuk bulan madu kita berdua.
Karena
aku hanya ingin menghabiskan waktu berdua bersamamu di sana, ada pulau utama
yang diberi nama St Mary.
Di
pulau inilah pantai Perpitch berada. Pantai yang sangat cantik, tak kalah
dengan pantai-pantai ternama di dunia. Pasir putihnya yang bersih sesekali
tersapu ombak yang cenderung tenang dari laut. Pandangkan mata jauh ke depan,
yang terlihat hanya laut biru yang menyegarkan mata.
Aku
ingin kita menghabiskan waktu berdua disana untuk melewati musim semi dan musim panas bersama.
“Bella” terdiam ia tak tau
harus berucap sesuatu. Entah itu dia
harus bahagia atau di harus melompat kegirangan semua terasa bercampur menjadi
debaran cinta.
Karena di balik Edward yang diam menyimpan
rahasia yang membuat hidupnya menjadi lebih indah. Saat itu Bella Swam
merasakan bahagia mendengar suatu ke inginan yang tulus dari seorang yang ia
cintai.
“Bella” lalu memeluk erat
tubuh “Edward”.
Dan, berkata. Edward, aku tak bisa lagi jauh
darimu. Aku tak memiliki cukup kekuatan untuk berada jauh darimu.
“Edward” pun
menjawab. Jangan pernah kau mejauh dari
hidupku karena aku pun juga tak memiliki cukup kekuatan berada jauh dari
sisimu.
“Edward” memeluk “Bella” dengan penuh
kelembutan dan kenyamanan. Mereka merasakan kebahagian dari cinta yang mereka
hembuskan dari dalam hati yang tulus.
Saat
itu tak terasa hari menjelang sore, Edward mengajak Bella untuk pulang
kerumahnya yang tak jauh dari bukit Bath.
Setelah
sampai di depan pintu rumah Bella mencium Edward tepat dikeningnya dengan
ciuman manis dan penuh cinta.
Terima kasih Bella aku
akan segera pulang kerumah aku sangat mencintaimu Bella.
Saat
Edward pergi Bella tetap berdiri didepan teras rumahnya. Ia tak menyangka
Edward menyiapkan semua ini jauh dari sebelum dia memintanya.
Edward
bertempat tinggal di Briston tak jauh
dari kota Bath 21 km kearah tenggara.
Edward memiliki ayah yang bernama Dreimanis Aleksis yang bekerja sebagai
Profesor di salah satu Universitas di kota Bath yang benama Bath Spa University merupakan ahli
Biologi. Memiliki Istri yang bernama Aura Latisha Aquina yang berprofesi
sebagai mantan model dan fashion. Serta memiliki kakak laki-laki yang bernama
Goresky Aleksis sebagai dokter dan ilmuan yang memiliki istri benama Beata
Darra Grazinia yang bekerja sebagai dokter kecantikan, memiliki anak perempuan
yang bernama Belva Carlise Banetta. Edwart tinggal bersama ayah dan ibunya di
Briston, sedangkan kakaknya Goresky Aleksis dan istrinya tinggal di London.
Saat
malam hari. Hermione Jean menghampiri putrinya yang sedang duduk di depan teras
rumah. Ia menemani Bella melihat indahnya bintang-bintang dimalam hari. Bersama istrinya Anita
Christabel Fariishta. Jean memulai pembicaraan ringan terhadap Bella.
Haii Bella …….. ayah ingin
berbicara kepadamu? Dua tahun lagi kau akan lulus dari Bath Spa University. Kamu akan bertambah dewasa untuk menjalani hidup
ini.
“Fariishta” juga menambahkan Bella kau akan
bertambah usia dan tingkat kematanganmu didalam mengambil keputusan sangatlah
kami dukung. Kamu adalah satu-satunya putri kami yang sangat kami cintai dan
berharga di kehidupan ini. Ibu menginginkan kamu bahagia dengan apa yang kamu
kehendaki.
Mengenai
Edward apa dia baik terhadapmu
selama ini?
Ibu
sangat mencintaimu Bella, karena itu ibu tak ingin kamu terluka?
Ibu
Edward, adalah salah satu pria
yang bertanggung jawab. Edward seperti ayah yang selalu menjagaku dan seperti
ibu yang selalu menyanyangiku. Bu… dua tahun lagi aku akan lulus dari Bath Spa University. Edward akan
melamarku pada saat usiaku sudah mencapai 23 tahun. Aku selalu memimpikan itu,
apa ibu dan ayah akan menyetujui hubungan kami ini?
Saat
kami menikah kami akan tinggal bersama untuk beberapa musim di salah satu pulau
Scilly di pulau utama yang bernama
St. Mary.
“Mr. Jean”, sungguh berat untuk
melepaskan mu Bella walau pun untuk beberapa musim saja. Kerinduan kami akan
selalu ada untukmu Bella.
Tapi
untuk kebahagiaanmu ayah dan ibu menyetujuinya.
Bella...... ayah, tau Erdwad dari
keluarga baik ayahnya adalah seorang professor di kampusmu salah satu ahli
biologi. Apa mereka mengetahui rencana kalian ini untuk melangsungkan
pernikahan.
“Fariishta”,… ibu hanya
menguatirkan ke beradaanmu dikeluarga mereka. Namun kami percaya kau akan
bahagia Bella bersama Edward.
Malam
semakin larut membuat keharmonisan di tengah-tengah keluarga Hermione Jean
semakin terasa hangat. Bella memeluk ibunya dan dekapan lembut serta helusan
dari sang ayah ia rasakan.
*Saat
Pagi Hari Tiba*
Saat
pagi hari tiba terdengar kelakson dari depan rumah. Terparkirlah sebuah mobil
sedan berwarna merah di ujung jalan dekat rumah Bella bervelg Racing
Superturismo GT 19 tak lain adalah Edward yang sedang menjemput Bella. Saat itu
Edward bertemu dengan Hermione lalu mereka terlibat pembicaraan yang cukup
ringan.
“Selamat pagi Mr.
Hermione Jean …… “
Hay Ehmm Edward………. Bella
sebentar lagi turun tunggu saja, pagi sekali kau menjemput Bella apakan ada
Pelajaran tambahan
pagi ini?
“Tidak Mr. Jean………”
“Kami hanya akan pergi
ke Newton Park karena di Michael Tippet Centre akan berlangsungnya sebuah
pertunjukan musik dan Bella akan mengisi di acara itu sebagai pemain piano
tunggal.”
Pukul
berapa pertunjukan musik itu berlangsung? Untuk pagi ini kebetulan tak ada apel
pagi di kantor maka aku akan menyempatkan waktu untuk datang di acara itu dan
melihat pertunjukan Putri kami.
“Mr. Jean tentu Bella akan senang bila
anda bisa menyempatkan sedikit waktu untuk menyaksikannya. Pertunjukan itu akan
di mulai tepat pukul 10 pagi ini karena akan dimulainya berbagai seni
pertunjukan dan musik.”
Pembicaraan
itu menambah ke akraban mereka tak lain seperti halnya seorang anak yang sedang berbincang
dengan ayahnya. Di sela-sela perbincangannya
bersama Mr. Jean tak lama dari itu Bella turun dari
kamarnya lalu menghampiri mereka. Hay
ehmmm… selamat pagi Mr. Hermione Jean
tercinta, dengan senyum dari bibir munggilnya itu Bella menyapa ayahnya dan
juga Edward sang kekasih.
Hay
putriku kau sangat cantik pagi ini.
Teramat cantik untuk kita semua dan kamu mengalahkan kecantikan yang dimiliki
ibumu.
Dengan
sedikit make up serta
tipisnya olesan bedak dan tipisnya lipstick di bibir itu menambah kesan natural
yang ada di diri Bella. Saat itu Edward tersenyum melihat kesederhanaan Bella,
karena kecantikan yang dimiliki bukanlah sebuah kecantikan yang kita buat
dengan memaksakan sebuah keinginan harus tapil menarik. Tapi kecantikan yang
terpancar dari sebuah kesederhanaan tanpa kesan berlebihan.
Lalu
Edward sedikit memuji kecantikan Bella dengan berkata…….
“Kamu sungguh cantik Bella
kecantikan yang kamu
miliki ada pada kesederhanaan itu bagaikan bunga Edelwais yang mampu bertahan
sepanjang waktu di setiap musim.”
Bella
tersenyum mendengar pujian dari Edward yang tak lain orang yang ia cinta. Tak
berselang lama mereka berpamitan untuk pergi. Tak lupa Edward meminta ijin.
“Mr. Hermione Jean kami
akan pergi sebentar dan saya akan mengantar Bella pulang tak akan melewati jam
4 sore.”
Lalu
Hermione Jean berkata kepada Edward.
Baiklah, jaga Bella dan antar dia pulang dengan
tepat waktu.
Setelah
berpamitan mereka beranjak pergi meninggalkan Hermione Jean dan pergi ke Newton
Park. Di dalam perjalanan itu Edward dan Bella nampak bahagia kebagaian yang
selalu dirasakan saat cinta itu selalu tumbuh di hati mereka. Cinta yang selalu
saling memiliki. Walau banyak orang yang mengatakan cinta itu tak saling
memiliki karena hanya mereka yang tak sanggup mempertahankan cinta itu.
Setelah
sampainya mereka di Newton Park Mereka berjumpa dengan Anggelina salah satu
sahabatan Bella yang baru saja datang. Anggelina juga akan mengisi di acara
pertunjukan itu bersama Anggelina, Bella Swam dan Edward berjalan menuju aula
konser itu terlihat kesibukan para pengisi acara di Michael Tippet Centre yang
sedang bersiap-siap menyiapkan diri mereka.
Tiba-tiba
dari arah berlawanan Amira, Nanette dan Audrey Nathania yang tak lain
sahabat-sahabat Bella menghampiri. Mereka menaruh kagum akan kecantikan yang di
miliki Bella Swam.
Audrey
Nathania adalah sahabat terbaik Bella sejak mereka masih SMA.
“Hay Bella kau sungguh
cantik di pagi ini kau selalu terlihat bercahaya bagaikan batu permata yang
selalu memberikan kebahagian bagi kami, dengan rasa bahagia Nathania memeluk
Bella yang merupakan sahabat terbainya.”
Ikh Nathania kau selalu berlebihan bila memujiku.kamu
juga kelihatan cantik semoga pertunjukan nanti kita bisa berjalan lancar.
“Pasti Bella, aku yakin kita akan memberikan pertunjukan
yang luar biasa.”
Tiba-tiba
Nanette bertriak …………hay nyonya-nyonya ini waktunya kita bersiap-siap untuk
pertunjukan ini kita harus menyiapkannya agar pertujuaan ini semakin memukau
dan akan menjadi pertunjukan yang paling meriah di Newton Park ini dan akhirnya
mereka bergegas menuju aula tempat dimana konser music itu akan berlangsung.
Bella
berkata kepada Edward kau tunggu aku ya…. Aku selalu mencintaimu doakan saja
aku agar memberikan pertunjukan yang membuat seluruh warga Newton Park bahagia.
Tak
lupa pula Edward memberikan sebuah kecupan manis di kening Bella Swam lalu
berkata.
“Aku akan menikamtinya dan
menyaksikannya sampai selesai aku mencintaimu Bella.”
Lalu
Erdward meninggalkan Bella dan berjalan menuju ke tempat duduk yang sudah
tersedia bagi para pengunjung yang menyaksikan pertunjukan konser itu. Di
bangku urutan paling depan Edward mengambil tempat. Pada saat itu tak lama dari
pertunjukan, Bella telah bersiap-siap untuk mempersiapkan diri. Sekitar pukul
10 pagi tepat pertunjukan music itu segera dimulai dan semua pengisi acara
mempersiapkan diri mengambil bagian dan mengisi tugas yang telah diberikan
sesuai susunan jadawal yang telah di
susun panitia. Tak jauh dari tempat duduk Erdwad, Mr. Hermione Jean dan istrinya Anita
Christabel Fariishta telah tiba di acara itu untuk menyaksikan pertunjukan yang
di isi dengan putri tercinta mereka.
“Mr. Jean trimakasih kau telah datang di pertunjukan ini
Bersama dengan Mrs. Anita.”
Kebetulan di kantor hari ini ada sedikit waktu untuk
menyaksikan Bella bermain piano. Sementara Anita juga mempunyai cukup banyak
waktu untuk menemaniku menyaksikan pertunjukan.
Saat acara sudah dimulai memasuki awal acara
Bella Swam menempatkan diri pada posisi piano tunggal dia membawakan sebuah
lagu dan lirik-lirik yang tak lain sebuah kenangan dan rasa cintanya ke pada
Edward lagu itu lah tanda cinta yang dimiliki dari seorang putri kepada sang
kekasih. A thousand year …lagu yang pertama di mainkan oleh Bella sebagai
ungkapan hatinya dan rasa cintanya kepada Edward sang kekasih. Semua mata
tertuju kepada pemainan piano yang membawakan irama dan nada romantic dengan
warisan bakat yang di turunkan dari sang kakek William Djuliarso. Salah satu
pemain piano bergenre jazz buzz sang legendaries dari kota Bath seorang pianis
berbakat dengan segudang pengalaman dan prestasi lagu yang pernah dibawakannya
dan sangat popular di kalangan penikmat jazz yaitu “ Take the A Train. William
menguasai betul seni bermain piano jazz betapa terampil dirinya mengolah
frase-frase sulit seperti ketika suguhkan “ Be- Bop” dan “ Au Privave” dari
maestro sekaligus figure kunci bebop Charlie Paker. Kakek Bella selalu membuat
audiens terkesima oleh koordinasi motorik tangan kiri dan kanan William yang
menjelajah tiap bilah piano dengan sigap, terutama gaya bermain stride (Harlem
Stride Piano-red) yang diusung Fast Waller hingga Dick Hyman. Di sela-sela
pertunjukan, William Djuliarso sedikit memberikan pengantar soal jazz standard
an music jazz dalam film-film Amerika. Kemudian ia turut menyanyikan sambil di
iringi dirinya sendiri lewat lagu “ It Had To Be You”. Bella memiliki bakat itu
dia selalu memberikan kelincahan setiap jemari yang ia gerakkan menjadi susunan
nada yang indah yang selalu menggetarkan hati setiap audiens. Mereka yang
mendengarkan nada-nada dari setiap langkah jari yang lembut dari gadis yang
sangat cantik di kota Bath yang selalu memberikan arti tersendiri disetiap
sentuhan jari-jari manisnya menggubah perasaan sedih menjadi bahagia,
menjadikan ketenangan hati, memberikan kekuatan tersendiri bagi hati yang
raput. Karena lewat itulah cinta yang tulus tumbuh dari mereka bukan milik
Edward Dreimanis Aleksis seorang tapi pada hari itu cinta dari Bella terungkap
untuk seluruh warga kota Bath. Lebih dari itu audiens dibuat terkesima oleh
teknik piano versatil, Bella yang pernah diajarkan oleh sang kakek di kala
Bella baru saja berusia 9 tahun. William sang kakek pula yang berikan teknik
piano versatil, sensitifitas ballad pada alunan “Time After Time,”Ballade pour
Adeline,” dan memenuhi permintaan spontan Audiens petang itu dengan “Blue in
Green” serta Walfz for Debby. Dalam panggung pertunjukan itu Bella bagaikan
sang maestro di Newton Park. Usia bella adalah 21 tahun dan ia sudah menguasai
teknik permainan yang dimiliki sang kakek tak ketinggalan pula sebuah komposisi
berjudul “Moscow Morning” yang terasa naratif dengan sentuhan personal, dan
melodi indah dalam “Pure Imagination” terambil dari film Willy Wonka & the
Chocolate Factory pata tahun (1971). Pertunjukan itu sangat meriah sehingga
membuat hati para audiens menjadi bahagia yang rapuh menjadi dikuatkan yang
terluka menjadi disembuhkan hanya dengan sentuhan alunan nada yang indah dari
setiap langkah jari-jemari yang lembut dan halus membawakan sebuah lantunan
nada yang mampu menggetarkan hati pendengarnya. Di ujung pertunjukan sebagai
bonus atas sambutan penonton yang meriah, bella tuntaskan dengan alunan nada
yang indah dari sebuah lagu yang berjudul “Be My Forever” yang terdengar anggun
dan bersahaja.
Semua
orang berteriak dan bertepuk tangan atas persembahan pertunjukan itu semua
merasakan kebahagia yang membuat meriah suasana di dalam Michael Tippet Center
sebuah konser dan pertunjukan music yang selalu diadakan setiap tahunnya. Tak
sedikit orang merasakan arti kebersamaan dan cinta yang tulus yang selalu
diberikan tanpa meminta suatu harapan akan suatu balasan dari cinta. Pada hari
itu juga Bella Swam mampu memberikan dan mencurahkan rasa cintanya yang tulus
kepada semua orang, bukan hanya terhadap Edward Dreimanis Aleksis atau sang
ayah Hermione Jean dan sang ibu Anita Christabel Fariishta. Tapi seluruh warga
kota Bath yang berada di dekat Newton Park dan seluruh warga desa Newton St.
Loe. Saat Bella Swam turun dari atas panggung pertunjukan Erdward langsung
menghampiri Bella Swam lalu berkata kepadanya.
Bella
penampilanmu pada pertunjukan ini sungguh sangat luar biasa kau mampu membuat
semua orang kagum akan kecantikanmu dan kau mampu membuat orang bahagia karena
cintamu. Di atas sana kau bagaikan permata yang indah yang bisa membuat semua
orang merasakan kekaguman akan talenta yang kau miliki aku bangga padamu Bella,
aku sangat mencintaimu.
Aku
juga, Edward aku merasakan
kebahagiaan di kala semua orang merasakan kebahagian, aku bahagia karena semua
orang merasakan kebahagiaan….. Edward aku juga mencintaimu.
Bella
putri ibu yang cantik penampilanmu sungguh membuat semua orang bahagia dan
membuat pertunjukan ini terasa sangat istimewa. Ibu bangga kepadamu anakku.
Ayah
yakin kakek mu disana juga akan merasa bahagia karena telah melihat kau tumbuh
dengan bakat yang dimilikinya. William Djuliarso pasti akan bangga karena kau
telah mewarisi bakat yang dimilikinya tumbuh bersama dengan mu, dan ayah sangat
merasa bangga karena bakat
mu selalu menjadikan kebahagiaan bagi semua orang.
Semua
orang merasakan kebahagia begitu juga teman-teman mahasiswa Bath spa mereka
memberikan ucapan selamat kepada Bella akan bakat yang ia miliki. Namun dibalik
itu ada salah satu teman dari Bella Swam yang merasa iri hatinya melihat semua
orang memuji penampilan Bella Swam di atas panggung tak lain ialah Amira dia
mudah marah dan tersinggung karena apa yang ia lakukan di atas panggung tak
mendapatkan sambutan yang meriah. Sambutan itu sangat beda dengan apa yang
diberikan kepada Bella Swam. Ia merasakan bahwa itu semua terlalu berlebihan
yang membuatnya merasakan iri terhadap kemampuan yang dimiliki Bella, dan ia
putuskan untuk menjadi piano yang handal sama seperti Bella Swam.
*Persaingan
Antara Sahabat*
Seusainya
acara itu Bella Swam ingin memeluk Amira karena pertunjukan itu berhasil
menghibur semua pengunjung Michael Tippet Center karena Bella tak akan
melewatkan kebahagian itu dengan sendiri. Bella berlari dan menghampiri
sahabatnya Amira dan berkata?
Hay………kita
berhasil menghibur semua warga apakah kau percaya ini.
Amira
dengan sikap yang dingin mengucapkan kata ! selamat Bella…..
Kau
telah berhasil dengan sendiri menghibur seluruh warga Newton Park.
Bella
berkata!! Hay tunggu ini keberhasilan kita semua karena ke kompakan kita lah
pertunjukan itu berakhir dengan meriah dan penuh kebahagiaan. Berkat kau juga
Amira.
Di
sela-sela itu tak lama Anggelina pun datang menghampiri mereka.
Hay
Bella kau sungguh cantik disana kau sempurna menampilkan semua pertunjukan itu
aku bangga kepadamu Bella.
Saat
Anggelina berucap di depan Amira. Amira pun bergegas beranjak pergi
meninggalkan mereka. Lalu Bella memengang tangan Amira dan berkata.
Mira
tunggu dulu aku ingin merayakan ini bersama-sama jangan pergi dulu inilah
kebahagian kita bersama. Kau juga harus ikut merayakannya, karena tanpamu kita
tak akan pernah lengkap.
Tidak
Bella, tanpa aku semua juga akan baik-baik saja………
Tapi
kau juga harus ikut merayakannya bersama kita aku tak ingin melewatkan
kebahagian ini tanpa sahabat sepertimu. Kau jangan pergi!
Tanpa
menghiraukan permohonan dari Bella, Amira tetap beranjak pergi meninggalkan
perayaan itu melangkah keluar dari kerumunan warga Newton Park dan meninggalkan
Michael Tippet Center dengan perasaan kesal.
Tiga
hari kemudian Amira tak pernah datang ke kampus atau mengikuti pelajaran dan
pelatihan seni music. Setiap hari Bella selalu datang di Michael Tippet Center
ia menunggu kedatangan Amira sebagai sahabat setia ia merasakan ada yang salah
terhadap sebuah sikap. Sepekan pun berlalu Amira tak pernah lagi mengikuti
pelatihan Piano di Michael Tippet Center. Saat itu Bella mulai merasakan
kehilangan seorang sahabat bersama Anggelina dan Nanette ia ingin sekali
mengunjungi Amira karena diantara mereka tak ingin persahabatan itu hancur. Anggelina
pun menghampiri Bella saat berlatih piano.
Hay….Bella
sudah sepekan ini tak pernahku lihat Amira berlatih apa kau tau?
Entahlah
aku merasakan ada yang berubah diantara kita, aku tak tau karena sikapku ini
yang terlalu merasakannya atau hanya sebatas perasaan akan ketakutan kehilangan
seorang sahabat.
Kaulah
sahabat kita Bella kau selalu mengerti setiap keadaan yang sedang terjadi
diantara kita. Bella sehari ini aku tak melihatmu bersama Edward karena aku tau
kau akan layu bila tak menatap Edward karena dia bagaikan mataharimu? Dengan
sedikit canda Anggelina menghibur Bella Swam.
Edward
hari ini dia menghadapi ujian sain biology dan sekarang dia berada di Lab.
Karena sebentar lagi akan diakannya The School of Society, enterprise and
environment bagi jurusan Biology. Untuk beberapa hari ini dia akan mengalami
kesibukkan didalam penelitiannya.
Dan
kau harus menunggunya untuk bertemu dengannya? Kau harus memberikan sebuah
penyemangat Bella karena aku tau Edward lah yang selalu membuatmu merasa lebih
berarti. Anggelina berhasil mengalihkan kesedihan dari Bella.
Iya
mungkin itu akan selalu aku lakukan Anggel karena bagiku Edward lah sebagai
musim semi dan tak akan pernah ada musim gugur saat aku bersama Edward…..
Anggel apa kau tak akan pernah ingin merasakan sebuah cinta yang indah? Saat
Bella bertanya kepada Anggel dengan penuh rasa ingin tahu.
Anggel
hanya menatap Bella, lalu dia tersenyum malu. Lalu dia berkata, Bella saat ini
aku sudah menemukan apa yang aku cari di dalam kehidupan ini cinta yang kita
miliki sebagai sahabat ini sangatlah berarti. J
Karena
persahabatan ini membuat aku bahagia, kau yang selalu ada disampingku setiap
saat dan aku berharap persahabatan ini selamanya. Saat ini cinta yang aku
miliki bersama sahabat-sahabatku tercinta dan aku tak ingin melewati masa-masa
indah ini Bella.
Anggel
tapi kelak kau akan membutuhkan cinta
yang tumbuh dari hati seorang lelaki kau akan merasakan jatuh cinta saat semua
itu datang dengan cepat dan aku yakin kau akan mendapatkannya.
Trimakasih
Bella kau sungguh sahabat terbaikkuh, mungkin saja saat ini aku belum
membutuhkanhya tapi suatu saat aku yakin pasti menginginkannya. Persahabatan
yang mereka jalin sangat kuat tak lama dari itu Nanette datang menghampiri
mereka dan bertanya.
Hay….Bella,!
hay Anggel sepekan ini aku tak melihat Amira. Kalian ada yang tau dia berada
dimana sekarang, tak biasanya ia menghilang seperti ini karena diantara kita
dia yang selalu hadir ditengah-tengah kita memberikan suasana ceria. Bella
mungkin sore ini kita akan mengunjungi rumahnya kau mau ikutkan. Bella menjawab
dengan senyuman, iya pasti aku ikut karena hari ini Edward ada penelitian jadi
mungkin aku hanya akan pergi dengan kalian. Aku merasa ada yang hilang ketika
Amira tak hadir ditengah-tengah kita. Apa kalian merasakannya. Bella semua
merasakan kehilangan saat salah satu diantara kita tak ada di tengah-tengah
kita begitu juga kami. Anggelina berucap demikian menambah akrabnya jalinan
persahabatan yang ada di tengah-tengah mereka.
Karena
persahabatan yang sangat berharga sore hari Bella, berserta Anggelina dan
Nanette pergi bersama untuk menemui Amira. Ia mencoba menemuinya dirumah. Saat
sampainya mereka di rumah Amira terlihat seorang ibu sedang menyirami
tanamanya. Tanpa rasa cangung Bella bertanya kepada ibu itu yang tak lain
adalah ibu dari Amira.
Permisi
Mrs. Ella …….
Iya,
hay Bella kau nampak cantik sekali, kau mewarisi kecantikan ibumu Bella kau
kesini pasti mencari Amira ya. Dengan wajah lesu ibu Amira menjawab.
Iya
Mrs. Ella kami kesini karena kami ingin mencari Amira sudah sepekan ini Mira
tak pernah masuk apa lagi menghubungi kami. Apakah Mira Berada dirumah? Apakah
Mira lagi sakit Mrs?
Tidak
Bella, Mira setelah pulang dari acara pertunjukan di Michael Tippet Center dia
langsung memutuskan untuk pergi ke Freddie Mercury University. Ia sangat ingin belajar lebih
dalam mengenai music dan teknik bermain piano.
Apakah
ia memutuskan untuk pindah dari Bath Spa kami sangat merasakan kepergianya Mrs.
Ella, walau pun untuk beberapa saat. Karena Mira merupakan sahabata kami.
Mira
memutuskan itu Bella dia ingin pindah di Freddi Mercury, karena dia sangat
ingin sepertimu. Karena bagi Mira Freddi Mercury adalah tempat dimana dia bisa
belajar untuk menjadi sepertimu. Walau pun terlihat tekat yang kuat di dirinya
tapi aku merasakan kekagumannya akan dirimu Bella. Mira sangat ingin sepertimu.
Mungkin kau bisa mengunjunginya bersama Anggelina dan Nanette, aku yakin Mira
merasa senang bila kalian selalu saling mendukung.
Baiklah
kalau begitu Mrs. Ella kami akan selalu menjaga persahabatan ini dan kami akan
selalu berkunjung ke Freddie Mercury University untuk menemui Mira.
Trimakasih
Bella kau sungguh baik…………………..
Saat
itu sore hari telah berlalu dan saatnya mereka pulang kerumah. Bella bersama
dengan Anggelina dan Nanette mengendarai sebuah mobil sedan berwarna putih. Di
dalam perjalanan tiba-tiba terdengar bunyi dari salah satu telphone genggam
yang tak lain miliki Bella Swam. Saat itu Bella segera mengangkat telepon itu
yang tak lain dari Edward, dalam percakapan itu Edward meminta Bella untuk
menunggunya pulang dari Lab. Sain Biology. Edward ingin mengajak Bella Swam
untuk makan malam Bersama Dreimanis Aleksis dan Aura Latisha Aquina, yang tak
lain ayah dan ibu Edward.
Sesampainya
di Newton Park Bella meminta untuk diantarkan di kelas The School of Society
disana ia akan menunggu Edward keluar dari ruangan. Suasana yang tenang saat
Bella menunggu Edward tiba-tiba dari arah berlawanan datanglah seseorang lelaki
yang memiliki tampilan yang sangat tenang yang tak lain dia adalah Jack salah
satu sahabat Edward. Jack menghampiri Bella Swan yang sedang menunggu Edward.
Lalu Jack bertanya kepada Bella.
Bella
sedang apa kau disini sendirian, apakah ada yang kau tunggu disini? Bella aku
ingin sedikit berbincang denganmu walau pun sebentar.? kau ada waktu kan untuk
berbincang denganku?
Iya
Jack tentu ada masalah apa sampai kau ingin ceritakan kepadaku?
Bella
aku mengalami jatuh cinta terhadap sahabatkuh, aku sangat ingin memilikinya. Di
satu sisi aku mengetahuinya dia memiliki sang kekasih!
Kenapa
Jack,? Apa kau sangat mencintainya ?
Iya
Bella aku sangat mencintainya walau aku mengetahuinya. Aku tak bisa mengelak
dari rasa cinta ini Bella. Semakin aku berusaha menjauh semakin aku ingin
mendekatinya. Semakin aku tolak perasaan ini, semakin pula aku menginginkannya.
Walau aku mengetahuinya dia sangat mencintai kekasihnya.
Jack,…..kau
tak boleh patah semangat, mungkin kau harus berjuang untuk mendapatkannya?
Benar
Bella, aku harus berjuang untuk dirinya. Mungkin dengan perjuangan ini dia akan
mengetahui perasaan yang aku miliki… Bella malam ini kau mau tidak menemanikuh
untuk makan malam atau menemaniku meminum kopi.
Malam
ini aku akan pergi bersama Edward, Jack …..
Kau
ada cara bersama Edward….. kenapa aku tak ikut dengan kalian saja iya
setidaknya aku tak merasakan sendirian kalau bersama kalian.
Iya
Jack, tapi ini merupakan pertemua antara aku dengan keluarga Dreimanis. Untuk
saat ini aku tak bisa Jack, mungkin lain waktu.
Tak
berapa lama dari percakapan antara Bella bersama Jack, Edward pun keluar dari
ruangan itu dan bertanya kepada Bella Swam. Hay, Bella apakah kau siap mala
mini. Bella menjawab, iya aku siap sayang. Kau begitu cantik Bella mala mini,
Mrs. Aura Latisha akan sangat menyukaimu bila bertemu denganmu malam ini Bella.
Saat Bella swam pergi brsama Edward Dreimanis, Jack hanya menatap dengan
perasaan terpukul karena dibalik itu Jack mnaruh hati terhadap kecantikan yang
dimiliki dari Bella Swam. Cinta pertama dan cinta pertama yang benar-benar
bermakna biasanya tidak sama. Dan, kedua-duanya pn sangat memiliki arti bagi
kehiduapan Jack. seorang pria yang telah menantikan kehadiran cinta didalam
hati. Menuliskan sebuah ungkapan hati kepada sang kekasih lamanya ia menanti
tetap bukan cinta sejatinya, melainkan sekedar teman pengganti satu malam,
seperti yang ia rasakan. Tapi Jack tidak merasa kecewa menemukan kenyantaan itu
kembali. Karena jack akan memutuskan untuk mencari cinta yang akan mengisi
hatinya kelak walau membutuhkan beberapa tahun lagi. Ia akan menunggu gadis
yang pernah saya cintai untuk mencintai saya. Dalam sebuah cinta Jack telah
dibutakan dengan keadaan dia merasa tak sadar bahwa hati dari seorang gadis itu
telah terkunci pada satu hati. Memaksakan sebuah kehendak demi tercapainya
sebuah keinginan pribadi akan sangat melukai sebuah hati. Jack tak mampu lagi
berpikir dengan lapang akan kenyataan itu, cinta seharusnya tak di imbangi
dengan sikap menginginkan. Karena cinta mampu tercipta saat salah satu dari
kita mampu menerima akan semua keadaan, walau pun cinta tak akan pernah bisa
kita miliki.
Setibanya
di rumah Edward Dreimanis Aleksis, Bella di sambut dengan baik oleh Mr.
Dreimanis Aleksis dan Mrs. Aura Letisha. Ibu dari Edward Dreimanis sangat
senang dengan Bella akan sikap yang dimiliki Bella swam. Ketulusan kasih sayang
yang selalu diberikan kepada semua orang selalu terdengar di telinga Mrs. Aura.
Saat menjamu makan malam Mrs. Aura bercerita tentang seseorang dengan tata cara
penampilan. Mrs. Aura adalah mantan model fashion di kota Briston ia tau betul
tata cara berpenampilan dengan baik. Dibalik tata cara berpenampilan tercermin
sebuah daya tarik seseorang untuk memikat hati seseorang yang melihatnya.
Seseorang untuk menjadi lebih menarik bagi orang lain harus di imbangi oleh
sikap peningkatan kuwalitas diri dari seseorang tersebut. Karena orang lainlah
yang akan melihat bentuk kuwalitas dari diri kita. Bella kau memiliki kuwalitas
hidup yang baik kau mampu memberikan kasih di semua orang saat cinta sejati
yang tumbuh dari kasih sayang yang tulus akan menghasilkan cinta kasih yang
tulus pula kepada diri kita. Malam selalu petang namun siang selalu terang
semua itu saling melengkapi dan kehadiranmu selalu melengkapi kami.
Bella
ingin menanyakan sesuatu kepada Mrs. Aura, saat kata-kata klise dapat
diumpamakan racun. Maka ambillah buku kata-kata mutiara dan bukalah di bagian
tentang cinta. Anda akan langsung merasa muak membacanya. Kebijaksanaan yang
tampak, kelihatannya bagus, namun kosong. Ketika kita menyusun sebuah buku,
kita membuat daftar kalimat-kalimat yang pendek yang benar-benar bagus yang
saya temukan. Daftar itu berkembang menjadi lebih dari seratus kalimat.
Kemudian daftar itu saya bagikan kepada para pembaca, untuk dipertimbangkan.
Namun sebuah sikap tak bisa kita rubah seperti dalam isi sebuah buku saat sikap
kita atau perilaku kita yang kurang baik akan menambah cerminan diri kita yang
kurang baik pula. Mrs. Aura kau sangat mengetahui karakter seseorang, kau pasti
mengetahui setiap karakter yang aku miliki. Kabaikkan yang selalu aku berikan
tak selamanya akan membawa keindahan Mrs. Aku mulai merasakan ada sebagian
orang yang tak menyukai akan sikap yang telah aku perbuat ini. Apakah kelak aku
akan baik bersama Edward dan menjadi bagian di keluarga Dreimanis?. Mrs. Aura
mengetahui kegelisahan yang sedang di hadapi oleh Bella Swam rasa ketakutan
akan kehilangan orang-orang yang ia sayangi mulai membuatnya gelisah.
Bella
kau tau kan saat kita hidup kita diselimuti oleh rasa kesedihan dan rasa
kebahgiaan, rasa ketakutan dan rasa keberanian untuk menghadapi setiap masalah
dikehidupan ini. Hati dari seseorang bisa kita isi dengan daftar keindahan dan
kebahagiaan namun hati seseorang juga bisa kita isi dengan daftar keburukan dan
kesedihan. Kau memiliki daftar keindahan Bella di hatimu selalu tumbuh rasa
kasih yang tulus tak ada yang akan meninggalkanmu walau pun semua itu harus
meninggalkan kita.
Ayah
Edward membenarkan semua yang dikatakan istrinya itu. Bella kau tak usah takut
kami sudah mengangap kau sebagai anak kami yang kami cintai. Saat kita hidup
kita akan pergi entah sampai kapan kita akan kembali bersama. Sebaliknya
kebersamaan ini juga akan pergi dengan seiring berjalannya waktu tapi disisi
lain kita mengetahui arti dari kebersamaan ini, yang tak akan pernah kita
lupakan walau pun kita sudah pergi. Kau pasti akan menikmati setiap kebersamaan
yang berarti ini Bella. Edward aku yakin akan selalu menjagamu dan selalu ada
untukmu Bella. Bella kau mampu ceritakan kepada saya sebuah kisah cinta
singkat?
Makan
malam yang sangat indah bagi keluarga Dreimanis bersama Bella swam. Saat langit
mulai indah dimalam hari hanya ada hiasan bintang-bintang di langit namun semua
itu nampak menjadi malam yang romantic menambah hangatnya jalinan kasih
diantara mereka. Bella menjawab tawaran bercerita dari Mr. Dreimanis tersebut
dengan senang hati. Lalu Bella menceritakan sebuah kitas cinta yang pernah ada
di kehidupan ini.
Saat
aku mengetahui kisah ini berawal dari kisah seorang anak kecil bertanya kepada
sang ayah. Ayahku mengecatkan kuku jari kaki ibuku. Aku melihatnya ketika ia
mulai melakukan hal itu. Seluruh keluarga sedang berlibur di tempat
peristirahatan di Oregon untuk merayakan ulang tahun perkawinan orangtuaku yang
keempat puluhnya. Ibuku selalu dianggap sebagai ratu kecantikan sejak ia
memenangkan gelar tersebut di SMA. Ia memang cantik dan memiliki tangan serta
kaki yang indah. Ia senang berdandan, merawat wajah, dan memakai parfum; ia
juga selalu mengecat kuku jari kaki dan tangannya. Tapi ketika kami sedang
duduk-duduk di tepi kolam renang, kuperhatikan kali itu kuku kakinya tidak
diberi kuteks. Kutanyakan sebabnya, dan ia berkata bahwa sekarang ia sudah
terlalu tua dan tubuhnya sudah kaku untuk bisa membungkuk sejauh itu; selain
itu, ia merasa konyol sekali kalau mesti pergi ke salon kecantikan hanya untuk
mengecatkan kuku.
Ayahku
adalah laki-laki bertubuh besar dan kasar yang sepanjang hidupnya menjadi
pelatih sepakbola kata seorang anak kecil itu kepadaku. Aku sangat terkejut
ketika ia mengatakan pada ibuku bahwa ia bersedia mengecatkan kuku jari ibuku.
Ketika ibuku bertanya mengapa ia mau melakukannya itu, ayahku menjawab, “ Sebab
aku mencintaimu dan aku ingin kau terus merasa cantik sepanjang hidupmu.”
Lima
tahun kemudian, ayahku masih tetap mengecatkan kuku jari kaki ibuku. Ketika
Bella bercerita Mrs. Aura merasakan keharuan akan kisah tersebut. Dan berkata
“Owh Bella kenapa kau menceritakan arti dari kesetiaan, ketika kita bersama
kita selalu saling melengkapi.” Kau selalu melengkapi hidup kami Bella, Edward
akan bahagia bila bersamamu. Tak sedikit Mrs. Aura meneteskan air matanya lalu
memeluk tubuh Bella Swam. Saat Mr. Dreimanis melihat keharuan dari cerita itu
ia juga berkata kepada sang istri bahwa ia akan selalu melengkapi hidupnya.
Karena cintanya terhadap seorang istri Mr. Dreimanis mencium kening sang
istrinya. Edward bangga terhadap Bella Swam, semua yang di ceritakan Bella
adalah kisah nyata dan semua itu terjadi di tengah-tengah kita.
Saat
malam mulai larut keakraban ditengah-tengah keluarga Dreimanis Aleksis sangat
terasa. True Love yang benar adanya menambah kebahagiaan di setiap pelakunya.
Cinta yang benar-benar kita alami adalah selurh cinta yang memang kita miliki.
Dan, cinta yang benar-benar kita miliki adalah cinta yang sejati.
Lalu
Edward mengantarkan Bella Swam untuk pulang kerumah. Karena hari semakin larut
malam dan Edward harus mengantarkan Bella Swam untuk kembali kerumah. Saat di
perjalanan Bella menatap Edward dengan bahagia. Edward aku bahagia malam ini
aku sangat mencintaimu, kau akan menikahikukan aku menunggu hadirnya hari
bahagia itu bersamamu. Edward menjawab iya Bella aku akan menjadi milikmu
selama hidupku akan selalu bersamamu. Saat cinta mulai berbicara kepada
pelakunya mungkin rasa cinta yang mengebu-gebu akan bertahan 6 bulan saja yang
memiliki getaran di dalam hati. Namun cinta yang tulus akan selalu menggetarkan
hati walau dalam jangka waktu yang lama cinta mampu menggetarkan hati setiap
pelakunya. Sampainya didepan rumah, Bella masih berada di dalam mobil ia masih
merasakan berat untuk meninggalkan Edward. Tetapi Edward berkata Bella aku
mencintaimu walau cinta itu belum begiu sempurna namun aku tetap mencintaimu.
Ketika kita tak ingin meninggalkan seorang kekasih dan selalu ingin terus
bersama. Aku pun juga selalu merasakannya Bella, merasakan bahwa aku selalu
ingin bersamamu. Edward membukakan pintu mobil itu dan menginginkan Bella untuk
menyambut uluran tangannya. Kau tau kan orang yang mencintaimu juga berada di
dalam sana Mr. Hermione Jean dan Mrs. Anita Christabel Fariishta mereka sama
seperti aku yang juga mencintaimu Bella. Saat Edward meninggalkan Bella Swam
dan kembali pulang Bella merasakan keindahan yang ia rasakan. Alam memberikan
cahaya matahari untuk memberikan kehidupan dan alam memberikan kehidupan kepada
setiap makhluk yang ada di dalamnya. Bella menyadari saat suatu musim berganti.
Musim gugur menghembuskan anginnya untuk menggugurkan daun yang sudah tua dan
saat musim semi tiba pohon-pohon itu di tumbuhi dengan daun-daun muda yang akan
semakin lebat dan nampak indah. Semua itu selalu memberikan keseimbangan kepada
alam begitu juga dengan rasa cinta yang di hembuskan bagaikan udara yang setiap
saat kita hirup menjadikan sumber kehidupan.
Malam
ayah kau belum tidu malam ini………? Saat Bertanya kepada Hermione
Aku
belum bisa tidur Bella, tapi ibumu sudah tidur. Apakah kau tadi pergi bersama
Edward?
Iya
ayah aku pergi bersamanya untuk sekedar makan malam bersama.
Baiklah
Bella kau harus pergi kekamarmu dan tidurlah kesana karena saat pagi aku ingin
mengajakmu pergi kerumah pamanmu.
Baiklah
ayah aku akan tidur. Paman William aku sungguh sangat merindukannya.
Selamat
malam Ayah……selamat bermimpi indah.
Iya
putri kuh kau juga…..jangan lupa kau berdoa sebelum menjelang tidur.
Saat
malam mulai larut saat semua orang mulai terlelap tidur ketika itu juga alam
menunjukkan keheningannya pohon maple sesekali mengugurkan daunnya yang
menguning udara berhembus dengan sangat lembut namun mengigilkan tulang.
Kelelapan malam yang dingin akan digantikan oleh pagi yang hangat. Kehangatan yang
diberikan sang mentari membuat butiran air di dedaunan mengubah embun pagi
menjadi tetesan air yang terperangkap di cela-cela daun-daun, burung merpati
terbang dengan bahagia menyambut pagi yang indah.
*Pagi
Yang Cerah*
Pagi
yang cerah sekitar pukul 07.00 matahari memberikan kehangatannya disaat malam
yang dingin oleh hembusan angin dan kelembaban udara di gantikan oleh
kehangatan sang mentari. Mr. Hermione Jean bergegas menuju ke kamar Bella Swam
dan mengetuk-ngetuk pintunya. Berulang-ulang kali dan memanggil-manggil nama
Bella Swam.
Bella
…. Bella….Bella cepatlah kau bangun kita akan kerumah pamanmu William……
Tak
berselang berapa lama Bella pun membukakan pintu kamar itu tak disangka-sangka
Bella sudah bersiap-siap untuk pergi kesana. Dengan tampilan yang sangat
sederhana vintage ala Bella Swam dengan gaun polkadot. Bella Swam semakin
terlihat cantik dalam mengekspresikan diri lewat dandanan jadulnya. Bella
memilih memakai gaun bermotif polkadot dengan aksesoris sabuk yang menyerupai
pita di pinggangnya. Terlihat unik namun pas sekali dipakai olehnya.
Mr.
Hermione Jean bertanya kepada Bella Swam. Kau ……..sudah siap untuk pergi
bersama ayah dan ibu mengunjungi paman William.?
Bella
menjawab.! Iya ayah aku sudah siap… sebentar lagi aku akan turun menyusul ayah.
Baiklah
kalau begitu ayah akan menunggumu dibawah bersama ibumu, kau secepatnya berkemas-kemas…dan
jangan lupa jangan lama-lama Bella….
Tak
berselang lama Bella keluar dari kamar lalu masuk ke dalam mobil yang sudah
mereka siapkan untuk berpergian. Bella berkata selamat pagi mom, Mrs. Anita
juga menyambut ucapan itu dengan berkata. Selamat pagi putrid ibu yang cantik.
Keluarga
Hermione Jean akan pergi ke salah satu kota yang tak jauh dari kota Baths terletak
di sebelah timur kota Bath sekitar 156 km dari Bath, karena mereka akan pergi
ke London. Saat perjalanan mereka membutuhkan waktu tempuh sekitar tiga jam
perjalanan menuju London. Di sepanjang perjalanan itu cuaca pagi nampak
terlihat sangat cerah, udara sangat segar dan pemandangan pohon-pohon maple
yang menguning keemasan menambah keindahan perjalanan itu. Sesampainya di
London mereka menuju rumah paman William karena sudah beberapa bulan mereka tak
berkunjung kesana. William tinggal seorang diri setelah ditinggal mati oleh
istrinya. Ia hidup sendiri di rumhnya saat Bella kecil William sudah mengagap
Bella Swam sebagai seorang anaknya
yang sangat dia
cintainya. Ketika Hermione Jean menawarkan untuk tinggal bersama namun William
menolak tawaran itu karena ia sangat menyukai kota London.
Ketika
sesampainya dirumah William, Bella merasa sangat senang. Bella langsung berlari
masuk kedalam rumah menemui pamanya yang masih berusia 50 tahunan lebih itu,
ketika itu Bella memeluk sang paman. Dan William berkata, “ ini kau benar Bella
Swam” dan Bella menjawab paman tak usah ragu lagi terhadapku sambil tersenyum
ia memandang pamannya.
William
berkata Bella kau nampak cantik sekali kemana Hermione Jean dan Anita.? Lalu
Bella menjawab, Ayah dan ibu sebentar lagi akan kesini paman mereka ada di
depan. Seketika William menghampiri mereka dan memeluk Hermione Jean serta
Anita Christabel. Kau nampak jauh lebih sehat Will sambil tersenyum Hermione
berkata kepada William. Kau juga nampak sehat dan putrimu nampak sangat cantik.
Saat itu juga William tak lupa memeluk Anita dan berkata,” kau ya yang selalu
mengajari putrimu berdandan sehingga ia tumbuh menjadi seorang putri mirip
seperti kau masih muda dulu.” Sambil tersenyum Anita menjawab, “ Bella mewarisi
kecantikan yang aku berikan dan ketampanan dari Hermione. Karena itu Bella
bertambah cantik sehingga menjadi seorang putri di tengah-tengah kami. Bella
berkata kepada ibunya, “mom kau jangan berlebihan memujiku aku hanyalah anak
dari keturunan kalian bukan anak dari bangsawan atau seorang raja, aku sangat
bangga menjadi putrimu.” Dengan kesederhanaan yang kalian berikan kepadaku aku
sangat bangga. William mengajak mereka semua masuk kedalam rumah. Kau sangat
senang hidup sendirian apa kau tak ingin memiliki pendamping hidup? Saat
Hermione Jean bertanya kepada William.
Dan William pun menjawab! Aku sangat
menginginkannya ia hidup kembali menemaniku saat kepergiannya dia selalu berada
di hatiku ini selamanya. Bersama bayangannya yang selalu menemani kehidupanku.
Kau tak ingin memiliki kenangan bersama seseorang yang nyata dikehidupanmu Will
kelak kau akan membutuhkan itu, karena saat ini aku mengetahui kau tak ingin
melepaskan bayangan istrimu yang telah meninggal 23 tahun yang lalu. Kamu akan membutuhkan seorang
yang bisa mencintaimu di kehidupan ini Willam.
Dan William pun berkata! Mungkin
Jean kamu benar aku membutuhkan semua itu,
namun aku memiliki cerita tersendiri bersamanya. Saat itu pula William
bercerita saat ia masih bersama istrinya.
Pada
tanggal 25 Agustus 1964, aku punya kencan buta dengan seorang perawat. Saat itu
usia kuh masih sangat muda sekitar dua puluh tahun dan ia lebih mudah dari aku
Sembilan belas tahun kurang satu bulan. Ia adalah teman baik pacar teman
karibku. Kata mereka, ia baru saja dicampakkan oleh seorang pria, dan ia butuh
seseorang untuk membuatnya sedikit ceria.
Pertemuan
kami direncanakan sekadarnya. Pada malam yang telah ditetapkan, temanku
menelepon; katanya kedua temannya itu sudah ada dirumahnya dan aku akan segera
datang sebentar lagi. Orangtua dari temanku baru saja pergi makan malam untuk
merayakan ulang tahun perkawinan mereka. Saat aku datang kerumahnya aku bertemu
dengan seorang gadis perawat itu ternyata ia masih bersekolah untuk menjadi
seorang perawat. Saat ia melihatku lalu bermain solitaire di dapur, sebab saat itu aku tak memiliki mobil dan saat
itu aku tak memiliki sedikit keberanian mengajaknya keluar untuk sekedar makan
malam. Kami hanya memutar piringan hitam dan samar-samar aku ingat bahwa aku
memberikan sebuah ciuman selamat malam padanya. Dan saat itu ia tidak menolak
ciumanku terhadapnya. Empat tahun, ia meneleponku untuk membuat janji pertemuan
lagi.
Pada
hari tikus tanah 1970, aku berangkat ke Viet Nam. Sejujurnya, aku mengira
takkan pernah bertemu lagi dengannya. Akhirnya kami “menikmati” hubungan yang
sudah berlangsung dua tahun itu, semalam sebelum keberangkatanku kami putuskan
untuk menikah. Saat kami menikah kami merasakan kebahagiaan yang luar biasa.
Setelah hari pernikahan itu seusainya kami pulang dari sebuah gereja kami
merasakan kebahagiaan. Saat tak lama berselang aku mengetahui ia hamil aku
merasa bahagia mengetahui ia hamil. Aku sangat menjaganya dan mengharapkan akan
terus selalu ada disampingnya. Ketika masa cutiku habis aku harus
meninggalkannya untuk menerima tugas, kuantarkan dia menuju ke halte bus yang
mengarah menuju London, lalu ia menangis sambil berjalan pulang dalam pikirannya
bertanya-tanya apakah aku tak akan pernah kembali.
Ketika
aku di bebas tugaskan dari pasukkan Angkatan Laut pada bulan April 1971 aku
mengetahui masa kandungan istriku sudah mencapai masa kelahiran. Aku
menginginkan anak yang dikandung adalah anak laki-laki. Namun setelah lama
berselang dan berjuang Tuhan berkehendak lain terhadap kami. Untuk
memperjuangkan kandungan dan anak kami istrikuh mengalami masa kritis hingga
istri dan anak kuh meninggal bersama pada saat menjelang hari kebahagian kami.
Dalam banyak hal itu terasa lebih berat kenyataan yang harus aku hadapi istriku
memperjuangkan anakkuh. Di dalam ini semua aku harus mau menghadapi
masalah-masalah dengan penyerahan akan Tuhan. Itu semua memelurkan keberanian
yang lebih besar dari pada menghadapi masalah-masalah yang sering aku hadapi.
Orang jadi terbiasa bersembunyi dari diri sendiri.
Saat
perkawinan itu menyatukan sebuah perbedaan dan saat itu juga pernikahan menjadi
tempat perpisahan. Mungkin aku selalu berpikir bahwa aku akan bahagia dengan
pernikahan menganggap diri kami sebagai pasangan kerajaan. Dan kupikir
perkawinan kami sudah diatur oleh yang di atas sana, sehingga hanya kekuatan
Tuhan sendirilah yang bisa menghancurkannya. Aku tidak yakin bahwa aku akan
berada di sini, duduk di sini hanya seorang diri, tidak memiliki kebahagiaan,
tak pernah melihat pertumbuhan dari seorang anak yang kami mimpikan dalam tahun
demi tahun. Aku tidak menyesal dengan semua yang terjadi karena semua itu
kehendak Tuhan dan akan selalu menantikan setiap ulang tahun perkawinan kami
sampai aku akan kembali bersamanya.
Ketika
William bercerita Bella menangis saat itu Bella
memeluk William dan berkata “ saat ini kau tak akan pernah sendirian lagi
karena kami akan selalu bersamamu dan menemanimu” dalam keharuan itu dan
suasana yang deramatis membuat Bella merasakan kesedihan. Saat semuanya
berpisah sebuah perpisahan yang tidak mungkin kita kehendaki tapi mungkin Tuhan
inginkan. Ketika itu semua terjadi hanya sikap ketabahan hati yang akan
menjadikan kita kuat dan mengalahkan semua permasalahan yang ada di kehidupan
ini. Tuhan akan selalu memberikan apa yang terbaik di kehidupan ini dan Tuhan
akan menjadikan kita semakin kuat di dalam permasalahan hidup ini. Ketika
berada di keharuan itu kita harus mampu mecairkan suasana agar kembali menjadi
bahagia.
Tak
berselang lama Bella bangkit dari duduknya lalu mengajak sang ibu untuk pergi
ke dapur menyiapkan makanan untuk William yang telah mereka siapkan ketika
mereka akan berangkat ke London. Sesampainya mereka di dapur Bella menangis
sambil memeluk sang
ibu, sambil berkata kepada ibunya. ibu
aku merasakan kesedihan yang dirasakan paman William, aku mulai takut bila
cerita cinta yang aku jalani akan berakhir seperti kisah cinta William? Namun
sang ibu menjawab keraguan itu dengan senyuman manis. Bella kita hidup selalu
ada didalam kecemasan ibu memiliki sebuah cerita dari seorang sahabata yang
menceritakan di sebuah buku hariannya. “ Dear Billy, kalau kamu tidak mau
bilang cinta padaku dan tidak jalan ke halte bus bersamaku, aku akan bunuh diri
dan memukulmu.
Aku
cinta padamu dan mau menikah denganmu secepatnya. Jess.”
Kamu tau apa yang ia takutkan
didalam hidupnya? Tidak,
mom. Yang dia takutkan
hanya hilangnya sebuah rasa cinta yang dimiliki dari hati sang kekasih.
Sehingga pemikiran seperti itulah yang akan muncul di hati kita. Kamu tak usah cemas Bella
karena kau memiliki banyak cinta dan kau
lah yang selalu menjadi sumber cinta kami. Di dalam sebuah cinta ia bisa
membuat hidup kita berubah-ubah ada yang mengatakan. Cinta menimbulkan
kepedihan. Cinta menyembuhkan kepedihan. Dan, cinta itu sendiri adalah
kepedihan.
Di
mana ada cinta, maka kepedihan tak pernah jauh darinya. Cinta akan memenuhi
hati kita, menghancurkan hati kita, dan menyembuhkan hati yang terluka. Dan,
memang benar bahwa dalam setiap kisah cinta tak ada akhir yang membahagiakan,
sebab cepat atau lambat meski cinta itu sendiri akan tetap abadi, salah satu
pihak akan berpulang lebih dulu, meninggalkan orang lainnya dalam kepedihan dan
duka cita.
Karena hanya cintalah yang mampu membutakan mata dan cintalah yang bisa
membukakan mata.
Saat
bella mendengarkan sebuah kesaksian dari seorang ibu yang amat dia cintai.
Merasakan sebuah ketenangan didalam hati yang ia rasakan. Saat itu juga mereka
mempersiapkan segala hidangan itu diatas meja makan di salah satu sudur ruangan
di dalam rumah William. Ruangan itu nampak sederhana tak cukup besar namun
tertata sangat rapi untuk di adakannya sebuah santap siang yang disajikan oleh
keluarga Hermione Jean terhadap paman William yang sudah lama melakukan
pekerjaan itu seorang diri. Saat semua sudah cukup siap Bella lalu pergi
keruang tamu dan memanggil pamanya yang sedang duduk sambil mengobrol dengan
ayahnya. Bella memanggilnya, paman mari kita makan dulu bersama ibu dan aku
sudah menyiapkan segala macam masakan yang telah kami masak tadi kau harus
mencobanya. William menjawab ajakan Bella itu dengan perasaan senang. Baiklah
Bella aku akan segera kesana menemuimu dimeja makan. Aku sangat bangga terhadap
anakmu Hermione kau selalu menurunkan kebaikkan terhadapnya. Lalu Hermione dan
William beranjak dari tempat duduk dan menuju kedalam area ruang makan
tersebut.
Setibanya
diruang makan itu William disambut dengan segala macam masakan yang sangat
lezat-lezat. Saat itu William bertanya kepada Anita apa kau dan putrimu yang
menyiapkan segala hidangan ini. Dan anita pun menjawab bukan aku hanya sebagian
kecil membantu memasakkannya tapi Bella lah yang membuat sebagian besar masakan
yang lezat ini untuk menjamumu William. William pun nampak senang dengan segala
hidangan itu dan ia bersam Hermione, Anita dan Bella Swam menikmati makan siang
itu bersama-sama dengan kebahagian yang terjalin diantara mereka.
Tiba-tiba
di sela-sela makan siang itu William bertanya sebuah hubungan kepada Bella.
Bella mengenai hubunganmu bersama Edward kau akan memutuskannya menikah? Kau
harus secepatnya menikah Bella karena aku akan sangat senang bilamana aku
diberikan kesempatan untuk bisa menggendong putramu kelak. Bella menjawab paman
anak yang akan aku kandung akan selalu bahagia memiliki kakek seperti engkau
dia akan tumbuh mewarisi segala ketabahan yang kau miliki dia akan semakin
kuat. Dalam waktu dekat ini Edward selalu meberikan harapan kepastian
terhadapku kita akan melangsungkan pernikahan setelah kita dinyatakan lulus di
study kami. Di dalam upacara pernikahan kami aku ingin sekali kau hadir diacara
yang setiap kami lakukan. William menjawab tentu Bella aku akan senang biala
aku melihat dan menyaksikan kau menikah dengan mata kepala kuh sendiri. Suasana
didalam ruangan itu nampak bahagia tak sedikit yang mereka bicarakan mengundang
gelak tawa kebahagian diwajah mereka.
William
ingin mengajak Bella kesalah satu tempat yang paling menarik di sudut kota
London kental dengan nuansa cinta seperti pernikahan dan kematian. Tempat itu
tak lain adalah sebuah Gereja St. Paul’s Cathedral adalah bangunan Katedral
atau Gereja yang berada di Ludgate Hill di London Inggris. Gereja asli St.
Paul’s Cathedral yang telah dibagun pada tahun 604 untuk menghormati Rasul
Pulus. Sedangkan bagunan yang sekarang ini dibangun pada abad ke- 17. Yang
paling menarik dari bagunan ini adalah menara atau kubahnya. Kubah dari St.
Paul’s Cathedral ini memiliki tinggi sekitar 111 meter dengan arsitektur yang
sangat indah. Karena sejarahnya dan kemegahannya, maka tidak mengherankan jika
St. Paul’s Cathedral selalu menjadi tempat dari acara-acara penting Kerajaan
Inggris, seperti pernikahan keluarga kerajaan, dan juga upacara kematian
kerajaan. Ketika mereka membicarakan sebuah Gereja St. Paul’s Cathedral William
menjelaskan. Bahwa tak ada yang seindah bangunan yang dimiliki dari pada rumah
Allah. Di bawah atap sebuah Gereja inilah semua orang merasakan ke bahagiaan
dan ke sedihan. Kebahagiaan saat hidup mereka terasa di lengkapi akan ikhral
janji suci diatas altar Gereja. Mungkin itulah dalam janji pernikahan ada
kalimat “dalam senang dan susah; dalam kaya dan miskin; dalam sakit dan sehat.”
Itulah bahasa tentang jaminan yang realistis dalam cinta yang diucapkan di
sebuah Gereja. Dan disaat merasakan kesedihan saat melepas pergi seseorang yang
kita cintai untuk selama-lamanya, kembali pulang kerumah Tuhan. Karena tempat
inilah cinta kasih akan datang dan pergi dengan di irirngi kebahagiaan dan
kesedihan.
Lebih
dari puluhan orang setiap harinya mengucapkan sebuah janji pernikahan ditempat
ini dan aku berharap kau juga akan mengucapkan sebuah janji pernikahanmu ini
dirumah Tuhan, dan selamanya kau akan merasakan kebahagiaan.
Paman
aku sangat ingin melakukan pernikahan disebuah Gereja biara Santos petrus dan
Santos Paulus karena Edward akan mengucapkan janji pernikahan disana. Disebuah
bangunan yang bernama Bath Abbey. William sangat menyukai akan sebuah janji
yang telah diberikan dengan sepenuh hati. Dan saat itu William berkata kepada
Bella. Ketika kau telah mengucapkan sebuah janji hidup dan mati terhadap
pasanganmu, disaat itu pula kau akan merasakan sebuah ikatan yang sangat kuat.
Tak sampai disitu saja mereka pergi ke sebuah tempat wisata di Inggris yang
sangat populer.
William
mengajak Bella ke tempat yang dulu biasa ia kunjungi bersama istrinya yang
sagat terkenal dengan sebutan Tower of London sebuah tempat wisata di Inggris
berupa sebuah bangunan menara yang cukup tinggi yang berada tepat di jantung
kota London tepatnya di tepi sungai Thames. Menara London adalah sebuah
bangunan istana kerajaan yang dibangun pada tahun 1078. Pada mulanya menara
London digunakan sebagai istana tempat tinggal raja, namun sejak tahun 1100
beralih fungsi menjadi sebuah penjara, pernah menjadi gudang senjata, kantor
pemerintahan, dan beberapa fungsi lainnya. William sangat tau betul seluruh
bangunan yang berada di kota London karena saat muda dulu ia bertugas sebagai
Angota militer. Di sepanjang tepian
sungai itu mereka berjalan sambil menceritakan sebuah cerita yang dulu pernah
ia dapati di masa separuh hidupnya. William mulai menceritakan sebuah kisah dari
misteri-misteri besar kehidupan.
William
menceritakan sebuah kisah True Love dari salah satu sahabatnya kepada Bella
Swam mengenai arti misteri-misteri besar kehidupannya.
Aku
dan Letty menjadi kekasih sejak kecil. Kami menjalin hubungan putus-sambung
sejak berusia tiga belas sampai sekitar usia dua puluh tahun. Kami cukup serius
satu sama lain. Setelah lulus SMA, kehidupan kami berubah dan kami berpisah. Ia
pergi ke timur, ke Connecticut, lalu masuk college
di New Mexico. Aku pergi ke Ohio, lalu ke Hawaii. Kelak kami menikah dengan
orang-orang yang berbeda, meski aku selalu menganggap Letty sebagai cinta
pertamaku yang paling berkesan.
Lima
belas tahun kemudian (sekitar tahun 1978), hidupku kacau balau. Bukan jenis
kehidupan, yang
akan dengan sengaja diciptakan orang bagi dirinya sendiri.
Aku
mengalami kecanduan minuman keras yang parah; penyakit ini sudah lazim dalam
keluargaku. Aku hampir mati karena pengucilkan diri, dan akhirnya aku masuk
rumah sakit atas kemauan sendiri.
Setelah
keluar dari rumah sakit tiga minggu kemudian, aku benar-benar hancur secara
fisik, mental, dan financial. Aku tidak tahu bagaimana jadinya hidupku nanti.
Tak
lama lagi aku akan bercerai secara resmi dan akan menghadapi hak asuh kedua
putraku yang berumur Sembilan dan sepuluh tahun. Aku akan menjalani peran
sebagai orangtua tunggal dan bersumpah tak akan menikah lagi.
Beberapa
minggu setelah keluar dari rumah sakit, aku duduk-duduk bersama ibuku pada
suatu malam, sambil melihat-lihat sekotak foto keluarga. Aku menemukan foto
diriku dan kekasihku semasa kecil yang dibuat sebelum pesta dansa sekolah.
Waktu itu kami berumur sekitar tujuh belas tahun dan sedang jatuh cinta berat
satu sama lain.
Kataku,”
Tuhan, kenapa aku mesti mengalami sebelas tahun perkawinan itu? Benar-benar
malapetaka. Kenapa aku bukannya menikah dengan Letty dan menjalani hidup yang
normal? Aku sangat mencintainya. Tapi tak pernah berpikir olehku untuk
memintanya menikah denganku. Kenapa aku mesti mengalami perkawinan yang satunya
itu? kenapa aku mesti mengalami berbagai hal lainnya juga?
“
Kupikir aku akan mencoba mencarinya,” kataku pada ibuku. Ibuku berkata, “
Mungkin sebaiknya kau kembali ke rumah sakit untuk sementara. Kau belum selesai
menjalani proses perceraianmu. Sekarang bukan saat yang tepat untuk memikirkan
menjalin hubungan lagi.
”
Selain itu, ” ia menambahkan, “ sudah berapa lama kau tidak pernah bertemu atau
bercakap-cakap dengan Letty – lima belas tahun? Mungkin dia sudah menikah
bahagia, punya empat anak, dan tinggal di New Mexico. Lupakan dia,
konsentrasilah membesarkan anak-anakmu itu.”
Aku
mengambil buku telepon South Bay dan mulai mencari orang-orang dengan nama
gadis Letty, yaitu Southworth. Ada sekitar selusin orang dengan nama itu di
daerah Los Angeles. Aku mulai menelepon mereka untuk mengetahui, siapa tahu –
hanya siapa tahu, aku ternyata menghubungi saudara perempuan, bibi, atau
seseorang yang mungkin tahu di mana Letty berada. Aku punya perasaan sangat
kuat tentang ini, aku merasa terdorong untuk bertindak.
Aku
tidak berhasil menghubungi dia atau kerabatnya malam itu, tapi aku menegaskan
kembali pada ibuku bahwa aku punya firasat kuat akan bertemu lagi dengannya.
Pagi
berikutnya akau meninggalkan Rolling Hills pada pukul 07.30 untuk menyeberangi
lembah Los Angeles, menuju Hollywood, tempatku bekerja. Tanpa alasan jelas, aku
memutuskan untuk mengambil rute yang berbeda. Aku belok kiri, mengarah ke jalan
bebas hambatan San Diego, padahal aku jarang mengambil rute itu, karena
jaraknya jauh sekali ke tempat kerjaku.
Saat
mendekati jalan bebas hambatan itu (bersama jutaan pengemudi lainnya), aku
berhenti oleh lampu merah yang membatasi orang-orang yang akan masuk ke gerbang
jalan bebas hambatan. Aku menunggu sampai lampu kembali hijau.
Saat
aku sedang menunggu, sebuah van
berwarna merah tua berhenti di sampingku dan mulai membunyikan klakson. Aku
tidak bisa melihat jelas ke dalam van
itu, tapi aku tahu pengemudinya mengenakan kacamata besar berwarna gelap.
Wanita
itu menaikkan kacamatannya ke atas dahi, dan ternyata dia…. Letty Southworth!
Aku terpaku. Kusandarkan dahiku di roda kemudi dan mulai menangis. Lalu aku
mulai tertawa. Aku benar-benar tak percaya. Lampu berganti hijau dan aku mesti
masuk ke jalan bebas hambatan. Aku tetap berada di jalur kanan dan kunyalakan
lampu sein kananku untuk keluar dari jalan itu. Letty member respons. Rupanya
kami masih bisa berkomunikasi, pikirku.
Kami
meninggalkan jalan bebas hambatan dan berhenti di tempat parker Mattel Toys.
Aku keluar dari mobilku, menghampirinya, dan kami saling berpelukan. Kami
berbicara dan saling mengajukan beberapa pertanyaan (ternyata ia melajang
selama empat belas tahun). Kuminta nomor teleponnya. Hari itu, agak siang, aku
meneleponnya dan kami membuat janji untuk makan malam pada hari Jumat besok.
Delapan
bulan kemudian ia mengadakan pesta pernikahan besar-besaran di sebuah puncak
bukit yang menghadap ke gunung sekolah dasarnya dulu saat ada di Los Angeles.
Enam belas tahun kemudian, ia masih tetap pasangan berbahagia yang tinggal di
daerah Federal Way.
Mereka
berdua menerima pernikahan ini sebagai sebuah hadiah, hadiah yang sangat
istimewa dari Tuhan. Suatu keajaiban. Itulah sebuah kisah yang sangat misterius
yang di ceritakan William terhadap Bella Swam. Bahwa cinta memiliki kekuatan
dan suatu keyakinan bila kita mempercayai akan keberadaan suatu cinta. Bahwa
cinta memiliki tempat yang indah di dalam hati, hanya saja kita tidak bisa
langsung mempercayainya. Namun, tetap saja cerita itu nyata bagi seseorang,
pada suatu waktu, pada suatu tempat. Karena cinta adalah sebuah hadiah terbesar
dan juga omong kosong yang memuakkan. Cinta adalah kanal akar spiritual dan
satu-satunya hal yang membuat hidup ini berarti. Cinta adalah sedikit sentuhan
tak terlupakan dan satu pengalaman kosong tak berarti. Dan, cinta adalah segala
sesuatau di antara dua kategori ekstrem itu.
Cerita
itu banyak mengajarkan tentang arti mencintai. Bella merasa bahagia
mendengarkan sebuah cerita yang indah yang pernah ia dengar dari seorang paman
yang sudah dia anggap sebagai seorang ayah. Sebuah cerita yang mengajarkan
sebuah sikap tentang mencintai dengan saling mempercayai. Saat itu juga Bella
menanyakan arti dari sebuah rasa takut? Sebuah rasa takut akan kehilangan?
Kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidup?
William
menjawab keraguan dan rasa takut yang dirasakan Bella Swam dengan kalimat
singkat namun menyentuh hati. “ rasa takut terhadap kebenaran-kebenaran itu
membuat kita menjadi terasa dekat di hati.”
Setiap
kata yang keluat terucap dari bibir William membuat hati Bella Swam merasakan
ketenangan. Menghilangkan rasa keraguan di dalam hati seorang manusia. Bella
merasa sangat bahagia karena bisa mendengarkan sebuah kisah yang terjadi di
kehidupan ini. Entah seberapa banyaknya kisah yang ada di kehidupan ini dan
seberapa berharga sebuah kisah itu didalam kehidupan kita. Waktu yang tak dapat
berhenti berputar maka kita tak akan pernah bisa mengulang setiap waktu yang
telah kita lewati. Entah itu saat kita sendiri atau pun saat kita sedang
berbagi sebuah kasih.
Sore
hari menjelang malam pun telah tiba, William pun memutuskan untuk mengajak
Bella Swam pulang kerumah. Setibanya mereka di rumah William, Anita bersama
Hermione telah siap menyambut mereka dengan hidangan makan malam. Mereka
mengadakan sebuah acara pesta (barbeque
party) di halaman rumah tak sedikit canda dan tawa yang mereka ucapkan.
Setelah sekian bulan tak bertemu dan sekian lama hampir beberapa tahun Bella
tak pernah mengunjungi sang paman. Banyak sekali cerita dan kisah yang telah ia
berikan. Sehingga malam semakin larut, namun keindahan langit pun semakin
bertambah dengan bertaburannya bintang-bintang yang berada pada musim-musim
panas, yang akan berganti dengan musim gugur.
*Melewati
Musim Dingin*
Musim
dingin telah datang di pertepatan bulan Desember, memasuki bulan Januari dan
berakhir pada bulan Februari. Cahaya matahari pun terbatas. Orang-orang pun
lebih banyak tinggal di dalam rumah dan dinding bagunan yang hangat, tidak
banyak aktifitas dijalanan, belum lagi hujan dan anginya membuat semua terasa
beku dan sakit.
Amira
sudah melewati beberapa bulan atas kepergiannya ke Freddie Mercury University. Ia menghabiskan separuh musim
lebih dengan belajar music disana. Ia teringat akan sahabatnya Bella Swam,
Anggelina, dan juga Nanette. Amira merasakan rindu untuk berjumpa dengan
sahabatan lamanya itu. Namun, saat Amira mengingat akan rasa kagum sahabatnya
itu serta seluruh kota yang mengagumi semua bakat yang dimiliki oleh Bella
Swam. Membuatnya harus mampu untuk jadi seorang pemain piano jazz. Saat
pemikiran itu muncul di hati seseorang timbul suatu perasaan yang ingin di akui
akan keberadaannya oleh orang lain terhadap diriya. Selama berbulan-bulan ia
berlatih di salah satu kelas music yang ada di Freddie Mercury University. Dengan keras ia berlatih untuk
hasil yang lebih baik lagi, Amira tidak akan pernah merasa puas. Salah satu
tentang pemikiran orang yang realistis dalam kehidupan. Selengkap apa pun
kehidupan yang dijalani manusia tak akan pernah merasakan kepuasan, karena itu
lah terciptanya sebuah rasa iri di dalam hati setiap manusia.
Musim
yang dingin membuat semua orang berada di dalam rumah untuk menghangatkan
tubuhnya dan berlindung dari balik dinding rumah yang hangat. Namun semua itu
tak menghalangin langkah kaki Amira untuk selalu pergi keluar melintasi guguran
salju yang sangat dingin. Setiap pagi Amira selalu berlatih di sebuah ruangan
music di Freddie Mercury University,
ketika malam menjelang ia baru putuskan untuk kembali pulang kerumah. Dengan
rutin aktifitas itu ia lakukan di hampir separuh musim yang berjalan begitu
cepat.
Ketika
waktu terus berjalan tak berselang lama terjadi sebuah musim dingin yang sangat
hebat melanda kota Bath. Untuk sementara waktu Edward berada di Briston dan Bella berada di Bath walau tempat tinggal mereka tak
cukup jauh hanya berjarak 21 km namun begitu tebal salju yang menutupi jalan
menjadi faktor yang sangat sulit untuk mereka lewati dengan kendaraan biasa.
Ketika semua orang tak berani untuk keluar rumah. Namun itu semua tak membuat
Amira patah semangat untuk terus pergi ke Freddie
Mercury University. Tekatnya yang
kuat yang mendorong dia untuk berusaha. Cuaca yang buruk tak menjadikannya
sebuah masalah, semua ia lewati dengan semangat yang ia miliki. Sampai pada
akhirnya 3 bulan kemudian akan berakhirnya sebuah musim dingin di seluruh
wilayah Inggris. Dan saat musim dingin berakhir akan di adakannya sebuah
festival untuk menymambut datangnya pergantian musim. Karena saat mendekat
kembali dengan matahari, terjadinya sebuah pergantian musim dari musim dingin
menjadi musim semi. Dan berlalunya musim dingin di Inggris selalu akan disambut
dengan kedatangan panas matahari di musim semi.
Ketika
siang menjadi lebih lama di musim ini, berbagai festival diadakan dengan
caranya masing-masing. Ada sedikit putik bunga, tunas-tunas baru, lumut yang
mulai muncul. Suhu yang mulai hangat menumbuhkan mikro flora di tanah, sel-sel
tumbuhan kembali hidup, binatang-binatang kecil mulai terlihat beraktifitas,
namun matahari masih bersinar malu-malu dan angin masih agak dingin.
Kehangatan
sorot matahari merupaka hal yang paling ditunggu-tunggu setelah musim dingin
berlalu. Muaim semi pun disambut dengan kemeriahan pasar-pasar festival dan
karnaval, di adakan di seluruh kota di Inggris. Karnaval yang sudah menjadi
tradisi ini merupakan keceriaan warga dalam menyongsong musim semi karena iklim
bersalju membuat mereka tak leluasa untuk beraktivitas di luar rumah. Semua
kota disemarakkan dengan warna-warni hiasan musim semi di sepanjang jalan raya.
Arak-arakan dan persta kostum juga mewarnai datangnya musim semi. Selain itu di
sudut-sudut kota telah di gelar pasar kaget. Di pasar ini, penjualan aneka
barang dan permainan anak-anak digelar. Yang paling tidak boleh ketinggalan adalah
kedai bir yang disuguhkan di tempat terbuka untuk dinikmati sambil menikmati
hangatnya matahari.
Dengan
deretan meja-meja untuk menikmati bir dan sosis panggang. Untuk hiburan ada
sebuah panggung berisikan sebuah alat music piano yang sedang dimainkan oleh
seorang perempuan yang cantik. Ia bernyanyi akan datangnya sebuah keindahan.
Saat itu berbagai stand didirikan untuk mengisi segala aneka barang yang di
perjual belikan. Tanpa menyadari beberapa minggu tak bertemu Edward mengajak
Bella ke acara festival itu untuk menikmati segelas anggur dan sosis panggang.
Edward membuat sebuah kejutan kecil terhadap Bella dengan membeli seikat bunga
yang teramat cantik yang memang baru bisa berkembang di musim semi. Tak lupa ia
membelikannya sebuah boneka yang teramat lucu untuk Bella Swam. Edward sadar
betul tentang semua perasaannya itu karena perbuatan yang sederhana namun
menimbulkan sebuah cinta yang teramat besar diantara mereka berdua.
Tiba-tiba
Bella mendengar sebuah lantunan melodi yang terdengar begitu indah membawakan
sebuah lagu-lagu romantic. Ia mencari asal dari sebuah susunan nada-nada itu
dibalik kerumunan di salah satu sudut taman kota nampak sebuah panggung musik
berukuran kecil nampak seorang wanita cantik sedang duduk memainkan sebuah
piano tunggalnya. Setelah mendekat dan mengamatinya Bella melihat Amira yang
duduk di bangku itu dengan lincah jari-jemarinya memainkan sebuah melodi
romantic. Semua susunan nada yang mampu menggetarkan isi hati setiap
pendengarnya. Bella menikmati akan setiap nada yang di lantunkan, karena Bella
merasa sangat senang Amira telah kembali dengan pertunjukannya yang sungguh
memikat hati. Semua arah mata tertuju kepada penampilan gandis cantik itu
dengan rasa kagum. Musim semi yang indah membawakan nuansa hari yang cerah dan
bahagia di hati semua warga kota Bath.
Setelah
satu lantunan lagu selesai dan semua orang bertepuk tangan dengan meriah
menyambut selesainya penampilan dari Amira. Saat itu pula Bella tersenyum manis
karena ia sangat merasa senang sahabatnya telah kembali di musim semi ini membawa
keceriaan di hati seluruh warga kota Bath.
Saat
Amira mulai turun dari atas panggung itu, Bella pun bergegas menghampirinya. Ia
berlari dan memeluk Amira. Amira pun terkejut dengan kedatangan Bella Swam yang
menyaksikan pertunjukan piano tunggal yang ia mainkan. Sambil memeluk Amira
Bella berkata kepadanya. “Aku sangat rindu denganmu sahabatku untuk beberapa
bulan kau telah meninggalkan kami dan sekarang aku merasa senang karena kau
datang dengan kesuksesan bakan yang engkau miliki aku sungguh sangat senang.” Amira
hanya terdiam tak menjawab lantas ia pergi meninggalkan Bella Swam. Bella
memohon kepada Amira agar ia tak pergi meninggalkannya lagi dan ikut merayakan
pesta musim semi bersama dengannya dengan permohonan itu Amira tak
menanggapinya ia pergi meninggalkan Bella dan pesta perayaan musim semi itu.
Amira merasa diantara mereka ada persaingan yang membuat dirinya sesempurna
mungkin agar mendapatkan sebuah pujian sama seperti yang telah di dapatkan
Bella Swam. Amia tak mau merayakan musim semi itu bersama Bella Swam ia
melangkahkan kaki untuk pergi meninggalkan Bella Swam. Seketika itu juga Bella
merasakan kesedihan bagaikan musim gugur yang sedang menerpa dirinya. Edward
yang mengetahui kesedihan Bella Swam lantas menghampiri dan memeluk erat
tubuhnya dan berkata. “Bella kau tak boleh sedih atau menangis karena ini, dia
akan tau ketulusanmu bukan sebuah persaingan semata.” Bella menatap mata Edward
dan berbicara. “Edward aku merasakannya, aku merasa Amira sangat membenci aku.”
Edward berkata..”bukan Bella Amira tak mungkin membencimu mungkin dia memang
tak bisa merayakan musim gugur ini bersama kita, mungkin dimusim yang akan
datang semua akan kembali seperti semula. Dan Edward pun mengajak Bella swam
pergi ke jembatan pulteney (Pulteney Bridge). Dari atas jembatan
kuno ini mereka sangat senang menikmati aliran sungai Avon yang melintasi kota Bath dengan kejernihan sebuah airnya dan
hamparan pepohonan yang tumbuh bersemi di kala musim semi itu. Edward meredam
kesedihan yang dirasakan Bella Swam dengan menceritakan sebuah kisah cinta yang
pernah ia dapati diantara teman-temannya.
Salah
satu kategori kisah cinta yang paling popular, yang disampaikan Emery pada
Evania, adalah tentang mencari cinta yang pernah tumbuh dimasa silam. Reuni SMA
dan college mrupakan ladang pemburuan
yang utama. Mereka berusaha mencari tahu, beberapa banyak hal-hal yang masih
tetap seperti dulu.
Surat-surat
yang saya terima sehubungan dengan subjek ini mengakui bahwa cinta lama bukan
selalu sasaran yang dicari, ada yang mencari masa muda, seks, atau masa-masa
menyenangkan yang bebas. Cinta pertama dan cinta pertama yang benar-benar
bermakna biasanya tidaklah sama. Dan, kedua-duanya pun tidak menati pada
acara-acara reuni.
Seorang
pria yang telah menghadiri reuni menulis bahwa kekasih lamanya tetap bukan
cinta sejatinya, melainkan sekedar teman pengganti satu malam, seperti dulu
juga. Tapi si pria tidak kecewa menemukan kenyataan itu kembali.
Bahkan
Ermery akan memutuskan untuk mencari cinta sejatinya lima belas tahun yang akan
datang, menunggu seorang gadis yang dulu pernah ia cintai. Untuk selalu bertemu
didalam acara reuni SMA itu.
Setelah
Edward selesai menceritakan sebuah kisah cinta itu, Bella menanyakan pertanyaan
kepada Edward. “Saat Emery mengetahui cinta itu akan selamanya seperti itu dan
tak akan pernah menjadi cinta sejatinya? Kenapa saat itu Ermery akan selalu
menunggu cinta sejatinya?
Edward
pun tersenyum manis di hadapan Bella. Bila aku menjadi Ermery aku akan
melakukan hal yang sama pula terhadapmu. Sampai aku mengetahui cinta pertama
yang benar-benar bermakna akan selalu aku nanti. Perasaan yang awalnya gugur
menjadi bersemi kembali. Bella memandangi Edward iya sangat kagum akan sosok
baiknya yang selalu mampu merebut hatinya membuatnya lupa akan sebuah rasa
kesedihan ia mampu menghapus air mata yang menetes dipipi ini dengan kenyataan
yang sebenarnya. Mungkin anggapan semua orang terhadap mereka hanyalah sebatas
cinta yang indah semata dan akan berakhir saat waktunya tiba.
Bella
apakah kau akan menerima cintaku ini dan menikah denganku disaat usia mu genap
23 tahun. Karena aku yakin kau akan menjadi ibu dari anak-anakku. Bella kadang
aku berpikir kau adalah kehidupan bagiku dan kehilanganmu adalah kematian
bagiku juga. Saat dua rasa itu terbayang dipikiran aku pun mulai takut
kehilanganmu Bella. Kau bagaikan sungai Avon yang akan mengalirkan air
disepanjang hidupku yang akan membuatku tak pernah merasakan kering walau pun
dimusim panas yang akan datang. Bella menjawab keraguan yang dimiliki Edward
terhadapnya.
Sungai
Avon tak akan pernah kering bila sumber mata air itu tak tertutup. Begitu pula
cinta kita tak akan pernah kering bila salah satu dari hati kita tak akan
pernah ada yang menutupnya selain kematian. Edward aku merasakan hal yang sama
terhadap rasa takut kehilangan. Namun semua akan aku lawan dengan sebuah
keyakinan dari dalam hati ini karena walau mata ku tertutup namun hati ini tak
akan pernah tertutup terhadap cinta kita berdua. Mereka berdua saling
berpelukkan dengan mesra mencintai sama halnya memberikan curahan kasih sayang
dengan sepenuhnya.
Sore
hari menjelang matahari mulai terbenan mereka memutuskan untuk pulang kerumah
Bella Swam dan Edward mengantar Bella pulang. Setibanya mereka dirumah Mr.
Hermione Jean telah menyiapkan barbeque
party untuk menyambut datangnya musim semi dan menikmati indahnya
bintang-bintang dimalam hari. Mrs. Anita memanggil Bella Swam untuk masuk
kerumah membantunya menyiapkan hidangan daging sapi segar dan sayuran serta
roti untuk di sajikan karena Bella Swam adalah putrid satu-satunya di keluarga
Hermione Jean maka pekerjaan yang ada didalam rumah mereka kerjakan secara
bersama-sama. Waktu menunjukkan pukul 7 malam barbeque party akan dimulai dengan suasana ke hangatan bersama
keluarga Hermione Jean, Edward pun sangat menikmatinya. Mr. Hermione menyiapkan
panggangan dan mulai membakar daging-daging sayang sudah disiapkan asap pun
mengebut menebarkan aroma daging yang terpanggang dengan di bantu Edward mereka
nampak sangat kompak di dalam hal memasak. Sedangkan Mrs. Anita Christabel Fariishta menyiapkan potongan roti dan
sayuran yang dibantu oleh putrinya mereka juga terlihat kompak dengan
pekerjaannya masing-masing keluarga mereka sungguh terlihat sangat bahagia
menyambut musim semi.
Canda
tawa yang keluar dari dalam tingkah lucu mereka menambah hangatnya suasana malam
itu, percikan bara api yang keluar dari panggangan menambah kesan hangat di
malam itu saat Bella mulai bernyanyi dengan suara merdunya menambah deretan
cerita yang membahagiakan. Saat semua makanan sudah tersiapkan di sebuah meja
makan mereka lalu duduk mengitarinya dan dengan dipimpin oleh Hermione mereka
memanjatkan sebuah doa ucapan syukur terhadap sang kuasa yang telah memberikan
keindahan dialam ini dan atas makanan yang selalu melimpah. Mereka
mensyukurinya atas anungrah yang Tuhan berikan. Canda tawa, berbagi cerita
tentang kehidupan mereka utarakan lewat kata-kata yang harmonis. Hermione
menceritakan sebuah kisah yang tak akan mungkin kita dapati di kehidupan ini.
Edward sekarang kau telah menjadi bagian dari keluarga kami karena Bella sangat
mencintaimu dan ini lah arti dari sebuah cinta.
Cinta
bisa dikaitkan dengan sebuah objek. Itu sebabnya kita mempunyai laci-laci,
kotak-kotak, dan peti-peti setiap masing-masing tempat memiliki isi yang
berbeda yang artinya hanya pemilik itu sendiri yang mengetahui. Dan,
kadang-kadang cinta tersebut begitu sama di sekitar kita tersimpan dalam sebuah
hati setiap manusia.
Di
sebuah laci dapur terdapat seperangkat peralatan makan yang sudah tidak lengkap
lagi untuk digunakan sehari-hari. Pisau, sendok, dan garpu dari sebuah baja
anti karat dengan tangkai dari kayu jati. Benda-benda inilah yang pertama kali
ku beli bersama Anita sebagai hadiah perkawinan. Kami membeli seperangkat
lengkap. Beberapa bagianya sudah hilang. Beberapa tangkai kayu jatinya memiliki
bekas-bekas goresan yang setiap hari sering kami gunakan.
Ketika
aku meninggalkan rumah dan istriku untuk bertugas, salah satu dari sedikit
kenangan yang kuinginkan adalah sebuah perangkat makanan yang sering kami
gunakan.sebab benda-benda itu mengingatkanku pada kehidupan sehari-hari bersama
Anita dan Bella semasa ia masih kecil.
Aku
mengangumi perangkat itu. mereka berguna, tahan lama, dan masih tetap memiliki
kegunaan untuk terus kita gunakan sebagai alat bantu kita. Banyak
barang-barangku yang tidak memiliki kualitas demikian. Aku sendiri pun tidak.
Pagi
ini, ketika sedang makan Cheerio di
meja makanku dengan menggunakan sebuah sendok yang sudah tergores-gores dan
memiliki bekas gigitan, aku merenungkan kaitan benda itu dengan cinta. Aku
mencintai wanita yang membeli benda itu bersamaku. Aku mencintai rumah-rumah
tempat benda itu berada. Anakku dan aku mencintai seluruh yang aku miliki. Aku
mencintai setiap kenangan-kenangan tentang pagi hari ketika aku menggunakan
peralatan makan itu di temani dengan istriku semua berharga dalam segala musim
dan tahun-tahun kehidupanku. Aku mencintai wanita yang duduk dihadapanku saat
ini, sementara berbagai kenangan itu hinggap di benakku. Aku mencintai Bella
putriku yang selalu menyukai sedok kesayanganya. Aku berharap cucuku yang suatu
hari nanti akan menggunakan sendok ini untuk memakan Cheerio-nya. Kuharap ia mencintai hidupnya seperti aku mencintai
hidupku. Kalau saja sendok ini bisa berbicara, ia akan menceritakan banyak hal
yang kami alami bersama.
Terutama
tentang cinta yang menghubungkan semua orang ini, dari masa kini dan masa
silam, besar dan kecil. Cinta itu tersimpan dalam semua benda yang biasa, sentimental, dan membingungkan, ini
terlihat dalam suatu kisah kenangan dan bila kamu memeriksanya. Karena cinta
itu selalu indah didalam sebuah kenangan bersama orang yang selalu mencintai
kita dalam kondisi apa pun.
Setiap
kenangan bisa kau buat bersama dengan orang yang benar-bernar kau cintai dengan
cara yang sederhana namun semua itu begitu terasa indah. Inilah sebuah cerita
mengenai ungkapan cinta yang diberikan oleh Hermione Jean kepada Edward
Dreimanis Aleksis sebuah kisah yang berkaitan dengan cinta yang sulit untuk
kita pahami dengan sederhana.
Edward
kau harus selalu memahami setiap kenangan yang terjadi dan terhadap kisah yang
kau buat di kehidupan ini. Hermione berkata demikian membuat Edward merasa
senang ia sangat ingin segera mengucapkan janji suci di depan Altar yang suci. Edward
membayangkan sebuah pernikahan pada saat penyambutan mempelai Imam memercikkan
air suci kepada kedua mempelai dan rombongan. Serta sebuah ucapan “Semoga Allah
memberi rahmat dan berkat, agar Saudara-saudari menghadap kepada-Nya dengan
hati yang suci. Selamat datang, Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan. Kita
berhimpun di sini untuk mengawali perayaan perkawinan Edward Dreimanis Aleksis
dan Bella Swam Gereja menyambut Saudara-saudari dan ikut bergembira dalam
perayaan kasih ini.” Namun tak lama Edward membayangkan sebuah pernikahan itu
tiba-tiba ia merasakan Bella memanggil namanya dan seketika itu ia sadar dari
lamunannya.
Lalu
Bella bertanya kepadanya. Edward kau sedang memikirkan apa sampai kau tengelam
kepada lamunanmu.
Edward
menjawab dengan sorotan mata penuh harapan ia memandang Bella lalu berkata. “
Aku hanya memikirkan sebuah ucapan janji suci yang akan aku ucapkan di sebuah
Altar bersamamu Bella. Hanya itu saja yang aku pikirkan.”
Bella
merasa tersentuh hatinya melihat tatapan keseriusan yang disampaikan Edward
dengan sorot matanya yang penuh dengan sebuah ke yakinan akan sebuah harapan
yang indah.
Malam
itu merupakan sebuah perayaan yang sangat luar biasa yang dirasakan Edward
bersama keluarga Hermione Jean. Semua hidangan yang sangat memuaskan bagi
mereka telah disantapnya bintang yang indah di malam semakin terasa indah
sampai larutnya malam menyelimuti sinar dari sang rembulan. Membuat perayaan barbeque party dikeluarga Hermione Jean
terasa begitu berarti. Tak terasa waktu menunjukkan pukul 10 malam saat itu
juga Edward berpamitan untuk pulang kerumahnya ia tak lupa mengucapkan selamat
atas perayaan musim semi kepada Hermione Jean dan isttrinya Anita Christabel.
Ia sangat senang dengan perayaan itu sebuah kenangan yang indah di hidupnya
yang ia lewatkan bersama keluarga Hermione Jean. Dan terhadap curahan kasih
sayang yang telah Bella berikan kepadanya menambah kisah yang paling indah
didalam hidupnya.
*Perjalanan
Kasih Di Musim Semi*
Setelah
melewati perayaan malam yang sangat indah bayang-bayang akan sebuah pernikahan
yang dirasakan Edward Dreimanis sangat kuat terasa di dalam anganannya. Sebuah
harapan akan jalinan kasih sepanjang hidupnya yang akan di lalui bersama Bella
Swam ingin secepatnya ia wujudkan dalam sebuah ikatan janji suci yang akan
mereka ucapkan di depan Altar suci.
Menjalani
musim semi yang sangat membahagiakan di Bath Spa University dalam berbagai
jurusan mereka mengawali harinya dengan indah. Sahabat Edward yang bernama
Elroy merukan sahabat yang baik. Ia memiliki penampilan yang memikat. Elroy
banyak disukai wanita terlebih-lebih teman-teman yang berada di kampus Bath Spa
University banyak yang mengenalnya. Ketampanannya tak kalah dari sosok
penampilan Edward Dreimanis Aleksis. Beberapa minggu lagi ia akan genap berusia
21 tahun. Untuk merayakan hari ulang tahunnya itu ia akan mengadakan sebuah
pesta topeng bertemakan Haloween.
Hampir seluruh sahabat dan teman jurusannya ia undang dalam acara itu tak
ketinggalan Edward Dreimanis dan juga Bella Swam ikut ia undang pula. Elroy
sangat menyukai kesan seram dan misterius karena di dalam pesta itu ia ingin
menemukan pasangan yang mampu memikatnya, didalam sebuah balutan kostum
seram yang akan dia dapatinya. Pada tanggal 7 Februari ia akan genap berusia 21
tahun dimana ia ingin sekali menemukan
sang kekasih yang mampu menggetarkan hatinya. Awal minggu pertama memasuki hari
ke tiga persiapan pesta Haloween.
Semua sahabat Elroy menyiapkan kostum yang akan mereka kenakan dan sebuah
topeng yang seram untuk menutupi wajah mereka. Saat pagi yang cerah Edward
mengajak Bella untuk membeli sebuah keperluan yang ingin mereka kenakan di
pesta yang dibuat Elroy. Dengan kompak ia ingin tetap saling mengetahui walau
pun dalam aturan pesta itu setiap pasangan dilarang memberi tahu kostum apa
yang akan mereka pakai. Namun Edward tak ingin saat acara itu ia tidak
mengetahui kostum apa yang Bella Swam kenakan. Pagi itu Edward menjemput Bella
Swam dirumahnya dan mereka akan berencana untuk pergi ke London membeli
sesuatu.
Pagi
hari di kota London Bella akan tinggal untuk beberapa hari di London bersama
Edward namun Bella tinggal di rumah paman William sedangkan Edward akan tinggal
beberapa hari di rumah kakaknya Goresky
Aleksis. Untuk beberapa hari menjelang perayaan itu Bella ingin sekali beberapa
hari menghabiskan waktu musim semi itu bersama Edward di kota London. Dan
merancang sebuah kostum yang akan mereka kenakan bersama di pesta topeng Elroy.
Di London Edward mengajak Bella menemui kakaknya Goresky dan istrinya yang
bernama Beata Darra Grazmia. Mereka mempunyai anak yang sangat lucu yang
bernama Belva Carlise Grazinia merupakan putri yang sangat cantik yang dimiliki
oleh Goresky bersama Beata. Bella sangat mencintai kelucuan yang dimiliki Belva
dari matanya memancarkan sebuah rasa kasih terhadap Darra. Edward ini suatu hal
yang sangat ingin aku lakukan saat kita memiliki seorang anak yang lucu. Aku
akan mengendongnya setiap hari seperti aku mengendong Darra dengan penuh
kelembutan. Edward hanya tersenyum manis melihat Bella sedang menggendong
Darra. Tak berselang lama Bella bermain-main dengan Darra yang sangat lucu dan
mengemaskan itu, lalu Edward mengajak Bella untuk berbelanja di pusat kota
London. Bella membeli beberapa aksesoris kostum pesta Haloween. Begitu juga dengan Edward mereka memilih aksesoris yang
berbeda agar tak tampil serupa dalam acara pesta itu. Edward akan berdandan
mirip vampire dan Bella akan berdandan seperti zombie. Mereka memilih kostum
yang berbeda.
Setelah
selesai memilih kostum mereka memutuskan untuk pulang kerumah Edward mengantar
Bella ke rumah pamanya William sedangkan ia akan kembali kerumah kakaknya
Goresky Aleksis untuk menginap karena besok pagi mereka akan kembali pulang.
Edward akan mengantarkan Bella ke kota Bath dan ia akan pulang ke Briston.
Beberapa
hari di London Bella merasakan saat-saat membahagiakan. Ketika ia sedang
menggendong Darra ia merasakan bahwa ia telah menjadi seorang ibu bagi anaknya.
Setiap kali Darra tersenyum di pelukkan Bella dan terlelap tidur di
pangkuannya. Saat itu kebahagian itu terasa terlengkapi untuk menjadi sebuah
wanita yang sempurna. Bella merasakan dengan benar saat dirinya menjadi seorang
ibu bagi anak-anaknya. Ia harus mampu memberikan curahan perhatian dan kasih
sayang yang lebih terhadap anaknya. Dan kecintaannya kepada sang suami yang
telah menjadikannya sempurna.
Setelah
malam yang larut pagi pun menjelang dengan sinar mentarinya yang cerah
membawakan mereka sebuah kehangatan. Pagi itu memasuki hari ke lima dan dua
hari lagi adalah pesta perayaan ulang tahun Elroy. Bella dan Edward bergegas
kembali ke Bath Spa pada pagi itu juga. Karena siang hari itu Edward akan ada
jadwal perkuliahan di Bath Spa University. Namun terlebih Edward akan
mengantarkan Bella untuk pulang karena pada hari itu perkulihan di jurusan
Sociology ada pergantian jadwal maka akan ada libur bagi Bella Swam. Maka
mereka kembalilah ke kota Bath.
Setelah
Edward mengantarkan Bella di bergegas menuju Bath Spa University. Setelah
sampainya di sana Edward bergegas menuju ke kelas Biology karena disana
sebentar lagi akan di adakan sebuah kuis. Edward adalah mahasiswa yang pandai
di jurusan itu ia mewarisi pemikiran dan kepintaran dari sang ayah Dreimanis
Aleksis selalu Profesor ahli Biology. Ia telah menghadapi kuis itu dengan
matang sedangkan Elroy yang hampir setiap hari memikirkan perencanaan pesta Haloween hanmpir tak ada
waktu untuk ia gunakan belajar. Setelah kuis berjalan dan semua mahasiswa
mengerjakan dengan serius di sudut lain Elroy nampak kesulitan mengerjakan
sebuah soal yang ada didalamnya. Ia nampak cemas wajanya lesu, ia tak tau harus
berbuat apa untuk menjawab soal itu. namun Edward nampak serius dengan apa yang
ia kerjakan walau pun hari-harinya dipenuhi dengan Bella Swam namun ia mampu
mengingat semua mata pelajaran yang sudah diberikan dengan sangat baik.
Setelah
waktu berjalan hampir setengah jam Elroy nampak kebingungan ia memberanikan
diri untuk mencoba bertanya kepada Edward. Dengan lirih dia menyampaikan sebuah
isaratnya ssssstttt….psssst Edward….Edward kau mau kan membantu aku untuk
mengerjakan ini aku butuh sedikit tau jawabanmu. Pertama Edward tak
menghiraukan namun setelah waktu kurang dari lima belas menit akhirnya Edward
pun menengoknya. Kenapa kau EL sebutan dari Elroy. Elroy menjawab
Beri
tau aku sedikit jawaban yang ada di lembar jawabanmu karena aku sangat
mengalami kesulitan menjawabnya? Tolong bantu aku Edward …
Edward
pun menjawab apakah kau semalam tak belajar sehingga kau lupa dengan semua materi
kuliah ini?
Tidak,
Edward aku semalaman sibuk merancang pesta ku? Bantu sedikit untuk kuis ini……
Dengan
sedikit paksaan dari EL Edward memberikan sedikit jawabannya dengan perasaan
berat……..Elroy hari ini aku akan membantumu karena kau sebentar lagi akan
mengalami pertambahan usia tapi di lain hari aku tak akan pernah mau membantumu
didalam hal mata pelajaran. Baiklah ini kau pegang lembar jawaban yang ada……
dengan perasaan sedikit tak rela dari Edward dan perbuatan yang salah yang
dilakukan Edward namun semua itu hanya untuk menolong teman sekelasnya.
Setelah
ujian selesai Elroy berterima kasih kepada Edward namun Edward berkata
kepadanya. Jangan kau jadikan perbuatan itu menjadi terbiasa EL karena
sesungguhnya aku tau kau mampu bila kau mau belajar?
Dengan
wajah yang senang EL pun menjawab Edward hari ini aku berterima Kasih kepadamu.
Di pesta nanti kau akan aku jamu dengan istimewa sebagai sahabat terbaikku. Kau
harus datang diacara itu bersama Bella.
Baiklah
aku akan datang bersamanya. Namun Edward aturan itu tetap tidak boleh
dilanggar kalian tak boleh memberi tahu identitas diri walau pun kepada
pasangan kalian.
Ia
aku mengetahuinya…namun aku sangat sedikit berat denga semua peraturan yang kau
buat itu karena aku tak boleh mengetahui identitas kekasihku.
Hahaha
Edward itu hanya semalam saja dan berlaku hanyalah sementara untuk menguji
cinta kalian walau terbalut busana yang orang lain tak menggenali kalian,
bila semua hal
yang sering kalian berdua lewatkan
dan cinta kalian yang kuat pasti dengan mudah kau akan mengenali Bella di pestaku
itu dengan mudah.
Baiklah
Elroy aku sangat setuju dengan apa yang akan kau rencanakan dan untuk ikut
merayakan hari bahagiamu.
Setelah
sedikit berbincang-bincang mereka pun akhirnya pergi dengan tujuan yang berbeda
Edward akan kembali ke Briston.
Setelah beberapa hari pergi ke London ia akan pulang ke Briston. Untuk menemui ibunya Aura Latisha Aquina.
Tiba
saatnya hari ulang tahun Elroy yang usianya genap 21 tahun. Sebuah pesta Haloween pun di adakanya di
rumah Elroy semua undangan memakai baju dan kostum yang sangat tertutup di
sertai topeng yang menyeramkan sehingga banyak diantara mereka yang tak begitu
mengenali setiap tamu yang datang. Elroy memakai kostum raksasa hijau dengan
topeng warna hijau. Saat pembawa acara mengumumkan bahwa akan diadakanya suatu
game mencari pasangan diantara mereka, yang mempunyai pasangan diharapkan bisa
menemukan dan mengenali pasangannya, yang belum memiliki kekasih diharapkan
mendapatkan kekasih di pesta itu Edward nampak hadir dengan kostum vampirnya
dan topeng vampirnya. Di sudut lain Bella Swam juga hadir bersama-sama
Anggelina dan juga Nanette. Namun tak nampak diantara mereka sosok Amira. Amira
tak ada di antara mereka namun ia datang tapi tidak bersama-sama dengan Bella,
Anggelina, dan Nanette. Amira hadir dengan teman barunya yang bernama Evania ia
berkenalan saat berlatih piano bersama saat masih di Freddie Mercury
University. Sekarang mereka menjadi sahabat yang baik, sedangkan Amira
menggangap Bella adalah saingan walau pun Bella tak pernah menggangap Amira
sebagai saingannya.
Saat
pesta telah dimulai akan di adakanya game menemukan pasangan hidup mereka dari
setiap undangan di bagi menjadi dua kelompok laki-laki dan perempuan yang
berada di area yang bersebelahan. Mereka menunggu aba-aba dari pembawa acara
pesta untuk memulai game.
Setelah
sang MC menyuruh mereka berdansa dengan music Hip Hop yang begitu bersemangat
namun penuh gairah. Setelah music itu di matikan mereka akan mencari sebuah
pasangan yang menurut mereka pasangan yang cocok untuk mengadu nasib dan
keberuntungan mereka dalam menemukan jodoh. Sampai music tersebut diulang Dj
sebanyak tiga kali. Baru mereka boleh membuka identitasnya karena itu merupakan
sebuah peraturan yang telah disampaikan sang MC saat pembuka acara.
Dengan
irama music yang bergenre Hip Hop Dj memainkan lantunannya dengan suasana yang
sangat menggairahka. Mereka berbaur menjadi satu terlarut dalam irama music.
Setiap orang memilih pasangannya masing-masing untuk diajak berkencan di pesta.
Setelah music selesai dimainkan dan semuanya telah mendapatkan sebuah pasangan.
Maka babak baru untuk melanjutkan game adalah untuk saling berkenalan tanpa
harus memberitahukan sebuah identitas yang mereka miliki. Edward mengira telah
menggandeng dan mendapatkan tanggan Bella Swam dengan perasaan yang sangan
bahagia Edward mengajak sang kekasih disuatu tempat yang sangat romantic.
Mereka duduk berhadapan sambil menatap kedua mata yang di kelilingi oleh sebuah
balutan topeng di wajah hanya bola mata saja yang mengisaratkan sebuah
ungkapan. Saling memandang dan bertatapan membuat hati mereka terasa
bergetar-getar. Lilin dan rangkaian lampu lampion yang berada di taman ikut
menghiasi indahnya suasana malam. Saat tangan yang lembut dan halus bersentuhan
menambah suasana malam menjadi indah walau sebuah topeng menutupi wajah mereka
dan balutan busana yang seram, lantas semua itu tak menyurutkan nuansa
romantic. Namun disudut lain ada sebuah tatapan yang sangat tajam melihat ke arah
meja Edward ia menggamati setiap momen yang terjadi disana hatinya merasakan
sebuah ke khawatiran akan terlarutmya suasana romantic tersebut.
Ketika
pasangan yang sedang duduk dihadapannya yang ia yakini bukan sang kekasih ia
merasakan ke kecewaan dari dalam hati karena tangan yang menggengamnya itu
bukanlah sepasang tangan yang ia harapkan. Ia sama sekali tak mengharapkan
sebuah sentuhan lembut yang meraihnya. Sang pasangan bertanya kepadanya apakah
kau menikmati suasana malam ini? dan seketika itu ia menjawab dengan perasaan
yang penuh dengan sikap kecewanya namun demi sebuah acara yang wajib dia
hormati walau hatinya pun berkata tak mengharapkan pesta itu terjadi. Aku
sedikit menyukai pertemuan ini tapi tidak untuk berlanjutnya sebuah hubungan.
Kenapa kau tak mau menatap mataku apa kau sangat mengenal aku? Saat sang pria
berkata kepadanya. Wanita itu menjawab! Aku tak mengenalmu dalam balutan kostum
ini karena aku tak mampu mengenal semua orang didalam pesta bahkan aku tak
memahami isi hatiku sendiri. Saat itu juga pria itu melontarkan sebuah
pertanyaan kepada wanita itu, mungkin kau merasakan sesuatu perasaan gelisah
atau rasa tak sabar akan mengetahuiku? Saat sang pasangan berkata demikian
kepadanya. Iya hanya tersenyum karena ia tak begitu menginginkannya. Bahkan dia
hanya sedikit menatap mata itu dan memalingkan pandangan ke arah lain yang ia
rasa cukup membuatnya tenang dengan sebuah perasaan akan sebuah kecemasan dan
sikap yang ingin melindungi pasangannya dari larutnya suasana malam yang terus
memaksa setiap pasangan untuk terus menggungkapkan sebuah cinta. Melihat sang
kekasih yang duduk dihadapat wanita lain dan mengganggap itu dirinya
menimbulkan sebuah perasaan dan kecemasan di dalam dirinya. Melihat kejadian
itu membuat sakit di dalam hatinya dan ia merasakan sikap akan sebuah perasaan
cemburu.
Edward
dengan nyamannya ia bercerita tentang indahnya suasana malam. Ia berkata bulan
yang selalu menemani bumi akan selalu tetap indah walau terlihat didalam
kegelapan malam hari. Karena itu ia sangat mengagumi sosok dibalik kostum Haloween tersebut. Namun
Edward tak menggenalinya iya sangat yakin dibalik kostum itu adalah sang
kekasih.
Di
salah satu meja Bela Swam mulai berbicara terhadap pasangannya. Ia menceritakan
sedikit kisah yang tak di sangka-sanga atau sebuah keberuntungan. Kisah ini iya
dapati dari dalam cerita-cerita dibuku yg pernah iya baca. Kisah cinta yang
anda alami pun demikian? Suatu waktu ada sebuah pemuda yang bertemu dengan
istrinya hampir dua puluh lima tahun yang lalu, di sebuah taman di Jepang.
Mereka memperkirakan waktu itu kami punya kesempatan sekitar tiga puluh detik
dan tidak pernah bersilang jalan lagi. Seorang teman yang masih muda mengeluh
akan ketidak beruntungannya, ia merasa bahwa pria idaman dan dirinya pasti
tidak saling menyadari keberadaan masing-masing di suatu tempat, pada periode tiga
puluh detik yang sama. Ia berharap bisa memutar kembali film kehidupannya dan
memperhatikan dengan lebih seksama, siapa saja yang berada bersamanya pada
beberapa adegan.
Ketika
membaca iklan-iklan pribadi di surat-surat kabar, saya tertarik pada bagian di
mana orang-orang berusaha menyelamatkan peruntungan mereka-mereka menemukan
seseorang yang hanya mereka lihat sekejap. Ia menambahkan sebuah gambaran akan
kutipan itu: ada wanita jangkung berambut merah, bergaun biru muda, sabtu yang
lalu. Kau sedang naik ke sebuah Feri Vashon dan aku akan turun. Mata kita
bertemu. Lalu kita berjalan terus. Ketika aku menoleh, kau juga menoleh. Waktu
ia memarkir motor dan kembali untuk mencoba naik ke Feri lagi untuk mencarinya,
ternyata sudah terlambat. Ia melambaikan tangan dari atas dek, sementara Feri
itu meluncur pergi. Dan ia sangat mengharapkan dapat menemukannya dan mungkin
bisa ditakdirkan untuk bersama-sama. Dan saling menghubungi, karena iya sangat
berharap ada yang bisa membantu, berharap dapat menghubunginya.
Saat
ini ia sudah kehilangan akal. Ia bahkan tidak memberikan gambaran dirinya
sendiri. Ia hanya tahu bahwa wanita itu tahu. Lebih lama ia memikirkan si
wanita, lebih memikat lagi wanita itu dimatanya. Dan, wanita jangkung berambut
merah dan bergaun biru muda itu? pria itu ingin tahu apa yang ia pikirkan dan
rasakan. Pria itu ingin akhir kisahnya.
Saat
Bella bercerita seperti itu sang pasangannya pun bertanya apa kah pria itu akan
menemukan wanita yang bergaun biru muda yang telah ia lihat itu atau tidak?
Pertanyaan yang menggantung di pikirannya adalah: Lalu apa yang terjadi? Di
mana mereka sekarang? Kami tahu cinta yang disampaikan oleh pihak yang
mencintai, tapi bagaimana versi dari pihak yang dicintai? Sesuatu yang bagi
seseorang merupakan cinta istimewa yang hampir berhasil diraihnya, bagi orang
lain mungkin bisa berarti lolos dari malapetaka yang lebih buruk dari pada
kematian. Bella menjawab!
Siapa
pun yang pernah menggalami kencan buta yang hebat dan tak boleh dilewatkan yang
diatur oleh seorang teman, pasti tahu kebalikannya. Cinta tak pernah merupakan
akhir, selalu ada kelanjutan atau harapan bagi yang menjalaninya.
Sang
pasangan pun mencoba memahami semua pesan yang telah disampaikan Bella Swam
kepada dirinya tentang arti cinta yang diceritakan kepadanya.
Namun
disisi lain Edward sangat menikmati malam yang sangat romantic itu bersama
pasangannya ia tak mengetahui siapa yang ada dibalik kostum itu dengan sedikit
kesal Bella sanggup menahan amarah itu dan menyakinkan dirinya untuk saling
percaya kepada cinta yang telah mereka miliki. Mungkin malam ini masuk di dalam
daftar malam yang buruk bagi Bella Swam saat sebuah kepercayaan sedang di
ujikan kepadanya.
Acara
bincang-bincang pun telah berubah menjadi sebuah rangkaian makan malam yang
sangat romantic dan menggetarkan semua pasangan. Karena di dukung dengan sebuah
suasana yang sangat hangat dan indah di tengah malam yang bertabur banyak
bintang. Sang pemilik acara pun juga turut larut dengan indahnya suasana malam
itu bersama pasangannya ia berharap ingin melanjutkan sebuah hubungan percinta
itu menjadi sebuah cinta yang benar-benar nyata. Elroy sangat jatuh hati dengan
wanita yang ada di balik kostum Haloween yang telah menjadi pasangannya di hari ulang tahunnya.
Elroy
menatap tajam mata dari wanita yang berada dibalik topeng dengan mata yang
sangat indah. Mata yang berwarna biru cerah dan bening menatap lurus tajam
menyentuh hati Elroy dia merasakan ke gugupan yang sangat dashyat, jantungnya
mulai berdetak dengan kencang seolah-olah ia merasakan getaran cinta yang
sangat ia inginkan. Elroy ingin secepatnya mengetahui pasangan wanitanya yang
berada di balik topek. Bagi Elroy makan malam itu merupakan makan malam yang
sangat indah.
Di
sela-sela kesempatan yang ada Elroy tak mau melewatkan sebuah momen penting
yang sedang terjadi di malamnya. Sambil menikmati makan malam yang indah Elroy
bertanya kepada gadis yang ada dibalik topeng itu dengan perasaan gugup! Elroy
pun bertanya?
Hay …. Setelah kita melewati malam yang indah
ini bersama akan kah kita mengulanginya lagi di malam-malam yang indah lainnya
bersama-sama tanpa adanya sebuah penutup diwajah kita? Aku sangat ingin
melanjutkan keindahan ini dimalam berikutnya!
Sang
wanita itu pun menjawab seandainya semua yang kamu lihat hanyalah sebuah bayangan
semu, atau semacam Fata-morgana, atau
hanya sebuah bayangan kosong yang membuah malam-malam berikutnya tak menjadi
indah apa yang akan kamu lakukan untuk membuah malam yang gelap menjadi indah?
Elroy
terdiam untuk beberapa saat. Lalu ia pun menjawab! Malam yang gelap akan tetap
indah walau tanpa adanya sebuah hiasan bintang yang betaburan. Aku tak mampu
untuk menjadikannya indah dan aku tak mampu menghiasinya dengan membuah pesta
makan malam yang indah atau sebuah taman yang penuh dengan lampion berwarna-warni.
Semua yang indah hanya bisa kamu buat dengan cinta yang kamu berikan. Karena
cinta bisa dikaitkan sebuah objek dan objek itu akan menyimpan sebuah
kenangan-kenangan akan keindahan cinta dan aku yakin kita bisa menjadikan
sebuah malam yang gelap menjadi indah dengan sebuah cinta yang kita miliki.
Wanita
itu tersenyum lembut dengan penuh pesona bibir merahnya membuat Elroy semakin
jatuh hati kepadanya. Wanita yang duduk dihadapan Elroy saat ini tak lain
adalah Evania, dan ia merupakan teman dari Edward Dreimanis Aleksis mereka
berada di kelas yang sama di Bath Spa. Ia sangat jatuh hati kepada Edward namun
ia mencari kesempatan yang tepat untuk merebuh hati Edward Dreimanis Aleksis
dari Bella Swam karena ia memiliki sifat pemarah, dan ingin menguasai.
Saat
Evania mendengarkan sebuah jawaban dari Elroy. Ia mengira laki-laki yang duduk
dihadapannya itu adalah Edward Dreimanis Aleksis, karena Edward terkenal dengan
sosok pria yang romantic dan setiap apa yang ia ucapkan mengandung sebuah arti
yang teramat dalam yang akan menimbulkan sebuah getaran hati. Namun walau Edward
terkenal romantic dia tak pernah merayu wanita lain selain Bella Swam karena
semua itu hanya wujud dari bukti pujian terhadap sang ke kasih yang ia cinta.
Evania
sangat mengharapkan pria di balik topeng itu adalah Edward Dreimanis Aleksis.
Di
sisi lain ada Jack yang duduk dengan wanita pilihannya dimalam itu pun juga
terasa sangat istimewa. Jack duduk bersama Anggelina dibalik kostum seramnya
Anggelina tetap kelihatan memikat hati jack yang menggira di balik kostum itu
adalah Bella Swam. Jack sangat jatuh hati kepada Bella Swam namun ia tahu Bella
sangat mencintai Edward Dreimanis Aleksis. Namun sedikit waktu, Jack mencoba
untuk mendekati Bella Swam. Momen ini merupakan hal yang tepat untuk
mencurahkan sebuah perasaan cintanya kepada seorang wanita yang ia sangat
inginkan.
Anggelina
merupakan sahabat dari Bella Swam kecantikannya pun juga hampir sama dengan
Bella Swam di pesta itu ia banyak memikat hati laki-laki yang ingin menjadi
pasangannya. Saat malam mulai larut dengan semua pasangan terbuai oleh perasaan
bahagia. Penentuan pun akan dimulai untuk melanjutkan kencan buta mereka.
Kepada setiap pasangan masing-masing akan diberikan sebuah penawaran untuk
melanjutkan sebuah kencan dalam waktu satu minggu penuh untuk melanjutkan
kencan buta mereka. Namun ada diantara mereka yang ingin menolak kencan buta
itu karena ia sangat mencintai kekasih yang akan menjadi teman hidupnya. Dan
wanita itu pun memutuskan untuk tidak melanjutkan kencan butanya, dan laki-laki
itu sangat kecewa terhadap sikap dari teman kencannya itu karena malam yang
indah pun tak lantas membuat hati wanita itu bergetar sedikit pun terhadapnya.
Setiap
pasangan mendapatkan Vocer makan malam geratis untuk setiap kali kencan butanya.
Edward pun juga merasa bahagia karena ia akan mengalami kencan buta bersama
sang kekasih.
Pesta
ulang tahun yang membuat sebagian orang merasakan bahagia dan rasa bahagia itu
akan bertambah dengan hadirnya sebuah harapan. Malam itu Elroy sangat bahagia
ia akan mengalami kencan butanya bersama Evania.
Gambaran
mengenai rasa kecewa yang dirasakan Bella Swam pada malam itu adalah lawan dari
cinta bukanlah benci, melainkan tak peduli. Dan, permainan cinta tak pernah
diminta saat gelap maupun hujan.
Bella
sangat menyayangkan saat Edward tak lagi bisa menggenali perbedaan saat dia
berkencan dengan dirinya atau pun saat ia berkencan dengan wanita lain. Hal itu
menimbulkan kesedihan yang teramat dalam yang dirasakan.
*Hari Yang Penuh Dengan
Rasa Kecewa*
Semua
orang mengalami kebahagiaan dengan cara mereka masing-masing yang terbilang
unik. Dan juga mengalami kesedihannya yang berbeda-beda pula. Dalam satu
kelompok manusia mereka memiliki cerita dan penggalaman hidup yang mungkin tak
akan pernah di alami oleh orang lain. Setiap cerita cinta memiliki arti dari
kesedihan dan kebahagiaan bagi yang menjalaninya.
Seusai acara ulang tahun yang di adakan oleh Elroy, Bella
mengalami rasa cemburu terhadap Edward. Waktu di pesta Bella menggalami rasa
kecewa yang teramat dalam terhadap sikap Edward yang tak mampu mengenali
pasangannya. Bella merasa cemburu terhadapa sikap Edward yang sangat romantis
bermesrahan dengan wanita lain di pesta Haloween.
Beberapa hari Bella menggurungkan diri di dalam kamar ia
tak mau bertemu Edward, sampai Edward mau menyadari kesalahannya. Selang
beberapa hari Bella ingin pergi ke rumah salah satu sahabatnya. Bella ingin
sejenak melupakan rasa kesalnya terhadap Edward dengan tinggal beberapa hari di
rumah Audrey Nathania sahabat terbaiknya.
Bella menghubungi Audrey Nathania dan bertanya kepadanya.
Nathania untuk beberapa hari ini aku ingin tinggal di
rumah mu, apa kah kau mengijinkan aku untuk menginap dirumah mu?
Nathania pun menjawab........... Bella aku akan senang
bila kau mau menginap di rumahku. Aku rindu kita melakukan kegiatan
bersama-sama lagi. Kau akan aku tunggu!
Baik lah kalau begitu aku akan berkemas-kemas untuk pergi
kerumah mu Nathania terima kasih ya kau memang sahabat terbaikku.
Ia Bella kau akan aku tunggu.
Untuk pergi kerumah Audrey Nathania Bella juga meminta
ijin ibunya.
Bella memanggil ibunya dan berkata, bu aku akan pergi
kerumah Nathania untuk beberapa hari aku akan menginap disana apakah ibu
mengijinkan aku untuk menginap disana aku hanya ingin melakukan kegiatan
bersama Nathania bu.
Iya putri ibu yang cantik kau boleh menginap disana, tapi
apakah Edward tak akan mencarimu. Edward kemarin kesini tapi kau tak mau
menemuinya. Apa kamu ada masalah dengannya?
Bella berusaha menutupi apa yang sedang ia rasakan. Dan Bella
pun menjawab!
Tidak ibu, aku hanya ingin melakukan kegiatan memasak
bersama Nathania sudah lama aku tak pernah bermain bersamanya dan aku rindu
dengan kebersamaan itu, dan aku minta tolong nanti ibu sampaikan kepada ayah
aku pergi menginap di tempat Nathania untuk beberapa hari.
Anita Christabel Fariishta mencoba memahami masalah yang
di alami putrinya. Dan berkata Bella ibu hanya berpesan cinta itu ada karena
sebuah permasalahan yang kita lakukan dan kamu harus menghubunginya cepat atau
lambat, karena Edward sangat membutuhkan semua kepastian darimu. Ibu melihat
Edward sangat cemas. Ibu hanya ingin kamu jangan menghakiminya seperti itu
karena apa yang sedang kalian alami hanyalah wujud dari sebuah cinta yang
kalian rasakan. Terkadang mencintai merupakan sebuah siksaan tapi di cintai
merupakan sebuah kebahagiaan. Cinta sejati kedengarannya biasa dan sederhana,
tapi untuk beberapa orang yang terlibat dalam cinta sejati menganggap cinta
sejati adalah seluruh cinta yang ia miliki.
Tak seorang pun tahu atau akan pernah tahu segala sesuatu
yang perlu mereka ketahui tentang cinta. Fata-morgana merupakan sebagian alasan yang membuat cinta terasa
menggairahkan. Siapa pun yang mengatakan mereka sepenuhnya memahami cinta
pastilah berdusta, bodoh, atau sudah mati. Dan ibu hanya ingin kamu mengerti
Bella orang hanya bisa mematuhi hukum cinta yang mengatakan, “ Sepanjang
hidupmu, cintailah satu sama lain dan tanggunglah konsekuensinya.”
Bella pun menyadari segala sikap yang telah ia lakukan ke
pada Edward ia sangat ingin bertemu dengannya setelah mendengarkan sebuah
nasehat dari ibunya.
Namun ia sudah berjanji akan pergi kerumah Nathania ,
Bella tak mau mengingkarinya akan menghubungi Edward setelah ia berada di rumah
Nathania. Bella pun berpesan kepada ibunya untuk menyampaikan kepada Edward,
kalau sebenarnya dia juga ingin bertemu dengannya namun hari ini ia akan pergi
kerumah Nathania. Setelah pulang dari rumah Nathania Bella akan menemui Edward
untuk menjelaskan semuanya.
Setelah Bella Swam mendapatkan ijin dari ibunya, ia
bergegas berkemas-kemas dan memanggil taksi untuk mengantarkannya kerumah Nathania.
Audrey Nathania bertempat tinggal di Briston sebenarnya tak jauh dari rumah
Edward namun Bella hanya ingin berbagi cerita hanya bersama sahabatnya karena
wanita membutuhkan privasi yang hanya di ketahui oleh sesamanya. Wanita
memiliki sifat menutup diri, dan sanggup menyimpan sebuah rahasia yang teramat
dalam di dalam hatinya.
Sesampainya di rumah Nathania, Bella pun di sambut
Nathania dengan penuh rindu mereka pun berpelukkan. Nathania pun mengajak Bella
masuk kerumah dan ia ingin mendengarkan banyak cerita dari sahabatnya.
Hay ..... Bella bagaimana kencan mu bersama Edward di
pesta Haloween. . .nampaknya kau sedikit ada masalah dengan pesta itu?
Saat Nathania bertanya demikian Bella nampak kelihatan tak bersemangat untuk
menjawab semua pertanyaan itu.
Nathania mencoba menyakinkan Bella Swam untuk mau berbagi
cerita dengannya.
Aku merasakan kesedihan yang dirasakan oleh Bella Swam.
Bella sahabatku nampaknya kamu sedang merasakan kesedihan,
kenapa? Adakah yang bisa ku bantu untuk meringankan bebanmu. Aku hanya ingin
kamu mau berbagi cerita kepadaku.
Bella pun menjawab nampaknya aku mengalami rasa cemburu
terhadap Edward. Aku cemburu ketika melihat dia bermesrahan dengan wanita lain
di pesta Haloween, aku merasakan perasaan kesal dan rasa marah terhadap
keadaan yang terjadi.
Ooh Bella nampaknya kamu mulai bertindak protektif
terhadap Edward, semua pasti akan merasakan rasa sakit itu Bella namun Edward
bertindak seperti itu karena ia tidak mengetahui setiap pasangan yang berada di
pesta itu, Bella lebih baik kamu menghubungi Edward untuk menanyakan sesuatu
yang terjadi diantara kalian berdua. Karena terkadang cinta bisa membuat kalian
ingin mati dan cinta membuat kalian ingin hidup. Bella dalam buku Romeo and
Juliet setiap pasangan merelakan hidupnya demi cinta. Kamu harus bisa memaafkan
kesalahan Edward karena hanya kesalah pahaman yang kalian lakukan akan
berdampak buruk bagi cinta yang kalian jalani.
Seperti kisah True love yang ada diantara kita. Mereka
hadir diantara kita di tengah-tengah kehidupan ini Bella.
Bella merasa bersalah akan sikap yang ia lakukan terhadap
Edward.
Dan, Nathania mencoba membuat Bella lebih tenang terhadap
situasi yang membuat dirinya menjadikan bersalah.
Ia memeluk Bella dan berkata, ooh Bella janganlah
bersedih ini semua bukan salahmu dan juga bukan salah Edward semua yang terjadi
hanyalah perasaan alami kalian yang terikat suatu cinta yang sebenarnya.
Nathania kau begitu memahami semua arti mencintai tapi
kenapa kau tak mau memikirkan tentang kebahagiaan mencintai. Dan, kenapa kau
tak memikirkan untuk berpasangan dengan seseorang seperti halnya kekasih.
Bella aku belum menemukan cinta itu walau di sebuah pesta
atau di dalam kehidupan ini aku memikirkan sebuah cinta yang begitu lembut
sehingga kamu merasakan kenyamanan saat kamu berada di dekatnya dan tak ingin
menjauhkan dirimu dari kelembutannya. Bella aku ingin menjadi wanita yang mampu
merasakan cinta yang sebenarnya dari laki-laki yang tulus mencintaiku. Kamu
memiliki Edward yang mencintaimu begitu sempurna.
Kamu akan tahu Bella saat cinta itu ada dan benar-benar
ada pada saat kalian menggucapkan janji pernikahan di atas altar yang suci.
Semua ingin aku rasakan ketika aku benar-benar menemukan laki-laki yang membuatku
menjadi wanita sempurna. Aku akan mengatakan janji itu!
Aku ingin tahu apa itu cinta.
Cinta ada disana kalau kamu mau dia ada disana.
Kamu hanya harus melihatnya terbungkus kecantikan dan
tersembunyi diantara detik-detik kehidupan. Kalau kamu tidak berhenti sebentar
kamu mungkin melewatkannya.
Semua terkesan sebuah ungkapan konyol Bella tapi kamu
harus merasakan semua itu didalam kehidupan ini dan menikmati cinta yang sedang
kamu jalani dengan bahagia.
Nat mungkin kamu memang benar mengatakan ini kepadaku,
Edward sangat mencintaiku aku masih ingat saat ia berjanji menikahiku di usiaku
tepat 23 tahun dan ia akan mengajakku menikah di dalam gereja Bath
Abbey sebuah gereja biara Santo Petrus dan Santo Paulus. Saat itu aku merasa bahagia namun aku saat terluka saat
di pesta Elroy aku melihat Edward memegang erat jari-jemari wanita lain dan
rasa takut akan kehilangan cinta dari dirinya itu muncul mewakili rasa posesif
ini Nat.
Edward sangat protektif pada apa yang aku lakukan tapi
dia tak pernah marah kepadaku.
Bella cinta membuat orang merasakan, rasa takut. Sebuah
perasaan takut akan kehilangan keindahan cinta. Semua akan baik-baik saja Bella
kalau kamu mau minta maaf dan memaafkan kesalahan yang telah Edward lakukan.
Seperti halnya pengalaman cinta yang menjadi True Love .
Cerita-cerita cinta yang pernah aku dengar dan aku melihatnya. Ketika sebuah
cinta berbicara semua akan terasa berbeda.
Cinta yang aku ketahui ini benar adanya dan di alami oleh
banyak pelakunya.
Dia masih seorang siswa SMA Sopbomore di pinggiran kota Cleveland pada tahun 1968-69, ketika ia
mengenal salah satu teman wanitanya yang bernama Jesicca Andrews yang sangat
cantik dan menyenangkan di kelas seni. Mereka berbincang-bincang, bertukar
canda dan pendapat, dan merasa sangat saling menyukai. Malah dia segera yakin
bahwa dia ingin Jesicca Andrews menjadi gadisku. Maka, langkah selanjutnya
adalah mengajaknya kencan, bukan?
Mereka memiliki banyak sekali perbedaan!
Sang pria berkulit putih, sedangkan Jesicca gadis
Afro-Amerika (kulit berwarna atau negro, menurut istilah pada masa itu), dan
pada pertengahan tahun enam puluhan, di pinggiran Amerika, pasangan campuran
sepenuhnya tidak disetujui. Bisa berbahaya bagi kesejahteraan fisik, emosional,
dan sosial yang bersangkutan, dan sedihnya mereka tak punya keberanian untuk
menentang pendapat masyarakat pada saat itu. Jadi, Jesicca dan sang pria pun
tetap hanya bersahabat sampai mereka lulus, setelah itu mereka tak pernah
bertemu lagi.
Sejak saat itu mereka sering kali memikirkan, dan mereka
yakin bahwa diantara mereka ada perasaan, memendam perasaan yang sama, hanya
saja mereka pun merasa tak berdaya mengenai keadaan yang sulit itu. Mereka
merasa marah pada masyarakat karena menempatkan mereka pada posisi demikian,
saat pria itu berharap masih bisa bertemu lagi dengan Jesicca untuk melengkapi
kisahnya dengan mengutarakan sebuah perasaan yang mereka miliki. Meski pun
mereka berusaha menyingkirkan perasaan-perasaan itu, namun orang masih saja
suka merasa terjebak oleh berbagai perasaan, dan aku ingin kau bisa menyakinkan
diri untuk mengikuti suara hati Bella.
Nathania ceritamu penuh dengan kebenaran. Aku harus bisa
menyakinkan diriku untuk mengikuti kata hatiku, yang sampai sekarang Edward
sangatlah berharga bagiku dan aku pun mencintainya lebih.
Bella aku ingin kau tahu kisah cinta yang sebenarnya di gambarkan
dalam bentuk yang teramat nyata. Cinta yang bertepuk sebelah tangan menimbulkan
keputusasaan. Perasaan itu tidak semestinya diremehkan sebagai ke bodohan dengan
membuat diri tersakiti.
Nathania kamu sungguh protektif terhadapku sehingga kamu
mengira aku akan melakukan hal-hal yang
bodoh itu tidak akan terjadi!
Nat, aku dan Edward berjanji untuk menikah, karena aku
yakin Edward akan menepati janji itu. Aku bukanlah gadis kecil yang
mengharapkan cintanya dibalas, namun aku yakin akan sebuah janji yang dia
berikan kepadaku.
Baiklah Bella jadi kamu tak akan pernah meragukan
cintanya terhadapmu, dan kamu seharusnya menelepon Edward sekarang. Mengatakan
sesuatu bahwa kamu baik-baik saja.
Ia Nathania aku akan meneleponnya setelah aku melepaskan
rindu bersamamu untuk hari ini. Saat ini aku ingin mengerjakan sesuatu
bersamamu. Kenapa kau tak mengajakku untuk ke dapur dan kita akan membuat
sebuah kue yang teramat lezat.
Kedengarannya itu sebuah ide yang menarik Bella. Mari
kita ke dapur untuk menyiapkan semua
bahan yang kita perlukan. Kita akan bersaing membuat kue yang teramat enak dan
lezat.
Aku akan membuat kue itu untuk Edward sebagai tanda
permintaan maafku kepadanya. Selama hampir lima hari aku tak menemuinya dan aku
pun juga merasa bersalah serta ingin sekali menemuinnya.
Bella, Bella kamu sangat cemburu terhadap Edward tapi
kamu tak mau berterus terang kepadanya.
Dengan sedikit canda Nathania berusaha mengoda Bella yang
sedang merasa tersipu malu. Namun mereka akhirnya pun tertawa bersama-sama sambil
menyiapkan semua bahan yang akan mereka gunakan untuk membuat kue. Bella akan
membuat sebuah kue Pie susu yang lezat.
Kue pie biasa disajikan sebagai hidangan penutup.Kue pie
berasal dari Inggris namun lebih populer di amerika. Aneka kue pie biasanya
diisi dengan buah-buahan segar sehingga disebut juga dengan kue pie buah
ditambah dengan cokelat, gula, atau pun kopi.
Namun disini Bella akan membuat sebuah kue pie yang
terasa gurih dan lembut serta renyah dan empuk saat digigit. Aroma telur dan
susu membuat rasanya semakin legit. Bella bersama Nathania akan membuat dua
macam rasa cokelat dan original.
Mereka berlomba membuat pie yang lezat. Bella menyiapkan
300 gram tepung terigu, 175 gram margarine, 1 sendok makan gula pasir, telur 1
butir, garam setengah sendok teh, dan air 50 ml. Dengan, bahan isi kue pie
susu. Susu kental manis 400 gr, tepung maizena 4 sendok makan, vanila, empat
butir telur dan air sesuai takaran kaleng.
Jari-jari lembut mereka mulai mencampurkan tepung terigu
dengan margarin. Dengan, sekejap tangan mereka sudah berlumuran adonan kue pie
itu dengan penuh canda mereka sedikit memberikan kesan berantakan didalam dapur
sedikit tepung yang melayang kesana kemari mewakili momen penuh keceriaan
diantara mereka. Kegiatan yang dulu sering kali mereka kerjakan bersama menjadikan momen kerinduan disaat mereka
bertambah tumbuh menjadi gadis dewasa dengan segudang kesibukkan yang mereka
lakukan.
Nathania dan Bella pernah belajar kursus memasak bersama
hal itu menjadikan kedekatan mereka sehingga menjadikan mereka sahabat yang tak
terpisahkan.
Kreasi mereka berdua didalam mengolah makanan. Kue pie
yang pernah mereka kreasikan adalah pie susu. Umumnya kue pie diisi dengan buah-buahan
segar namun Bella dan Nathania memadukannya dengan bahan isian susu yang
membuat pie itu terasa lembut dan empuk saat digigit.
Ketika mereka asik di dalam suasana bahagia itu Bella
ingat pada suatu hal yang ia dan Edward sering lakukan bersama. Bella
melamunkan sesuatu! saat kenangan itu muncul dalam ingatannya. Ia terasa berada
didapur bersama Edward melakukan keasikkan yang sama bersama Edward.
Saat Bella terlarut dalam lamunan itu tiba-tiba Nathania
memberikan sebuah kejutan sedikit adonan yang sudah mereka campur di ambilah
oleh Nathania kemudian di oleskannya ke wajah Bella yang cantik itu sehingga
terlihat belepotan penuh dengan adonan kue pie. Dan, kemudian Nathania ketawa
terbahak-bahak.
Bella membalas perbuatan Nathania yang saat itu sedang
menjahilinya. Ketika ia melangkah untuk mengoleskan adonan tepung kewajah
Nathania, tiba-tiba Bella terpeleset dan akhirnya terjatuh dilantai tak hanya
terjatuh saja namun tepung yang berada di atas meja pun ikut terjatuh yang
akhirnya butiran tepung itu mengguyur seluruh tubuh Bella sehingga wajah dan
seluruh tubuhnya kelihatan putih berantakan. Namun kejadian itu membuat
Nathania tertawa terbahak-bahak. Ia menertawakan tingkah konyol yang di lakukan
Bella namun Bella menarik tangan kiri Nathania yang saat itu sedang sibuk
menyiapkan adonan kue pie, tanpa disadari lantai yang licin akibat tumpahan
tepung itu membuat Nathania mudah untuk terjatuh kebawah di sertai dengan
adonan yang sudah ia buat sehingga adonan itu tumpah di seluruh wajah Nathania.
Di saat itu juga terdengar suara tertawa yang terbahak-bahak, suara itu tak
lain adalah suara Bella Swam yang tertawa melihat temannya jatuh dan berlumuran
adonan kue pie. Sehingga Bella pun berkata itu adalah adonan kue pie yang sangat
kotor dan berantakan. Sehingga mereka berdua melepas tawa terbahak-bahak
bersama. Tingkah yang konyol yang mereka lakukan sebagai bentuk kedekatan
mereka yang sangat erat.
*Kata Orang Rindu Itu
Indah*
Banyak orang mengatakan rindu kepada seorang kekasih itu
sangatlah indah namun tidak bagi Edward. Rindu menjadikan dia sangat kesepian.
Sulit untuk merasa sendirian dalam atmosfer yang tercipta dalam suasana bahagia
di tengah-tengah suka cita. Namun tidak untuk Edward yang merasakan kesendirian
dan kesepian di tengah-tengah atmosfer ke bahagiaan.
Saat-saat Bella tidak lagi memberikan kabar kepadanya
lagi iya sangat merasakan kesepian di dalam hidupnya. Sampai pada suatu malam
iya ingin berjalan-jalan untuk sekedar makan malam di luar rumah hanya ingin
merasakan bahwa hatinya tak lagi kesepian. Sampai pada akhirnya Edward
sampailah di sebuah restoran. Sebuah restoran yang di dindingnya tertuliskan
kata : “ Kami hanya akan melayani mereka yang sedang jatuh cinta, pernah jatuh
cinta, atau ingin jatuh cinta.” Dan, mudah sekali mendapatkan cerita-cerita
cinta dengan kalimat semacam itu di dinding. Tak ada yang ditolak mendapatkan
pelayanan- tulisan itu untuk semua orang.
Edward berpikir sejenak dengan semua makna kalimat dan
setiap katanya yang tertuliskan di dinding restoran itu, apa memang benar cinta
itu seperti banyak yang dirasakan oleh semua orang.
Satu-satunya yang konstan tentang cinta adalah sifat
universalnya. Satu-satunya yang universal tentang cinta adalah sifatnya yang
tidak konstan. Kebenaran-kebenaran itu membuat orang asing jadi terasa dekat di
hati.
Edward duduk di salah satu sudut di restoran itu dan
memesan menu makanan. Setelah dia memesan menu makanan dia hanya melihat di
sekeliling restoran itu terlihat semua orang bahagia dengan pasangannya atau
teman makan malamnya. Namun tidak dengan dirinya yang sedang merasakan
kesepian. Edward duduk di dekat panggung hiburan yang di sediakan oleh restoran
itu untuk menghibur tamu-tamu yang datang, di panggung itu nampak seorang gadis
yang sedang bernyanyi untuk menghibur tamu-tamu yang ada, dia menyanyikan
sebuah lagu Dream A Little Dream Of Me
dan di temani oleh seorang peria salah satu pengunjung restoran itu untuk ikut
bernyanyi.
Edward memandangi gadis itu dengan penuh rasa kagumnya.
Suara gadis itu sangatlah bagus. Setelah gadis itu selesai menyanyikan sebuah
lagu Dream A Little Dream Of Me lalu
gadis itu turun dari atas panggung hiburan dan melintas di depan Edward. Tak
berpikir lama Edward pun menghampiri gadis yang baru saja turun dari atas
panggung itu, dan menawarkan makan malam bersamanya. Gadis itu tidak menolak
dengan senang hati menerima tawaran yang di berikan Edward kepadanya. Lalu
mereka duduk berdua di salah satu meja yang sudah di pesan oleh Edward. Gadis
itu bertanya kepada Edward apa yang membuat anda menginginkan saya untuk
menjadi teman makan malam anda. Namun, Edward hanya tersenyum. Gadis itu
kembali bertanya kepada Edward apa anda mengenali saya?.
Edward pun menjawab saya belum mengenal anda, namun saya
tahu suara yang baru saja saya dengar adalah suara yang sangat indah dan
mengingatkan saya pada seseorang.
Sang gadis pun bertanya lagi, apakan anda rindu
dengannya?
Edward menjawab iya saya rindu dengan suaranya dan
perhatiannya.
Gadis itu berkata, bukankah rindu itu indah.
Edward pun bertanya kepada gadis itu apakah anda bisa
merasakan keindahan rindu itu bila saja hatimu merasakan kesepian?
Gadis itu tak menjawab dia malah memperkenalkan dirinya,
dan tersenyum. Gadis itu bernama Evania dan dia cantik. Setelah dia
memperkenalkan dirinya dia tak kembali bertanya siapa nama pria yang ada di
hadapanya.
Karena sebelum Edward memanggilnya dan mengajak makan
malam, Evania sudah tahu mengenai Edward namun Edward tak mengenali Evania. Sebenarnya
Evina adalah salah satu mahasiswa di Bath
Spa University dan berada pada jurusan Biology namun Edward tak pernah
menyadarinya.
Edward bertanya
kepada Evania!, kenapa kamu memperkenalkan dirimu sedangkan kamu tak bertanya
saya ini siapa.
Evania hanya tersenyum manis.
Namun di dalam hatinya Evania merasa sangat bahagia
karena sudah dari lama Evania sangat menyukai Edward.
Sehingga Edward pun bertanya didalam hatinya. Dia
tersenyum manis saat aku merasa kesepian sehingga hati ini kembali terisi oleh
kebahagian kenapa disaat cintaku sedang teruji oleh sebuah kepastian timbuh
perasaan yang membuat aku mengagumi gadis itu selain Bella.
Apa aku akan menyakiti Bella untuk yang kedua kalinya.
Edward bertanya pada hati kecilnya.
Ia sangat cemas terhadap sikap yang di lakukannya akan
menyakiti perasaan Bella.
Evania melihat tatapan mata Edward yang berubah, penuh
dengan perasaan cemas dan was-was. Edward sepertinya sedang memikirkan sesuatu
hal yang membuatnya gelisah.
Namun Evania membuka sebuah cerita tentang kisah cinta
yang pernah di alami oleh Ann Foster. Ia berkata bahwa kisah cinta yang paling
indah yang dia ketahui adalah kisah Ann Foster.
Sepanjang hidupnya ia tetap melajang sebagai Miss Ann Getz dari Marton, Illionis.
Namun setelah lima puluh enam tahun terpisah , kekasihnya semasa SMA, Jack
Foster, kembali memasuki hidupnya. Dulu Jack pernah menikah dan mempuanyai
keluarga. Sekarang istrinya sudah meninggal, sehingga ia menghubungi wanita
memikat yang pernah dibuatkannya puisi diMorton High School dulu. Ann, yang
selalu mengenang Jack dengan rasa sayang, menyimpan semua puisinya selama ini.
Mereka sering saling menelepon dan menulis surat, dan tak lama kemudian
memutuskan untuk menikah. Maka Miss Ann Getz menjadi Ann Foster pada usia
delapan puluh tahun. Ia menjadi pengantin yang cantik. Ann dan Jack menjalani
dua tahun perkawinan yang sangat bahagia, sebelum Jack meninggal tiba-tiba
dalam sebuah operasi. Ann telah mendapatkan tempat yang sangat istimewa dalam
keluarga besar Jack, hingga anak-anak Jack dan keluarga mereka tetap menjalin
hubungan dengannya, mengunjunginya, dan suka mengundangnya ke rumah mereka
untuk berlibur.
Evania pun bertanya kepada Edward? Edward apakah kamu
yakin bisa mencintai pasanganmu sepanjang hidupmu.
Seperti halnya sebuah kisah cinta yang tak harus berakhir
bahagia.
Seandainya kamu harus menunggu kekasihmu yang pergi lama
dan kamu sendiri pun tak mengetahui kapan dia akan kembali. Walau pada akhirnya
cinta itu tak akan pernah kembali. Apakah kamu mampu menahan kesepian itu
seorang diri?
Edward kamu butuh teman yang menemanimu. Kata Evania
kepadanya.
Bukan seseorang yang akan membuat kamu merasakan kesepian
melainkan seseorang yang membuatmu merasakan kebahagiaan melewati hari-hari
bersamamu.
Evania mencoba meyakinkan Edward bahwa ia dapat menemani
Edward dan mengantikan posisi Bella Swan di hati Edward.
Tetapi Edward merasakan hal yang lain saat bersama dengan
Evania walau tak dapat di akui ia merasakan kenyamanan saat bersamanya. Edward
merasa bimbang dengan apa yang dia lakukan.
Di tempat Nathania Bella Swam sedang asik membuat kue pie
untuk sang kekasihnya. Setelah mereka melakukan ke konyolan bersama dan membuat
dapur yang tadinya bersih menjadi berantakan tiba-tiba Bella Swam termenung.
Bella merasa bersalah terhadap Edward hampir satu pekan dia tak menghubungi
Edward.
Hay Bella kenapa kamu melamun tanya Nathania terhadapnya.
Nat ....aku merasa kalau sikap aku udah keterlaluan
terhadap Edward, aku ingin sekali menghubunginya dan menanyakan keadaannya saat
ini.
Aku rindu kepadanya Nat, aku rindu dengan senyum
manisnya, rindu dengan perhatiannya. Biasanya jam segini dia udah menelepon kuh
menanyakan aku sudah makan apa belom, sekarang lagi apa sayang?
Semua perhatian yang dia berikan kepadaku itu terasa
indah.
Bella kamu harus menelepon Edward. Mungkin dia sudah
menyadari kesalahan yang sudah di lakukan kalian harus bisa saling memaafkan.
Cinta butuh sebuah pengertian. Memaafkan itu perluh Bella karena kata maaf
harus bisa kita ucapkan walau pun dengan orang yang paling kita benci sekali
pun. Terlebih-lebih lagi terhadap orang yang kita sayang dan cintai.
Baiklah kalau begitu aku akan meneleponnya sekarang dan
menyuruhnya menjemputku disini.
Waktu menunjukkan pukul 8 malam Bella mengambil sebuah
telpon yang berada di ruang keluarga. Jari-jarinya mulai menekan tombol-tombol
nomer yang ada dengan cepat.
Seketika tersambunglah telpon itu di handphone Edward.
Setelah di lihatnya handphone itu terlihatlah sebuah nomer telpon rumah
Nathania.
Dalam hati iya berkata: Kenapa malam-malam begini Nathania
meneleponku, apa mungkin dia akan menanyakan Bella.
Ahhh..... lebih baik aku mengangkatnya saja siapa tahu
aku bisa menanyakan penyebab kemarahan Bella kepadaku.
Hallo........ iya Nathania kenapa malam-malam begini kamu
meneleponkuh?
Pada saat itu Edward masih berada di sebuah restoran
bersama dengan Evania yang saat itu menemani makan malamnya.
Edward ini aku Bella bukan Nathania, aku menginap di
rumah Nathania.
Kamu ada dimana sekarang sayang. Sayang maafkan
kesalahanku ya.. beberapa hari ini aku menghilang sebenarnya aku berada dirumah
dan sekarang aku bermain bersama Nathania.
Aku ada di rumah Nathania sekarang, apakah kamu mau
menjemputku disini?
Edward sedikit kaget karena ternyata yang menelepon
adalah Bella.
Sedangkan saat itu dia bersama Evania. Tak mau menambah
lagi masalah Edward memutuskan untuk menjauh dari Evania yang saat itu sedang
bersamanya.
Karena Edward mencoba menghindari masalah yang akan
terjadi. Kalau sampai Bella mengetahuinya sedang berduaan dengan gadis lain di
sebuah restoran yang sangat mewah.
Edward merasa ke binggungan mau berkata apa mengenai
keberadaannya.
Karena sebenarnya rumah Nathania dan Edward sangatlah
dekat. Hanya beberapa kilometer dan hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai
di rumah Nathania
Sayang aku juga mau meminta maaf kepadamu..... .aku
bersalah denganmu saat di pesta Haloween. Aku akan menjemputmu dan secepatnya aku akan menemuimu
di rumaha Nathania.
Namun sedikit ada perasaan gugup yang di rasakan oleh
Edward Dreimanis Aleksis.
Edward, bergegas menemui Evania yang saat itu sedang
menunggunya.
Aku pulang sekarang Va maaf aku tak dapat menemanimu
hingga larut malam.
Aku senang mendengarkan cerita cinta darimu. Semoga
cerita cintamu dan cerita cintaku bisa menjadi seindah cerita cinta yang pernah
di tulis dibuku atau kisah True Love.
Next time kita akan bertemu dan aku akan mendengarkan
cerita cinta darimu.
Edward pun mengambil jas yang terselampir di kursi
restoran. Ia bergegas menuju lobi restoran.
Mobilnya sudah siap tuan. Kata juru parkir valet
kepadanya.
Iya trima kasih.
Lalu Edward memberikan tips kepada juru valet.
Di melihat jam tangannya ternyata hampir dari satu jam ia
menghabiskan waktu di restoran itu.
Aku harus secepatnya sampai di rumah Nathania karena aku
pun juga sangat rindu denganmu Bella. Edward menggeber mobilnya dengan
kecepatan tinggi untuk secepatnya sampai disana.
Saat Edward meninggalkannya. Evania merasa semakin
terkesima oleh ke gantengan Edward Dreimanis Aleksi.
Ketampanan yang Edward punya adalah mata indah, kulit bersih dan rambut yang lembut
serta harum tubuhnya semakin membuat aku tergila-gila kepadanya.
Evania berkata dalam hati. Seandainya ia milikku, aku
akan memeluknya setiap waktu, setiap saat aku rela untuk selalu di sampingnya.
Pukul sembilan malam Edward sampai di rumah Nathania. Dia
mematikan mesin mobilnya dan bergegas masuk ke dalam rumah Nathania.
Dengan wajah cemas dan hati yang berdebar ia memanggil
nama.
Bella... Bella aku sudang datang.
Bella berada di dalam ruang keluarga bersama Nathania.
Ibu dan ayah Nathania bertepatan sedang tak berada dirumah.
Sayang kenapa kau tak mau menyambutku. Aku mencarimu
bahkan ibumu bilang kau tak ada dirumah.
Aku menantimu begitu lama Edward hampir satu jam setelah
aku meneleponmu. Kau tak kunjung datang!
Maafkan aku Bella.
Rumahmu kan tak sejauh sungai Avon. Kenapa kamu begitu
lama. Jangan-jangan kamu pergi makan malam bersama wanita lain.
Edward terlihat pucat, setelah mendengar Bella berkata
demikian.
Edward aku ingin kamu berterus terang kenapa kamu lama
sekali.
Aku sudah menelepon rumahmu, “ kata ayahmu kamu tak ada
dirumah, ayahmu bilang kamu pergi.”
Maafin aku Bella aku pergi untuk mencari hiburan. Jujur
saat kamu tak ada di sampingku hidupku terasa sepi. Aku gelisah dan akhirnya
aku putuskan untuk pergi jalan-jalan di sebuah restoran. Di sana aku menemukan
sebuah kalimat cinta yang mengingatkan aku pada betapa indahnya cinta kita
berdua.
Kalimat itu tertulis di suatu dinding restoran yang
mengatakan. “ Kami hanya akan melayani mereka yang sedang jatuh cinta, pernah
jatuh cinta, atau ingin jatuh cinta.” Sulit untuk merasa sendirian dalam
atmosfer yang tercipta karena tulisan itu.
Dan, mudah sekali mendapatkan cerita-cerita cinta dengan
adanya kalimat semacam itu di dinding. Tapi aku hanya memiliki satu cerita
cinta yang teramat indah. Cerita cinta itu hanya ada saat aku bersamamu.
Kau yakin dengan semua kalimat yang baru saja kau
ucapkan.
Aku sangat yakin Bella. Aku menyadari cinta tak berjalan
sendirian, cinta membutuhkan dua pasang
kaki untuk saling menemani.
Aku tau satu-satunya yang konstan tentang cinta adalah
sifatnya yang universal. Satu-satunya yang universal tentang cinta adalah
sifatnya yang tidak konstan.
Edward aku tak mengerti tentang semua perkataanmu
terhadapku.
Mungkin selama ini aku selalu mengerti setiap kalimat
yang kau ucapkan kenapa tidak untuk hari ini.
Edward aku cemburu meliht kamu bermesrahan dengan wanita
lain.
Di acara pesta yang seharusnya menjadi malam terindah
untuk kita.
Edward aku sedikit ragu mengenai janji yang pernah kau
berikan.
Aku sadari cinta memang membutuhkan kepercayaan dan
kepatian.
Dan, selama ini aku mengharapkan sebuah kepastian dan
cinta tulusmu itu.
Aku ingin kamu mengerti tentang cintaku ini terhadapmu.
Bahwa satu-satunya yang universal tentang cinta adalah sifatnya yang konstan.
Cinta yang tetap dan tidak pernah berubah.
Edward terdiam seolah-olah ada sebuah petir yang
menyambarnya. Sehingga menjadikannya sangat terguncang. Ia tak menyangka Bella
berkata demikian.
Edward kenapa aku menginginkan kamu datang kemari karena
aku menyadari bahwa cinta ini akan selalu ada untukmu. Ada yang bilang Tuhan
adalah cinta, ada pula yang mengatakan cinta adalah Tuhan, menurutku cinta itu
suci.
Hanya satu yang tak akan pernahku inginkan dari cintamu..!
Apa itu Bella?
Kamu pergi meninggalkan diriku atas nama cinta.
Karena, kalau kau cinta padaku sekarang, apakah kau akan
tetap mencintaiku bila aku berubah?
Kita akan berubah Bella cepat atau lambat. Kita pasti
berubah.
Aku tau setiap cinta tak pernah berakhir bahagia, cepat
atau lambat.
Karena salah satu dari kita pasti akan pergi meninggalkan
cinta.
Aku yakin Bella bahwa cinta akan memenuhi hati kita,
menghancurkan hati kita, dan menyembuhkan hati yang terluka.
Dan, memang benar bahwa dalam setiap kisah cinta tak ada
akhir yang membahagiakan, sebab cepat atau lambat meski cinta itu sendiri tetap
abadi. Salah satu dari kita akan berpulang lebih dulu, meninggalkan orang lain
dalam kepedihan dan dukacita.
Tiba-tiba Bella menangis.
Air mata yang tumpah dari balik mata yang indah. Menetes
keluar membasahi pipinya.
Edward mengingatkan Bella pada sebuah kata-kata yang
pernah di ucapkan ibunya. Ketika itu mereka sedang menggunjungi paman William
di london.
Bella menangis lalu Edward memeluknya.
Bella maafkan kesalahanku. Aku menyesal dengan sikap yang
telah aku lakukan saat di pesta Haloween. Aku tak ingin membuatmu menangis dengan air mata
kesedihan.
Kamu tak perluh meragukan semua cintaku. Karena aku pasti
menepati semua janji yang pernah aku ucapkan kepadamu.
Bella menangis dalam pelukkan Edward. Dengan penuh
perhatian Edward menghapus setiap tetes air mata yang keluar membasahi pipinya
dan membisikkan sebuah kata I LOVE U Bella.
*Kebijaksanaan Mencintai*
Kebijaksanaan
dalam mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia.
Kebijaksanaan di dalam menyikapi perasaan angkuh
untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat
yang lain kecuali dirinya sendiri.
Sepekan telah
berlalu setelah kejadian dirumah Nathania, Edward dan Bella Swam menjadi lebih
bijaksana di dalam mencintai.
Pagi yang
cerah di kota Bath sang mentari bersinar dengan penuh kehangatan. Di kediaman
Hermione Jean.
Terdengan
suara telepon berdering ....Kriiiing.....Kriiiiiing......kring
Anita
Christabel Fariishta mengangkatnya...
“Hallo
kediaman Hermione Jean.”
Selamat pagi
Mrs. Anita saya Edward Dreimanis. Apakah Bellanya ada di rumah?..
“Tunggu
sebentar Edward saya panggilkan Bella, sepertinya dia masih tidur dikamarnya.”
“Bella, Bella, sambil
mengetuk-ngetuk pintu kamar anaknya.”
Tidak lama kemudian pintu itu
terbuka dan terlihat Bella yang masih mengantuk membuka pintunya lebar-lebar.
Ada apa mah kok pagi-pagi sudah membangunkanku.
“Di bawah sana ada telpon
untukmu.”
Dari siapa mah? Tanya Bella
sambil membasuh mukanya di dalam kamar mandi.
“Edward menelponmu.”
Di dalam hatinya Bella
bergumul, Edward menelponku............ sepagi ini.
Iya mah sebentar lagi aku akan
kesana untuk mengangkatnya.
Tak lama kemudian Bella
mengangkat telpon itu.
Edward ini aku Bella, ada apa
kok pagi sekali kamu meneleponku.
“Bella ini sudah pukul 6.30
kita punya janji, kamu masih berminat untuk pergi kepantai atau tidak.”
“Kalau kamu sudah siap aku akan
segera menjemputmu.”
Iya, Edward aku akan
bersiap-siap, dan 45 menit lagi kamu jemput aku dirumah.
“Baiklah Bella aku akan bersiap
menjemputmu. Sampai jumpa nanti sayangku.”
Diam-diam Edward menyiapkan
pesta di sebuah resot milik keluarga Dreimanis Aleksis.
Dalam hatinya Edward ingin
menyiapkan suprais yang paling indah dan paling romantis untuk Bella Swam.
Mobil pun iya siapkan untuk menjemput Bella, mobil warna merah bervelg
Racing Superturismo GT 19 gaya sport kesan
mobil bertenaga besar yang digemari oleh Edward yang memiliki jiwa laki-laki
sejati.
Mobil dengan tenaga besar
melibas jalan dengan sangat cepat di pagi hari. Sedangkan di dalam sebuah kamar
Bella pun bersiap-siap. Menyiapkan diri serta berdandan senatural mungkin.
Tanpa merubah kecantikan alami yang dimiliki Bella Swam. Dengan
tampilan yang sangat sederhana vintage ala Bella Swam dengan gaun polkadot. Penampilan yang
sangat sederhana namun tetap kelihatan cantik dan menarik.
Klakson pun terdengar di luar
rumah, tanda Edward Dreimanis Aleksis sudah datang. Bella bergegas untuk keluar
dari dalam kamar dan menuruni tangga. Tak lupa iya meminta ijin kepada ibunya
untuk pergi bersama Edward Dreimanis Aleksis.
Mah aku pergi dulu, ya......
bersama Edward.
“Iya Bella mamah berpesan
selalu berhati-hati dan jangan lupa memberikan kabar ke mamah ya..”
Baik mah aku sayang mamah.
“Mamah juga sayang sama kamu.”
Tak lama kemudian setelah
berpamitan Bella pun keluar dari rumah dan Edward pun sudah menunggu untuk
membukakan pintu mobil untuk Bella. Dengan gaya rambut yang selalu tersisir
rapi dan sebuah kaca mata hitam yang dipakainya menambah kesan keren pada diri
Edward.
Edward pun tersenyum manis
terhadap Bella dengan barisan gigi-gig putihnya menambah kesan manis di
senyumannya.
“Bella pagi ini kamu sangat
cantik sekali.”
Senyum tipis di wajah di bibir
Bella menambah kecantikannya.
Edward sama kamu juga tampan
pagi ini seakan-akan hanya kamu yang patut aku puji selain ayahku yang juga
tampan.
“Edward tersenyum sambil
memandangi Bella Swam.”
Mobil itu berjalan meninggalkan
kediaman Mr. Hermione Jean yang pagi itu sedang bertugas. Mobil itu melesat
dengan halus, Edward dan Bella menikmati hangatnya sinar sang mentari dari
balik celah pepohonan yang menembus kaca-kaca mobil. Bella bertanya kepada
Edward?.
Edward apa kah kamu akan
mengajakku ke pantai, Perpitch.
“Edward pun hanya tersenyum
manis, namun tetap lurus memandang kedepan ke arah dimana mobil melesat cepat.
Di iringi musik Forever & Always
(Version Piano) membuat semua terasa indah di kehidupan ini.
Dalam hati Bella hanya mampu
berkata. Entah sudah berapa lama aku mencintainya. Ia memikatku, membuatku
merasa cerah dan cantik pada awal setiap hari. Ia menggunakan ucapan-ucapan
manis yang menyenangkan, ia sangat menghargaiku, dan ia sangat sensitif akan
setiap suasana hatiku. Ia adalah laki-laki yang selalu ada di hatiku. Entah
sampai berapa lama cinta ini akan selalu ada di dalam hatiku. Namun hanya satu
yang aku tau di dalam hati ini. Aku mencintaimu. Dan, aku siap menghadapi apa
pun setelah menikmati senyum dan kata-katanya yang hangat. Tak bisa kubayangkan
menjalani hariku tanpa dia.
Meninggalkan Edward dan Bella.
Seminggu setelah malam pertemuannya dengan Edward Dreimanis Aleksis. Evania
merasa sangat mencintai Edward dan ia mulai tergila-gila kepadanya. Terlintas
dipikirannya untuk mendapatkan hati dari pria yang ia temani pada makan malam
itu. Evania pun merasa bahwa Edward merasa nyaman di dekatnya bahwa ia sangat
yakin bisa memiliki hati Edward. Sebelumnya Evania belum bisa membuka hati
untuk laki-laki lain.
Evania teringat pada kekasihnya
yang sudah meninggal. Selama dua tahun ia menjalani kisah cinta yang teramat
indah. Kami tertawa bersama. Menangis bersama. Kami menghabiskan setiap detik
waktu untuk selalu bersama-sama. Terlintas dipikirannya janji pernikahan yang
sangat iya mimpikan bersama kekasih hatinya.
Namun dia pergi bersama
kenangan manis dan impianku. Ingin sekali aku membongkar isi peti kekasihku
untuk mengetahui keadaannya, menyampaikan kepada dirinya bahwa aku sangat
merindukannya. Aku ingin menuliskan sebuah surat kepadanya tentang apa yang aku
alami saat ini. Aku jatuh cinta pada laki-laki lain selain dirinya. Apakah kamu
akan mengijinkan aku untuk mencintai laki-laki itu atau tidak. Kalau pun iya
aku akan tetap mengenakan sebuah cincin yang pernah kamu berikan kepadaku,
sebagai wujud cintaku yang tak akan pernah berhenti kepadamu. Dan, kalau pun
tidak tetap akan kukenakan cincin itu di jari manis kuh sebagai wujud cinta
kasihku yang tak pernah putus kepadamu.
Aku akan berpikir bagaiman
kalau kita menikah, untuk yang pertama dan terakhir kalinya walau pun kamu tak
akan pernah mengucapkan janji pernikahan itu di kehidupan nyata ini, tapi aku
akan tetap yakin pada janji pernikahanmu pada kehidupan yang abadi. Evania pun
mengambil sebuah kotak berwarna hitam yang berukuran kecil didalam sebuah laci
dan membukanya. Di ambilah dari dalam kotak itu sebuah cincin bermata berlian
yang sangat cantik bersinar-sinar. Ia mengenang kisah yang teramat indah.
Dalam hati yang paling dalam
aku berkata. Kubiarkan hati ini menikmati kisah cinta ini, sebab bagai manapun
aku sudah bertemu dengan pria yang sesuai untukku. Ia masih tetap teman makan
malam kuh yang tampan dan luar biasa.
Sesampainya
Edward dan Bella di sebuah resot milik keluarga Dreimanis Aleksis.
“Edward
apa ini yang dinamakan surga dunia. Dimana kita berada saat ini?”
Edward
hanya mampu tersenyum bahagia. ia meraih tangan Bella lalu di letakkannya di
dadanya.
Bella,
inilah surga kita nantinya. Disini kita akan menghabiskan hari-hari kita yang
indah. Aku sangat mencintaimu Bella.
“Edward
apa ini yang kamu janjikan kepadaku. Pantai Perpitch sungguh indah ya Tuhan
Pantai yang biru dan udaranya sangat segar.”
Bukan,..
Bella bukan ini yang ingin aku janjikan kepadamu. Edward tersenyum manis.
Ini
adalah sebagian kecil yang ingin aku persembahkan untukmu.
Janji
terbesar dalam hidupku adalah saat aku mengucapkan.
Aku
Edward Dreimanis Aleksis. Menerima Bella Swam untuk memiliki dan menjagamu. Di
dalam suka dan duka. Saat susah atau pun senang. Dalam sehat atau pun sakit.
Untuk mencintai, untuk menyayangi. Sepanjang hidup kita.
“Edward itu adalah impian terbesar kita
berdua. Aku juga akan mengucapkan janji suci itu bersamamu pada saat kita
berdua berada di atas altar suci.”
Edward
memeluk Bella dengan erat. Dan berkata!
Aku
sangat mencintaimu Bella.
Bella
pun menjawab.
“Aku
juga sangat mencintaimu.”
Suasana
indah di pulau St. Mary yang biru dengan air lautnya dan putih pasirnya
menambah nuansa romantis.
Saat
berjalan-jalan menyusuri tepian pantai.
“Edward
apakah kita akan bermalam berdua disini?”
Kenapa
kau menanyakan itu Bella
“Aku
ingin menikmati indahnya malam saat bersamamu.”
Edward
hanya tersenyum manis.
“Kenapa
kamu hanya tersenyum, apa kita akan bermalam disini. Aku ingin kamu menemaniku
melihat bintang dimalam hari. Aku yakin di tempat seperti ini pasti banyak
bintang yang nampak. Pasti saat malam pantai ini sangat indah.”
Iya,
kita akan bermalam di resot ini. Ada tempat yang paling indah di pulau St. Mary
ini, tempat dimana aku menatap indahnya dunia dan aku ingin kamu juga
menikmatinya.
“Trimakasih
Edward aku sangat bahagia bersamamu. Edward apa kita akan selalu bahagia saat
tua nanti?.” Bella memeluk Edward dengan sedikit ada perasaan cemas
dipikirannya.”
Apa
kau ragu? Dengan cintaku ini.
“Aku
tak pernah ragu denganmu, namun aku takut bila tua nanti kamu tak lagi bahagia
hidup bersamaku.”
“Aku
sangat takut Edward kehilangan cinta dan sayangmu itu.”
Janji
pernikahan kita lah yang akan mejawab keraguanmu itu Bella.
Menikahlah
denganku.
Bersamaan
dengan berakhirnya kata-kata itu Edward memeluk Bella dengan sangat erat dan
mencium bibir munggilnya. Bella pun membalas setiap kecupan dari bibir Edward
dan pada akhirnya mereka pun terbuai dalam ke indahan cinta.
Sore
hari telah menjelang Edward pun memiliki sebuah kejutan paling indah dan paling
romantis. Di pulau St. Mary Edward menyiapkan sebuah pesta untuk Bella swam
sebuah pesta yang akan mengikat cinta mereka berdua.
Di
salah satu ruang terbuka resot milik keluarga Dreimanis Aleksis tertata
bunga-bunga yang di susun sangat rapi, tertata pula meja-meja yang sudah di
penuhi hidangan makanan serta minuman, pertanda akan di langsungkannya sebuah
pesta besar.
Edward
mengajak Bella berjalan-jalan di salah satu tempat favoritnya di pinggir pantai
perpitch.
Bella
ini saatnya kamu harus berganti baju karena sebentar lagi aku akan mengajakmu.
“Kamu
akan mengajakku Kemana Edward?’
Ada
sesuatu hal yang ingin aku tunjukkan kepadamu Bella.
“Sesuatu
hal? Maksudnya.........” di dalam pikirannya Bella pun bertanya-tanya apa arti
dan maksud kata-kata Edward. Rasa penasaran pun muncul dari dalam diri Bella
Swam.
Bella
aku sudah menyiapkan segala sesuatumu di kamar, seandainya kamu membutuhkan sesuatu
kamu tinggal bilang kepadaku. Dan apa yang ada di kamarmu saat ini wajib kamu
kenakan di malam nanti.
Sekarang
akan aku antar kau kesana.
“Edward
aku menjadi semakin penasaran dengan semua ini.”
Edward
hanya tersenyum manis.
Bella
pun menjadi semakin berdebar-debar. Di tambah pesona Edward yang misterius
hanya senyuman manis yang selalu dia berikan. Membuat Bella menjadi bertambah
penasaran. Edward mengantar Bella menuju kamarnya. Mereka berdua pun berjalan
menuju sebuah kamar yang ada di salah satu resot itu sebuah resot yang sangat
indah milik keluarga Dreimanis Aleksis dan sebuah ruang kamar tidur yang
berukuran sangat luas.
Bella
ini kamar tidurmu. Disini sudah aku siapkan segala keperluanmu.
“Bella
memandangi seluruh bagian ruangan. Edward apa ini semua tidak berlebihan
untukku”
Bella
apa kau suka dengan kamar ini?
“Edward
ini terkesan sangat berlebihan untukku.”
Tidak,
Bella ini hanya sebagian kecil dari apa yang aku bisa lakukan untuk membuatmu
bahagia. kamu harus membuka lemari itu dan kenakanlah apa yang ada di lemari
itu untuk malam ini.
“Edward
tapi ini terlalu indah bagiku semua perhatian dan keperdulianmu itu saja sudah
cukup membuatku bahagia bersamamu.”
Inilah
wujud perhatian dan keperdulianku kepadamu Bella.
Bella
setelah kau selesai aku akan menjemputmu, segeralah kamu mandi dan
berdandanlah. Semua ini aku siapkan untukmu.
“Baiklah
Edward aku akan segera menghubungimu setelah aku selesai.”
Setelah
itu Edward meninggalkan Bella dalam sebuah kamar yang sangat indah itu, lalu ia
menutup pintu kamar itu dengan sangat pelan dan beranjak meninggalkannya.
Edward
pun menghubungi keluarga Hermione Jean. Mereka sudah siap untuk sebuah pesta
yang akan di adakan. Edward sangat ingin keluarga Hermione Jean berkenan datang
di pesta itu tak ketinggalan paman William pun turut di undangnya. Pesta
seperti apakah yang akan di siapkan Edward untuk sang kekasih Bella Swam?.....
Di
dalam sebuah kamar yang sangat indah Bella merasakan kebahagian sebagai seorang
wanita yang sangat dicintai. Bella pun bernyayi dan menanggalkan semua bajunya.
Lirik yang sangat indah . (Heart beats
fast, colors and promises, How to be brave, How can I love when I’m afraid to fall, Watching you stand
alone, All
of my doubt suddenly goes away somehow, One
step closer, [Chorus:] I have died everyday waiting for you, Darling don’t be afraid
I have loved you, For
a thousand years, I’ll
love you for a thousand more.)
Setelah
Bella Swam selesai mandi. Ia membuka lemari baju dan disana tergantung sebuah
gaun yang sangat indah. Gaun berwarna putih dan di hiasi oleh mutiara yang
cantik.
Aku
tak menggira Edward inginkan aku memakai gaun pernikahan ini. Dalam pikirannya
apa aku akan menikah, apa mungkin Edward akan segera melamarku. Bella merasa
sangat gugup dan hatinya berdebar-debar antara bahagia, dengan rasa tak
percaya. Bella menepuk-nepuk pipinya ia ingin menyakinkan dirinya bahwa ini
bukanlah mimpi.
Beata
Darra Grazmia, Bella apa yang sedang kamu pikirkan.
Tiba-tiba
saja istri dari Goresky Aleksis yang tak lain adalah kakak ipar Edward berada
di dalam kamar itu.
“Bella
pun terkejut...... dengan kedatangan Darra Grazmia”
Bella
aku datang kemari untuk memastikan bahwa kau sudah siap.
“Siap?
Siap untuk apa kak?”
Kamu
hanya perluh memakai gaun itu dan aku akan membantumu untuk merias dan juga
menata rambutmu.
Bella
pun bertambah tak mengerti, kejutan apa yang akan Edward berikan.
Bella
ayo... aku bantu kamu untuk bersiap-siap ini kesempatanmu melihatkan kepada kami keluarga Dreimanis
Aleksis kecantikan dari seorang putri.
“Apa
ini tidak terlalu berlebihan untuk sekedar menyambutku.”
Bella
kamu hanya perluh duduk dan aku akan memulai meriasmu. Tenang saja aku cukup
ahli untuk sebuah pekerjaan ini.
“Aku
masih tak percaya dengan semua ini. Kak apa Edward akan melamarku?”
Bella
cepatlah kamu kesini dan duduklah dengan tenang aku akan segera meriasmu.
Beata
Darra Grazmia sudah siap dengan semua peralatan make up nya.
Bella
aku mohon cepat kamu kemarilah dan duduk di sini. Darra pun meraih tangan Bella
dan mendudukkannya di sebuah kursi di depan sebuah kaca yang sangat besar Bella
hanya terpaku diam. Ia masih tak dapat mempercayai semuanya.
Darra
pun memulai pekerjaannya itu, dan di sela-sela tangannya bekerja ia pun
memberikan sebuah kata-kata kepastian. “Bella kamu tak perluh memikirkan apa
pun Edward melakukan ini karena ia sangat mencintaimu.”
“Kamu
akan di terima di keluarga Dreimanis Aleksis sebagai calon istri Edward
Dreimanis Aleksis.”
Apa
ini akan menjadi pesta pernikahanku bersama Edwatd Dreimanis Aleksis. Kalau aku
menikah kenapa orang tua ku tak hadir di pernikahan ini. Bella mulai memikirkan
sebuah pesta pernikahan yang tak dihadiri oleh kedua orang tuanya. Bella pun
berkata dalam hatinya. “Tidak, aku tak akan menikah tanpa restu dari kedua
orang tua ku, dan ini tak akan mungkin terjadi.”
Melihat
sikap Bella yang termenung Darra pun mulai menyadari bahwa Bella sedang
memikirkan sesuatu. “Ini semua adalah kejutan untuk Bella aku harus bisa
membuat dia menjadi bertambah penasaran dengan apa yang di lalukan Edward.”
“Bella,
kamu sedang memikirkan apa?”
“Hay
Bella kamu terlihat sangat tegang ada masalah apa cerita saja sama saya?”
Kak
Darra apa ini sebuah pesta pernikahan, yang telah dibuat Edward untukku?
“Bella
sebentar lagi aku akan selesai mendandanimu, saatnya kamu berganti pakaian
memakai gaun ini?” dengan kedua tangannya Beata Darra Grazmia mengambilkan
sebuah gaun yang sangat cantik berwarna putih lembut terbuat dari kain sutra
yang di siapkan Edward Dreimanis Aleksis untuk Bella Swam.”
Bella
pun meraih gaun yang indah itu dengan perasaan berdebar-debar. Bella pun
berkata dalam hati apa ini semua hanya sebuah mimpi. Ya, Tuhan kalau pun ini
hanya sebuah mimpi jadikanlah mimpi ini sebagai mimpi terindahku.
“Bella
apa yang kamu pikirkan? Cepatlah kau mengenakan gaun ini. Aku akan
meninggalkanmu sebentar dan cepatlah kau berganti memakai gaun ini. Sebentar
lagi aku akan menjemputmu.”
Iya
kak Darra ...aku akan segera berganti pakaian.
Di
sebuah pesta itu Edward mengundang Evania untuk bernyanyi. Sungguh tak di
sangka-sangka Evania pun merasakan ke gembiraan bahwa di pesta yang di adakan
Edward iya di undang sebagai pengisi acara. Sungguh perasaan yang sangat
gembira pun di rasakan oleh Evania.
Ia
pun berpikir malam ini adalah kesempatan baginya untuk mengetahui sebuah
perasaan. Evania sangat ingin memikat hati Edward dengan penampilannya yang
cantik dan juga menarik di atas panggung.
Evania
pun mulai berhayal selama perjalanan menuju pesta yang di adakan Edward.
Akankah aku akan kembali ke musim gugur. Waktu dimana aku menemukan sebuah
cinta terindahku. Seperti halnya ceritaku kepadanya. Pada suatu pagi dia sedang
berjalan ke kantor, setelah semalam hujan. Di trotoar masih banyak genangan
air, udara dingin. Pagi yang cukup nyaman, meski aku harus berjalan kaki
meleawati tengah kota. Seperti kebiasaan sebagian besar para commuter. Padangannya saat itu yang
menunduk dan mata mengarah ke depan, aku sangat ingin bertabrakan dengan seorang
pria itu.
Sementara
aku terus berjalan dari arah berlawanan, tak lama kemudian sepasang sepatunya
masuk ke dalam garis pandangku. Ia adalah seorang yang sangat rapi dan salah
satu pria yang selalu memperhatikan penampilannya, dan ketika kita semakin
dekat, pelan-pelan aku mulai memperhatikannya, aku melihat sosoknya. Kalau aku
bisa meminjam istilah umum, “cukuplah mengatakan bahwa dia sangat tampan.” Gaya
berpakaiannya yang resmi dan jelas ia pria yang sangat terhormat. Seperti
halnya diriku.
Ketika
aku semakin dekat, aku pun mengangkat mata untuk melihat keseluruan sosoknya,
dan ketika mataku mencapai wajahnya, kusadari bahwa aku terpikat kepadanya dan
aku juga mampu memikatnya. Seperti dugaanku, aku justru mendapati dirinya juga
memandangi diriku. Aku menangkap basah rupanya ia juga memperhatikan aku.
Aku
sangat ingin Edward akan terpesona melihatku. Aku akan bersiap-siap merasa malu
dan menerima reaksi yang biasa diperuntukkan bagi pria hidung belang serta orang-orang
yang tak mau melupakan bahwa kaum wanita profesional pada dasarnya tetap wanita
yang cantik.
Aku
sangat mengharapkan Edward dapat tersenyum manis kepadaku. Dan senyuman itu
yang akan menjadi senyuman terhangat hingga aku merasakan lupa dimana aku
berada dan mengapa aku ada disana. Sehingga hatiku melambung ke tempat
awan-awan yang selalu biru.
Ia
tersenyum, aku tersenyum. kami lewati keindahan itu bersama-sama. Sepanjang
perjalanan Evania memikirkan sebuah keindahan bersama Edward Dreimanis Aleksis.
*Cinta &
Sebuah Harapan*
Kecantikan Bella Swam saat memakai gaun pemberian dari Edward Dreimanis
Aleksis. Ada perasaan yang sangat berbeda di hati Bella Swam perasaan yang
penuh dengan ungkapan cinta dan sebuah harapan.
Saat Beata Darra Grazmia kembali betapa terkejutnya dia melihat kecantikan
Bella Swam. Iya tak mampu menyampaikan kata-kata terhadap kekasih dari adik
iparnya itu.
“Bella aku tak tau harus mengatakan apa kepada Edward. Karena kamu sungguh
cantik memakai gaun ini.”
Kak aku sangat yakin terhadap Edward yang mencintaiku. Aku akan bersedia
menikah dengannya. Tapi Edward mengatakan sebuah janji pernikahan kepadaku,
cinta dan sebuah harapan.
Aku yakin Edward tak akan pernah ingkar janjinya terhadapku. Dan, aku juga
masih ingat sebuah kata-kata yang pernah di ucapkan Edward terhadapku. (Aku
akan mengajakmu menikah di Bath Abbey sebuah gereja biara Santo Petrus dan
Santo Paulus).
“Edward
mendengarkan sebuah ungkapan hati Bella. Ia pun sangat terpesona terhadap
kecantkan Bella.”
“Bella
aku tak akan pernah lupa akan semua janji itu. Aku akan mengucapkan janji
pernikahan kita di sebuah altar suci di Bath Abbey.”