Senin, 30 Maret 2015

Cinta Bagaikan Udara

Kisah Cinta yang tak pernah nyata dan hanya ada di imajinasi semata. Perasaan cinta yang tak akan pernah ada wujud dan pembuktianya. Kisah yang mungkin akan anda rasakan saat anda mendapati cerita cinta yang hanya ada di angan-angan. Sebuah bentuk cinta yang nyata akan anda rasakan dan dapati di kehidupan ini.

DAFTAR ISI
PERSPEKTIF (1)........................................................................ 03
PERSPEKTIF (2)........................................................................ 06
Cinta Yang Membawa Keindahan............................................ 08
Pinggiran Kanal Kennet dan Jembatan Pulteney Bridge........ 10
Saat Pagi Hari Tiba..................................................................... 14
Persaingan Antara Sahabat........................................................ 19
Pagi Yang Cerah.......................................................................... 30
Melewati Musim Dingin.............................................................. 43
Perjalanan Kasih Di Musim Semi.............................................. 51
Hari Yang Penuh Dengan Rasa Kecewa................................... 63
Kata Orang Rindu Itu Indah...................................................... 72
Kebijaksanaan Mencintai........................................................... 85
Cinta & Sebuah Harapan........................................................... 95





PERSPEKTIF (1)

Kisah cinta yang pernah terjadi dan nyata di kehidupan ini.
Bukan karena anda melihat dan mendengarnya.
Tapi anda sendirilah yang melakukannya.

Selama bertahun-tahun anda mengalami sebuah hubungan. Banyak yang membuat hubungan percintaan itu rumit, pahit, dan juga ada yang membuat hubungan cinta itu indah. Disekitar kalian melihat sebuah hubungan yang sangat rumit dan teramat rumit sehingga tidak bisa dengan mudah mengambarkannya melalui tulisan atau pun secara lisan. Hubungan yang hanya bisa di lalukan dalam imajinasi semata. Banyak pelaku cinta yang kadang tak dapat kita mengerti kenapa mereka menikmatinya, menikmati cinta yang terkadang tak masuk akal di antara kita. Kamu pernah merasakan jatuh cinta terhadap suatu wanita atau sebaliknya? Namum cinta itu hanya berada pada imajinasi semata. Saat aku melihat sebuah kisah cinta yang teramat rumit, aku mulai memikirkan sebuah hubungan. Sebuah hubungan yang dimana pelakunya tak saling mengenal tapi mereka mampu jatuh cinta dan mereka menikmatinya. Ketika cinta berbicara mengapa kamu memilih aku sedangkan selama ini kita tak saling mengenal? Apa yang kamu harapkan dengan cinta yang kita miliki ini? akan kah cintamu ini hanya sebuah permainan semata atau sebuah keseriusan tapi di imbangi dengan sebuah ambisius semata. Agar kau di akui dan hanya mengejar setatus semata.
Benar adanya cinta hadir membuat hidup kita menjadi indah. Benar adanya cinta hadir membuat kita kuat dalam menjalani hidup. Benar adanya cinta hadir menyembuhkan kita dari kesepian. Tapi benar adanya cintalah yang membuat kita lupa diri. Karena cinta selalu ada di antara kategori-kategori itu, baik buruk cintalah yang mengisi kehidupan ini.
Ini adalah kisah anak muda yang gemar berinteraksi di sosialmedia. Kisah seorang remaja yang sedang jatuh cinta, ia merasa kurang percaya diri sehingga dia hanya mampu mengungkapkan isi hatinya hanya di socialmedia yang ia miliki. Kurangnya rasa percaya diri yang dia miliki menyebabkan dia merasakan kesendirian, sehingga hanya lewat dunia mayalah, ia bisa berinteraksi dengan sesamanya. Ia mampu berimajinasi dengan baik, tapi dalam kehidupan nyata, ia merasakan kesunyian. Mungkin kisah ini akan anda dapati disekitar kita, dan bisa jadi anda sendiri sebagai pelakunya. Cinta membuat semua menjadi indah karena ia mampu memberikan angan-angan dan kepastian kehidupan. Tapi cinta juga menimbulkan sebuah kepedihan yang pada akhirnya membuat kita menjadi terjatuh dan terpuruk. Cinta tak selamanya indah dan cinta tak selamanya buruk, karena cinta ada diantara kita memberikan warna dalam kehidupan. Sebuah angan-angan yang ada didalam impian, dan hanya bisa dirasakan bila anda benar-benar mencintai dengan sebuah ketulusan bukan karena sebuah keinginan atau ambisius semata.
Banyaknya anak muda sekarang yang mengenal cintanya di facebook atau sosialmedia twitter atau lainnya. Mereka tak saling melihat tapi mereka menikmatinya dalam percakapan atau sebuah kata-kata manis semata. Terkadang cinta itu berakhir dengan indah dan terkadang cinta itu berakhir dengan kesedihan sehingga tak sedikit dari kalian menyesali apa yang telah kita perbuat atau lakukan. Terbuainya kita akan cinta sangatlah menghanyutkan sehingga membutakan sebuah mata. Mata yang tak mampu melihat sisi buruk dari cinta yang sangat berlebihan akan menghasilkan kesedihan. Saat aku mengingat kata-kata Khalil Gibran “cinta tidak menyadari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyatukan hati keabadian.
Tak akan puas aku denganmu bila tak memilikimu sepenuhnya karena cintaku sangat besar untuk mendapatkanmu. Pernyataan itu hanya sebuah keinginan semata untuk bisa memiliki dan mendapatkan sebuah kemauan yang kita inginkan. Cinta adalah ketulusan yang tidak bisa kita dapatkan dengan keinginan semata, ke egoisan semata yang mengatas namakan cinta gila, atau cinta buta. Semua itu hanya keinginan pribadi semata. Wujud dari mencintai. Kita harus berani merelakan. Merelakan bila mana cinta itu tak mampu bertahan dengan kita. Merelakan orang yang kita cintai dapat hidup bahagia meski pun bukan dengan diri kita. Cinta tak harus menyakiti, cinta tak harus memaksakan kehendak semua orang berhak mencintai dan di cintai. Cinta yang datang pasti beranjak pergi hanyalah sementara dan tak akan abadi. Cintai orang yang kamu cinta dengan ketulusan tanpa pernah mengeluh menuntut balas, cinta yang telah kamu berikan. Karena Tuhan tahu yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Cinta yang tulus berasal dari dalam hati, bukan keinginan atau kemauan semata. Karena mencinta wujud dari rasa yang kita miliki agar kehidupan ini menjadi lebih baik. Bila saatnya tiba kau akan mengerti betapa besar cinta yang telah diberikan ibumu ia yang mencintaimu namun, ia tak menuntut balas akan cintanya yang begitu besar. Begitu juga saat kau mencintai sang kekasih begitu besar cinta yang kau berikan tapi jangan pernah kau berubah mendendam saat cinta itu pergi dari kehidupanmu atau meninggalkanmu dalam keadaan apa pun. Karena cinta kita yang tulus tak pernah berharap apa pun dari apa yang kita cintai. Begitulah sebutan cinta bagaikan sebuah udara yang mampu kita miliki dan menghidupkan kita saat kita bernafas tapi tak pernah kita mengerti akan wujud dan keindahannya karena cinta tak akan pernah berwujud namun bisa kita rasakan dikehidupan ini.


PERSPEKTIF (2)

Pada pagi hari ada seorang gadis sangat cantik memandang matahari yang bersinar dari balik jendela kamarnya, yang sedang bersinar terang di ujung timur lalu iya membayangkan betapa setianya sang Mentari menyinari bumi walau jarak yang jauh tapi, ia tetap memberikan kehidupan bagi semua yang ada dibumi ini. Gadis itu berpikir kenapa cinta tak pernah bisa seperti itu mampu memberikan kehidupan di setiap kesetiaannya. Menemani setiap langkah kita memberikan kehidupan yang membuat kita bahagia menjalani hari demi hari. Terkadang hal yang indah itu selalu kita inginkan di kehidupan ini, begitu pula dengan keindahan cinta, yang terkadang sangat sulit untuk kita pertahankan walau dengan penggorbanan dan air mata yang sudah kita tumpahkan untuk mempertahankannya. Kadang cinta itu malah meninggalkan kita lalu menghilang entah kemana, sampai kita tak mampu lagi menyadarinya hingga air mata ini pun tumpah jatuh terurai. Gadis itu lalu menangis melihat mentari yang indah itu. Dia merasakan kesedihan yang luar biasa yang pernah dia rasakan saat menikmati cinta yang terkadang membuat dia sakit dan merasa sangat lemah. Dia membayangkan apa yang pernah dia lakukan dulu sampai-sampai, dia terus menerus meneteskan air matanya sambil menatap lurus ke arah sang mentari. Hingga saat itu juga pagi yang cerah berubah menjadi pagi yang deramatis penuh kesedihan dan cucuran air mata. Sehingga matahari yang awalnya cerah bersinar berubah tertutup mendung yang kelam. Oleh hati yang kelam. Kadang semua yang indah itu tak selamanya indah. Bahkan akan berakhir pada tetesan air mata.
Saat gadis itu keluar dari dalam rumah dan merasakan guyuran air hujan. Dia merasakan kesedihan yang ia rasakan lewat tetesan air yang mengalir dari langit. Gadis itu berteriak menangis, memohon pada sang kuasa bahwa ia sangat ingin merasakan keindahan cinta. Cinta yang tulus, cinta yang suci yang bisa ia dapati dari hati seorang lelaki. Hati yang hancur melihat kesetiaan yang diberikan sang mentari untuk memberikan kehidupan kepada bumi membuat gadis itu iri. Dia hanya memikirkan perkara yang besar yang hanya bisa ia rasakan tanpa pernah melihat pengorbanan yang telah ia berikan kepada sang kekasih.
Gadis itu menangis terseduh-seduh meratapi kemalangan nasib yang di deritanya oleh rasa iri hati, ego yang tertanam dia tak mampu melihat bahwa kehidupan ini selalu memiliki keindahan tersendiri bukan karena cinta dari sang kekasih atau cinta dari sang mentari, tapi cinta yang ada untuk diri kita sendiri, untuk mencintai diri sendiri. Jangan kau merusak kehidupanmu ini dengan cinta yang penuh rasa egois dan cinta yang penuh dengan iri hati. Sebab semua pasti akan indah bila kamu dapat mencintai dirimu sendiri dengan bijaksana. Saat tangisan yang keluar dari hati sang gadis ketika dia menyadari bahwa apa yang dia inginkan selama ini hanya membuat hidupnya menderita, ke inginan yang mustahil untuk dia dapatkan, ke inginan yang harus disikapi dengan hati yang bijaksana. Saat gadis itu tidak bisa melupakan seseorang yang telah memberikannya harapan, saat cinta itu tak lagi bisa dia dapatkan maka kesedihan yang ada di dalam hati seorang wanita. Membuat dirinya semakin rapuh merasakan kehilangan seseorang yang sangat berarti dihidupnya dan menganggap cinta itu tak berarti lagi, menganggap semuanya itu sama tak berarti. Saat gadis itu mulai menyadari kehadiran cinta yang mengubah kehidupannya yang lebih indah. Baru disitulah dia mampu menemukan arti cinta dikehidupan ini. Lalu gadis itu bangkit menatap sang mentari yang tertutup oleh segumpalan mendung hitam yang berlahan-lahan beranjak pergi menyisingkan sinar sang mentari. Penyesalan sang gadis itu mulailah hilang dia menyadari bahwa di dalam cinta tak membutuhkan sebuah balasan atas cinta yang kita berikan. Semua kebahagiaan dapat kita dapatkan dengan ketulusan yang kita berikan dengan sebuah keikhlasan semua akan indah bila kita melepaskan keinginan akan diri ini, sang gadis bangkit dari rasa kesedihan yang dia rasakan, walau rasa sakit hati masih menyelimuti hati dan pikirannya. Dia menyadari suatu sikap dimana kita berhak mendapatkan sebuah kebahagiaan yang harus kita raih walau kebahagiaan itu disertai dengan tangisan dan air mata yang menemani.
Lama aku tak mendengan kesedihan akan cinta yang membuat hidup ini hancur membuat semua kehidupan tak miliki arti lagi. Semua kisah tentang kesedihan karena cinta itu membawa kesedihan, cinta tak dapat kita mengerti sama halnya dengan kita tak dapat mengerti tentang cinta. Semua yang kita rasakan tentang cinta tak sepenuhnya kita mengerti dengan hati dan pikiran. Semua akan kita lihat dengan ketulusan walau pun cinta itu sendiri tak memiliki hati dan pikiran.

                                   *Cinta Yang Membawa Keindahan*
Pada saat itu sedang terjadi musim gugur bertepatan pada bulan Januari. Musim gugur merupakan musim panen bagi tanaman-tanaman yang ditanam atau pada musim semi, dan pepohonan peluruh meluruhkan daun-daunnya. Panjang hari menjadi semakin singkat dan suhu mulai menurun. Musim ini juga ditandai dengan meningkatnya presipitasi air hujan. Saat musim gugur melanda salah satu kota di bumi bagian utara, dalam bulan tertentu bagian mendekati atau menjauhi dengan matahari. Di mana saat dekat dengan matahari mengalami musim panas. Saat mulai menjauh dari matahari mengalami musim gugur. Saat jauh dari matahari mengalami musim dingin. Dan saat mendekat kembali dengan matahari, mengalami musim semi. Perubahan itu terjadi secara terus menerus selama beberapa tahun kemudian, saling berurutan antara bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun.
Di salah satu kota Tua yang terkenal akan kecantikannya lahir dan tumbuh seorang gadis yang teramat cantik. Seorang putri dari kalangan keluarga sederhana bukan dari golongan bangsawan. Putri yang dicintai di sebuah kota tua di pingiran kota Inggris. Ia bernama Bella Swam Putri kesayangan dari Hermione Jean dan istrinya Anita Christabel Fariishta. Bella tumbuh menjadi gadis yang cantik penuh kelembutan akan setiap ucapannya. Di bawah asuhan dan didikan Anita Christabel Fariishta, Bella menjadi sosok anak yang pandai di sekolahnya. Sosok karakter yang dimiliki Bella Swam tak jauh beda dengan ibunya yang memiliki kesabaran, rasa setia dan hormat terhadap Hermione Jean. Dari kecil Bella selalu di kelilingi dengan orang-orang yang baik, orang-orang yang sayang akan dirinya. Ayah Bella bekerja sebagai Polisi dan ibunya mantan pramugari.
 Bella adalah gadis yang sangat cantik di salah satu kota tua yang bernama BATH . Kecantikannya bagaikan keindahan yang menyelimuti kota tua. Daun dari pohon maple tua yang sangat besar, pepohonan berwarna kuning keemasan, dan semilir angin dingin yang menggugurkan daun-daun tersebut sehingga membentuk laksana permadani kuning di atas tanah. Pemandangan khas musim gugur itu bagi Bella terasa begitu sensasional dan indah, apa lagi menikmatinya di kota tua Bath bersama sang kekasih yang bernama Edward.
 Di kota tua ini lah mereka menghabiskan waktu dan keindahan bersama. Sebuah kota tua di Inggris yang setiap tahunnya memiliki keindahan dan kedamaian yang dirasakan Bella bersama Edward. Bath adalah sebuah kota di wilayah Somerset yang terletak sekitar 156 km di sebelah barat London dan 21 km di sebelah tenggara Briston. Bagi Bella kota Bath dimana ia dilahirkan dan dibesarkan merupakan kota yang indah. Di mana ia mnghabiskan waktu bersama Edward sang kekasih dengan penuh rasa bahagia. Saat terjadi musim panas Bella bersama Edward menghabiskan waktu bersama diluar rumah. Hal yang selalu rutin dilakukan Bella bersama Edward adalah menyusuri tiap sudut kota. Pemandangan yang selalu indah di pagi hari. Mereka bersama mengelilingi sudut kota. Di sepanjang tepi kanal terdapat sebuah rute off road sepanjang 13 mil antara kota Bath dan Bristol. Jalur ini disediakan bagi pejalan kaki dan pesepedah, serta disediakan juga bagi pengguna kursi roda. Jalur ini sangat berarti karena merupakan jalur favorit Bella bersama Edward yang menarik dan koridor bagi satwa liar (wildlife). Di sepanjang tepi kanal ini banyak terdapat pohon maple tua yang sangat besar, dan guguran daun-daunya di musim gugur ini memberikan suasana yang indah.
Bella menghentikan langkahnya di bawah pohon maple dekat Kanal Kennet. Lalu Bella bertanya kepada Edward.
Lama kita mejalani cinta ini, apakah engkau tak ingin menikahi ku saat aku berusia 23 tahun?
Edward terdiam dan memandang Bella.
Bella menghentikan langkahnya lalu menatap tajam kearah kedua mata Edward?
Disertai gugurnya daun-daun yang menguning ke emasan.
Kita sudah lama menjalin cinta ini sejak usia kita masih 15 tahun sejak kita duduk di bangku Sekolah tingkat SMA. Sebagai orang Inggris yang lahir, besar dan tumbuh di ibu kota Inggris yang akhirnya pindah ke kota pinggiran yang tenang dan indah. 
“Bella Swam”
Edwar Dreimanis Aleksis putra dari Dreimanis Aleksis.  Apakah kau tak ingin menikahiku, lalu memiliki seorang anak di usia kita tepat menginjak 23 tahun nanti.
‘Bell Swam”
 Edwart aku mohon berikan aku kepastian terhadap cintamu itu, jawab permintaan ku ini apa kau akan menikahiku mengubahku menjadi wanita yang sempurna?
Edward
 tak mampu berkata ia hanya diam melihat sebuah permohonan Bella yang dia cintai?

*Pinggiran Kanal Kennet dan Jembatan Pulteney Bridge*
Saat itu Edward ingin mengajak Bella Swam pergi ke salah satu tempat dimana tempat itu bagaikan surga yang turun kebumi. Tempat itu tak lain adalah Jembatan Pulteney Bridge di atas jembatan ini Bella dapat melihat dan menikmati sungai Avon yang melintasi kota Bath dengan bendungan kunonya. Saat itu Edward bercerita mengenai ibunya yang bernama Aura Latisha Aquina. Yang di ambil dari kata Aquae Sulis yang berarti seorang dewi yang dipuji oleh bangsa romawi. Sehingga Aquae Sulis berarti air yang berasal dari dewi Sulis. Dengan adanya sumber air panas alami ( hot spring ) di lembah sungai Avon di sekitar bukit Bath.
Edward berkata, Bella kamu bagaikan air yang mengalir di sungai Avon ini, yang selalu membuat ku tak pernah kering, yang menghilangkan rasa haus yang aku rasakan. Kau selalu menghilangkan segala derita yang aku alami di kehidupan ini, aku bahagia bila berada di dekatmu, di sampingmu. Saat kita menikah aku selalu ingin bersamamu. Aku akan mengajakmu menikah di Bath Abbey sebuah gereja biara Santo Petrus dan Santo Paulus.
Bella, Gereja ini merupakan salah satu contoh terbesar dari arsitektur Gothic. Gereja yang akan menampung seribu dua ratus kursi jemaat yang menghadiri pernikahan kita.
Aku juga ingin setelah kita menikah, kita tinggal berdua di salah satu pulau Scilly. Kepulauan Scilly yang terletak di sebelah barat daya Inggris. Pulai ini masih sangat asri, jauh dari kotornya polusi udara. Walau jauh dari kata modern, pulau ini tetap mampu memikat hati.
Bella, aku ingin kita tinggal beberapa bulan saja disana untuk bulan madu kita berdua.
Karena aku hanya ingin menghabiskan waktu berdua bersamamu di sana, ada pulau utama yang diberi nama St Mary.
Di pulau inilah pantai Perpitch berada. Pantai yang sangat cantik, tak kalah dengan pantai-pantai ternama di dunia. Pasir putihnya yang bersih sesekali tersapu ombak yang cenderung tenang dari laut. Pandangkan mata jauh ke depan, yang terlihat hanya laut biru yang menyegarkan mata.
Aku ingin kita menghabiskan waktu berdua disana untuk melewati musim semi dan musim panas bersama.
Bella terdiam ia tak tau harus berucap sesuatu. Entah itu dia harus bahagia atau di harus melompat kegirangan semua terasa bercampur menjadi debaran cinta.
 Karena di balik Edward yang diam menyimpan rahasia yang membuat hidupnya menjadi lebih indah. Saat itu Bella Swam merasakan bahagia mendengar suatu ke inginan yang tulus dari seorang yang ia cintai.
Bella lalu memeluk erat tubuh Edward.
Dan, berkata. Edward, aku tak bisa lagi jauh darimu. Aku tak memiliki cukup kekuatan untuk berada jauh darimu.
Edward pun menjawab. Jangan pernah kau mejauh dari hidupku karena aku pun juga tak memiliki cukup kekuatan berada jauh dari sisimu.
Edward memeluk Bella dengan penuh kelembutan dan kenyamanan. Mereka merasakan kebahagian dari cinta yang mereka hembuskan dari dalam hati yang tulus.
Saat itu tak terasa hari menjelang sore, Edward mengajak Bella untuk pulang kerumahnya yang tak jauh dari bukit Bath.
Setelah sampai di depan pintu rumah Bella mencium Edward tepat dikeningnya dengan ciuman manis dan penuh cinta.
Terima kasih Bella aku akan segera pulang kerumah aku sangat mencintaimu Bella.
Saat Edward pergi Bella tetap berdiri didepan teras rumahnya. Ia tak menyangka Edward menyiapkan semua ini jauh dari sebelum dia memintanya.
Edward bertempat tinggal di Briston tak jauh dari kota Bath 21 km kearah tenggara. Edward memiliki ayah yang bernama Dreimanis Aleksis yang bekerja sebagai Profesor di salah satu Universitas di kota Bath yang benama Bath Spa University merupakan ahli Biologi. Memiliki Istri yang bernama Aura Latisha Aquina yang berprofesi sebagai mantan model dan fashion. Serta memiliki kakak laki-laki yang bernama Goresky Aleksis sebagai dokter dan ilmuan yang memiliki istri benama Beata Darra Grazinia yang bekerja sebagai dokter kecantikan, memiliki anak perempuan yang bernama Belva Carlise Banetta. Edwart tinggal bersama ayah dan ibunya di Briston, sedangkan kakaknya Goresky Aleksis dan istrinya tinggal di London.
Saat malam hari. Hermione Jean menghampiri putrinya yang sedang duduk di depan teras rumah. Ia menemani Bella melihat indahnya bintang-bintang dimalam hari. Bersama istrinya Anita Christabel Fariishta. Jean memulai pembicaraan ringan terhadap Bella.
Haii Bella …….. ayah ingin berbicara kepadamu? Dua tahun lagi kau akan lulus dari Bath Spa University. Kamu akan bertambah dewasa untuk menjalani hidup ini.
Fariishta juga menambahkan Bella kau akan bertambah usia dan tingkat kematanganmu didalam mengambil keputusan sangatlah kami dukung. Kamu adalah satu-satunya putri kami yang sangat kami cintai dan berharga di kehidupan ini. Ibu menginginkan kamu bahagia dengan apa yang kamu kehendaki.
Mengenai Edward apa dia baik terhadapmu selama ini?
Ibu sangat mencintaimu Bella, karena itu ibu tak ingin kamu terluka?
Ibu Edward, adalah salah satu pria yang bertanggung jawab. Edward seperti ayah yang selalu menjagaku dan seperti ibu yang selalu menyanyangiku. Bu… dua tahun lagi aku akan lulus dari Bath Spa University. Edward akan melamarku pada saat usiaku sudah mencapai 23 tahun. Aku selalu memimpikan itu, apa ibu dan ayah akan menyetujui hubungan kami ini?
Saat kami menikah kami akan tinggal bersama untuk beberapa musim di salah satu pulau Scilly di pulau utama yang bernama St. Mary.
“Mr. Jean, sungguh berat untuk melepaskan mu Bella walau pun untuk beberapa musim saja. Kerinduan kami akan selalu ada untukmu Bella.
Tapi untuk kebahagiaanmu ayah dan ibu menyetujuinya.
Bella...... ayah, tau Erdwad dari keluarga baik ayahnya adalah seorang professor di kampusmu salah satu ahli biologi. Apa mereka mengetahui rencana kalian ini untuk melangsungkan pernikahan.
Fariishta,… ibu hanya menguatirkan ke beradaanmu dikeluarga mereka. Namun kami percaya kau akan bahagia Bella bersama Edward.
Malam semakin larut membuat keharmonisan di tengah-tengah keluarga Hermione Jean semakin terasa hangat. Bella memeluk ibunya dan dekapan lembut serta helusan dari sang ayah ia rasakan.
*Saat Pagi Hari Tiba*
Saat pagi hari tiba terdengar kelakson dari depan rumah. Terparkirlah sebuah mobil sedan berwarna merah di ujung jalan dekat rumah Bella bervelg Racing Superturismo GT 19 tak lain adalah Edward yang sedang menjemput Bella. Saat itu Edward bertemu dengan Hermione lalu mereka terlibat pembicaraan yang cukup ringan.
Selamat pagi Mr. Hermione Jean ……
Hay Ehmm Edward………. Bella sebentar lagi turun tunggu saja, pagi sekali kau menjemput Bella apakan ada Pelajaran tambahan pagi ini?
Tidak Mr. Jean………
Kami hanya akan pergi ke Newton Park karena di Michael Tippet Centre akan berlangsungnya sebuah pertunjukan musik dan Bella akan mengisi di acara itu sebagai pemain piano tunggal.
Pukul berapa pertunjukan musik itu berlangsung? Untuk pagi ini kebetulan tak ada apel pagi di kantor maka aku akan menyempatkan waktu untuk datang di acara itu dan melihat pertunjukan Putri kami.
Mr. Jean tentu Bella akan senang bila anda bisa menyempatkan sedikit waktu untuk menyaksikannya. Pertunjukan itu akan di mulai tepat pukul 10 pagi ini karena akan dimulainya berbagai seni pertunjukan dan musik.
Pembicaraan itu menambah ke akraban mereka tak lain seperti halnya seorang anak yang sedang berbincang dengan ayahnya. Di sela-sela perbincangannya bersama Mr. Jean tak lama dari itu Bella turun dari kamarnya lalu menghampiri mereka. Hay ehmmm… selamat pagi Mr. Hermione Jean tercinta, dengan senyum dari bibir munggilnya itu Bella menyapa ayahnya dan juga Edward sang kekasih.
Hay putriku kau sangat cantik pagi ini. Teramat cantik untuk kita semua dan kamu mengalahkan kecantikan yang dimiliki ibumu.
Dengan sedikit make up serta tipisnya olesan bedak dan tipisnya lipstick di bibir itu menambah kesan natural yang ada di diri Bella. Saat itu Edward tersenyum melihat kesederhanaan Bella, karena kecantikan yang dimiliki bukanlah sebuah kecantikan yang kita buat dengan memaksakan sebuah keinginan harus tapil menarik. Tapi kecantikan yang terpancar dari sebuah kesederhanaan tanpa kesan berlebihan.
Lalu Edward sedikit memuji kecantikan Bella dengan berkata…….
“Kamu sungguh cantik Bella kecantikan yang kamu miliki ada pada kesederhanaan itu bagaikan bunga Edelwais yang mampu bertahan sepanjang waktu di setiap musim.
Bella tersenyum mendengar pujian dari Edward yang tak lain orang yang ia cinta. Tak berselang lama mereka berpamitan untuk pergi. Tak lupa Edward meminta ijin.
Mr. Hermione Jean kami akan pergi sebentar dan saya akan mengantar Bella pulang tak akan melewati jam 4 sore.
Lalu Hermione Jean berkata kepada Edward. Baiklah, jaga Bella dan antar dia pulang dengan tepat waktu.
Setelah berpamitan mereka beranjak pergi meninggalkan Hermione Jean dan pergi ke Newton Park. Di dalam perjalanan itu Edward dan Bella nampak bahagia kebagaian yang selalu dirasakan saat cinta itu selalu tumbuh di hati mereka. Cinta yang selalu saling memiliki. Walau banyak orang yang mengatakan cinta itu tak saling memiliki karena hanya mereka yang tak sanggup mempertahankan cinta itu.
Setelah sampainya mereka di Newton Park Mereka berjumpa dengan Anggelina salah satu sahabatan Bella yang baru saja datang. Anggelina juga akan mengisi di acara pertunjukan itu bersama Anggelina, Bella Swam dan Edward berjalan menuju aula konser itu terlihat kesibukan para pengisi acara di Michael Tippet Centre yang sedang bersiap-siap menyiapkan diri mereka.
Tiba-tiba dari arah berlawanan Amira, Nanette dan Audrey Nathania yang tak lain sahabat-sahabat Bella menghampiri. Mereka menaruh kagum akan kecantikan yang di miliki Bella Swam.
Audrey Nathania adalah sahabat terbaik Bella sejak mereka masih SMA.
“Hay Bella kau sungguh cantik di pagi ini kau selalu terlihat bercahaya bagaikan batu permata yang selalu memberikan kebahagian bagi kami, dengan rasa bahagia Nathania memeluk Bella yang merupakan sahabat terbainya.
Ikh Nathania kau selalu berlebihan bila memujiku.kamu juga kelihatan cantik semoga pertunjukan nanti kita bisa berjalan lancar.
“Pasti Bella, aku yakin kita akan memberikan pertunjukan yang luar biasa.”
Tiba-tiba Nanette bertriak …………hay nyonya-nyonya ini waktunya kita bersiap-siap untuk pertunjukan ini kita harus menyiapkannya agar pertujuaan ini semakin memukau dan akan menjadi pertunjukan yang paling meriah di Newton Park ini dan akhirnya mereka bergegas menuju aula tempat dimana konser music itu akan berlangsung.
Bella berkata kepada Edward kau tunggu aku ya…. Aku selalu mencintaimu doakan saja aku agar memberikan pertunjukan yang membuat seluruh warga Newton Park bahagia.
Tak lupa pula Edward memberikan sebuah kecupan manis di kening Bella Swam lalu berkata.
Aku akan menikamtinya dan menyaksikannya sampai selesai aku mencintaimu Bella.
 Lalu Erdward meninggalkan Bella dan berjalan menuju ke tempat duduk yang sudah tersedia bagi para pengunjung yang menyaksikan pertunjukan konser itu. Di bangku urutan paling depan Edward mengambil tempat. Pada saat itu tak lama dari pertunjukan, Bella telah bersiap-siap untuk mempersiapkan diri. Sekitar pukul 10 pagi tepat pertunjukan music itu segera dimulai dan semua pengisi acara mempersiapkan diri mengambil bagian dan mengisi tugas yang telah diberikan sesuai susunan jadawal yang telah di susun panitia. Tak jauh dari tempat duduk Erdwad, Mr. Hermione Jean dan istrinya Anita Christabel Fariishta telah tiba di acara itu untuk menyaksikan pertunjukan yang di isi dengan putri tercinta mereka.
“Mr. Jean trimakasih kau telah datang di pertunjukan ini Bersama dengan Mrs. Anita.”
Kebetulan di kantor hari ini ada sedikit waktu untuk menyaksikan Bella bermain piano. Sementara Anita juga mempunyai cukup banyak waktu untuk menemaniku menyaksikan pertunjukan.
 Saat acara sudah dimulai memasuki awal acara Bella Swam menempatkan diri pada posisi piano tunggal dia membawakan sebuah lagu dan lirik-lirik yang tak lain sebuah kenangan dan rasa cintanya ke pada Edward lagu itu lah tanda cinta yang dimiliki dari seorang putri kepada sang kekasih. A thousand year …lagu yang pertama di mainkan oleh Bella sebagai ungkapan hatinya dan rasa cintanya kepada Edward sang kekasih. Semua mata tertuju kepada pemainan piano yang membawakan irama dan nada romantic dengan warisan bakat yang di turunkan dari sang kakek William Djuliarso. Salah satu pemain piano bergenre jazz buzz sang legendaries dari kota Bath seorang pianis berbakat dengan segudang pengalaman dan prestasi lagu yang pernah dibawakannya dan sangat popular di kalangan penikmat jazz yaitu “ Take the A Train. William menguasai betul seni bermain piano jazz betapa terampil dirinya mengolah frase-frase sulit seperti ketika suguhkan “ Be- Bop” dan “ Au Privave” dari maestro sekaligus figure kunci bebop Charlie Paker. Kakek Bella selalu membuat audiens terkesima oleh koordinasi motorik tangan kiri dan kanan William yang menjelajah tiap bilah piano dengan sigap, terutama gaya bermain stride (Harlem Stride Piano-red) yang diusung Fast Waller hingga Dick Hyman. Di sela-sela pertunjukan, William Djuliarso sedikit memberikan pengantar soal jazz standard an music jazz dalam film-film Amerika. Kemudian ia turut menyanyikan sambil di iringi dirinya sendiri lewat lagu “ It Had To Be You”. Bella memiliki bakat itu dia selalu memberikan kelincahan setiap jemari yang ia gerakkan menjadi susunan nada yang indah yang selalu menggetarkan hati setiap audiens. Mereka yang mendengarkan nada-nada dari setiap langkah jari yang lembut dari gadis yang sangat cantik di kota Bath yang selalu memberikan arti tersendiri disetiap sentuhan jari-jari manisnya menggubah perasaan sedih menjadi bahagia, menjadikan ketenangan hati, memberikan kekuatan tersendiri bagi hati yang raput. Karena lewat itulah cinta yang tulus tumbuh dari mereka bukan milik Edward Dreimanis Aleksis seorang tapi pada hari itu cinta dari Bella terungkap untuk seluruh warga kota Bath. Lebih dari itu audiens dibuat terkesima oleh teknik piano versatil, Bella yang pernah diajarkan oleh sang kakek di kala Bella baru saja berusia 9 tahun. William sang kakek pula yang berikan teknik piano versatil, sensitifitas ballad pada alunan “Time After Time,”Ballade pour Adeline,” dan memenuhi permintaan spontan Audiens petang itu dengan “Blue in Green” serta Walfz for Debby. Dalam panggung pertunjukan itu Bella bagaikan sang maestro di Newton Park. Usia bella adalah 21 tahun dan ia sudah menguasai teknik permainan yang dimiliki sang kakek tak ketinggalan pula sebuah komposisi berjudul “Moscow Morning” yang terasa naratif dengan sentuhan personal, dan melodi indah dalam “Pure Imagination” terambil dari film Willy Wonka & the Chocolate Factory pata tahun (1971). Pertunjukan itu sangat meriah sehingga membuat hati para audiens menjadi bahagia yang rapuh menjadi dikuatkan yang terluka menjadi disembuhkan hanya dengan sentuhan alunan nada yang indah dari setiap langkah jari-jemari yang lembut dan halus membawakan sebuah lantunan nada yang mampu menggetarkan hati pendengarnya. Di ujung pertunjukan sebagai bonus atas sambutan penonton yang meriah, bella tuntaskan dengan alunan nada yang indah dari sebuah lagu yang berjudul “Be My Forever” yang terdengar anggun dan bersahaja.
Semua orang berteriak dan bertepuk tangan atas persembahan pertunjukan itu semua merasakan kebahagia yang membuat meriah suasana di dalam Michael Tippet Center sebuah konser dan pertunjukan music yang selalu diadakan setiap tahunnya. Tak sedikit orang merasakan arti kebersamaan dan cinta yang tulus yang selalu diberikan tanpa meminta suatu harapan akan suatu balasan dari cinta. Pada hari itu juga Bella Swam mampu memberikan dan mencurahkan rasa cintanya yang tulus kepada semua orang, bukan hanya terhadap Edward Dreimanis Aleksis atau sang ayah Hermione Jean dan sang ibu Anita Christabel Fariishta. Tapi seluruh warga kota Bath yang berada di dekat Newton Park dan seluruh warga desa Newton St. Loe. Saat Bella Swam turun dari atas panggung pertunjukan Erdward langsung menghampiri Bella Swam lalu berkata kepadanya.
Bella penampilanmu pada pertunjukan ini sungguh sangat luar biasa kau mampu membuat semua orang kagum akan kecantikanmu dan kau mampu membuat orang bahagia karena cintamu. Di atas sana kau bagaikan permata yang indah yang bisa membuat semua orang merasakan kekaguman akan talenta yang kau miliki aku bangga padamu Bella, aku sangat mencintaimu.
Aku juga, Edward aku merasakan kebahagiaan di kala semua orang merasakan kebahagian, aku bahagia karena semua orang merasakan kebahagiaan….. Edward aku juga mencintaimu.
Bella putri ibu yang cantik penampilanmu sungguh membuat semua orang bahagia dan membuat pertunjukan ini terasa sangat istimewa. Ibu bangga kepadamu anakku.
Ayah yakin kakek mu disana juga akan merasa bahagia karena telah melihat kau tumbuh dengan bakat yang dimilikinya. William Djuliarso pasti akan bangga karena kau telah mewarisi bakat yang dimilikinya tumbuh bersama dengan mu, dan ayah sangat merasa bangga karena bakat mu selalu menjadikan kebahagiaan bagi semua orang.
Semua orang merasakan kebahagia begitu juga teman-teman mahasiswa Bath spa mereka memberikan ucapan selamat kepada Bella akan bakat yang ia miliki. Namun dibalik itu ada salah satu teman dari Bella Swam yang merasa iri hatinya melihat semua orang memuji penampilan Bella Swam di atas panggung tak lain ialah Amira dia mudah marah dan tersinggung karena apa yang ia lakukan di atas panggung tak mendapatkan sambutan yang meriah. Sambutan itu sangat beda dengan apa yang diberikan kepada Bella Swam. Ia merasakan bahwa itu semua terlalu berlebihan yang membuatnya merasakan iri terhadap kemampuan yang dimiliki Bella, dan ia putuskan untuk menjadi piano yang handal sama seperti Bella Swam.
*Persaingan Antara Sahabat*
Seusainya acara itu Bella Swam ingin memeluk Amira karena pertunjukan itu berhasil menghibur semua pengunjung Michael Tippet Center karena Bella tak akan melewatkan kebahagian itu dengan sendiri. Bella berlari dan menghampiri sahabatnya Amira dan berkata?
Hay………kita berhasil menghibur semua warga apakah kau percaya ini.
Amira dengan sikap yang dingin mengucapkan kata ! selamat Bella…..
Kau telah berhasil dengan sendiri menghibur seluruh warga Newton Park.
Bella berkata!! Hay tunggu ini keberhasilan kita semua karena ke kompakan kita lah pertunjukan itu berakhir dengan meriah dan penuh kebahagiaan. Berkat kau juga Amira.
Di sela-sela itu tak lama Anggelina pun datang menghampiri mereka.
Hay Bella kau sungguh cantik disana kau sempurna menampilkan semua pertunjukan itu aku bangga kepadamu Bella.
Saat Anggelina berucap di depan Amira. Amira pun bergegas beranjak pergi meninggalkan mereka. Lalu Bella memengang tangan Amira dan berkata.
Mira tunggu dulu aku ingin merayakan ini bersama-sama jangan pergi dulu inilah kebahagian kita bersama. Kau juga harus ikut merayakannya, karena tanpamu kita tak akan pernah lengkap.
Tidak Bella, tanpa aku semua juga akan baik-baik saja………
Tapi kau juga harus ikut merayakannya bersama kita aku tak ingin melewatkan kebahagian ini tanpa sahabat sepertimu. Kau jangan pergi!
Tanpa menghiraukan permohonan dari Bella, Amira tetap beranjak pergi meninggalkan perayaan itu melangkah keluar dari kerumunan warga Newton Park dan meninggalkan Michael Tippet Center dengan perasaan kesal.
Tiga hari kemudian Amira tak pernah datang ke kampus atau mengikuti pelajaran dan pelatihan seni music. Setiap hari Bella selalu datang di Michael Tippet Center ia menunggu kedatangan Amira sebagai sahabat setia ia merasakan ada yang salah terhadap sebuah sikap. Sepekan pun berlalu Amira tak pernah lagi mengikuti pelatihan Piano di Michael Tippet Center. Saat itu Bella mulai merasakan kehilangan seorang sahabat bersama Anggelina dan Nanette ia ingin sekali mengunjungi Amira karena diantara mereka tak ingin persahabatan itu hancur. Anggelina pun menghampiri Bella saat berlatih piano.
Hay….Bella sudah sepekan ini tak pernahku lihat Amira berlatih apa kau tau?
Entahlah aku merasakan ada yang berubah diantara kita, aku tak tau karena sikapku ini yang terlalu merasakannya atau hanya sebatas perasaan akan ketakutan kehilangan seorang sahabat.
Kaulah sahabat kita Bella kau selalu mengerti setiap keadaan yang sedang terjadi diantara kita. Bella sehari ini aku tak melihatmu bersama Edward karena aku tau kau akan layu bila tak menatap Edward karena dia bagaikan mataharimu? Dengan sedikit canda Anggelina menghibur Bella Swam.
Edward hari ini dia menghadapi ujian sain biology dan sekarang dia berada di Lab. Karena sebentar lagi akan diakannya The School of Society, enterprise and environment bagi jurusan Biology. Untuk beberapa hari ini dia akan mengalami kesibukkan didalam penelitiannya.
Dan kau harus menunggunya untuk bertemu dengannya? Kau harus memberikan sebuah penyemangat Bella karena aku tau Edward lah yang selalu membuatmu merasa lebih berarti. Anggelina berhasil mengalihkan kesedihan dari Bella.
Iya mungkin itu akan selalu aku lakukan Anggel karena bagiku Edward lah sebagai musim semi dan tak akan pernah ada musim gugur saat aku bersama Edward….. Anggel apa kau tak akan pernah ingin merasakan sebuah cinta yang indah? Saat Bella bertanya kepada Anggel dengan penuh rasa ingin tahu.
Anggel hanya menatap Bella, lalu dia tersenyum malu. Lalu dia berkata, Bella saat ini aku sudah menemukan apa yang aku cari di dalam kehidupan ini cinta yang kita miliki sebagai sahabat ini sangatlah berarti. J
Karena persahabatan ini membuat aku bahagia, kau yang selalu ada disampingku setiap saat dan aku berharap persahabatan ini selamanya. Saat ini cinta yang aku miliki bersama sahabat-sahabatku tercinta dan aku tak ingin melewati masa-masa indah ini Bella.
Anggel tapi kelak kau akan  membutuhkan cinta yang tumbuh dari hati seorang lelaki kau akan merasakan jatuh cinta saat semua itu datang dengan cepat dan aku yakin kau akan mendapatkannya.
Trimakasih Bella kau sungguh sahabat terbaikkuh, mungkin saja saat ini aku belum membutuhkanhya tapi suatu saat aku yakin pasti menginginkannya. Persahabatan yang mereka jalin sangat kuat tak lama dari itu Nanette datang menghampiri mereka dan bertanya.
Hay….Bella,! hay Anggel sepekan ini aku tak melihat Amira. Kalian ada yang tau dia berada dimana sekarang, tak biasanya ia menghilang seperti ini karena diantara kita dia yang selalu hadir ditengah-tengah kita memberikan suasana ceria. Bella mungkin sore ini kita akan mengunjungi rumahnya kau mau ikutkan. Bella menjawab dengan senyuman, iya pasti aku ikut karena hari ini Edward ada penelitian jadi mungkin aku hanya akan pergi dengan kalian. Aku merasa ada yang hilang ketika Amira tak hadir ditengah-tengah kita. Apa kalian merasakannya. Bella semua merasakan kehilangan saat salah satu diantara kita tak ada di tengah-tengah kita begitu juga kami. Anggelina berucap demikian menambah akrabnya jalinan persahabatan yang ada di tengah-tengah mereka.
Karena persahabatan yang sangat berharga sore hari Bella, berserta Anggelina dan Nanette pergi bersama untuk menemui Amira. Ia mencoba menemuinya dirumah. Saat sampainya mereka di rumah Amira terlihat seorang ibu sedang menyirami tanamanya. Tanpa rasa cangung Bella bertanya kepada ibu itu yang tak lain adalah ibu dari Amira.
Permisi Mrs. Ella …….
Iya, hay Bella kau nampak cantik sekali, kau mewarisi kecantikan ibumu Bella kau kesini pasti mencari Amira ya. Dengan wajah lesu ibu Amira menjawab.
Iya Mrs. Ella kami kesini karena kami ingin mencari Amira sudah sepekan ini Mira tak pernah masuk apa lagi menghubungi kami. Apakah Mira Berada dirumah? Apakah Mira lagi sakit Mrs?
Tidak Bella, Mira setelah pulang dari acara pertunjukan di Michael Tippet Center dia langsung memutuskan untuk pergi ke Freddie Mercury  University. Ia sangat ingin belajar lebih dalam mengenai music dan teknik bermain piano.
Apakah ia memutuskan untuk pindah dari Bath Spa kami sangat merasakan kepergianya Mrs. Ella, walau pun untuk beberapa saat. Karena Mira merupakan sahabata kami.
Mira memutuskan itu Bella dia ingin pindah di Freddi Mercury, karena dia sangat ingin sepertimu. Karena bagi Mira Freddi Mercury adalah tempat dimana dia bisa belajar untuk menjadi sepertimu. Walau pun terlihat tekat yang kuat di dirinya tapi aku merasakan kekagumannya akan dirimu Bella. Mira sangat ingin sepertimu. Mungkin kau bisa mengunjunginya bersama Anggelina dan Nanette, aku yakin Mira merasa senang bila kalian selalu saling mendukung.
Baiklah kalau begitu Mrs. Ella kami akan selalu menjaga persahabatan ini dan kami akan selalu berkunjung ke Freddie Mercury University untuk menemui Mira.
Trimakasih Bella kau sungguh baik…………………..
Saat itu sore hari telah berlalu dan saatnya mereka pulang kerumah. Bella bersama dengan Anggelina dan Nanette mengendarai sebuah mobil sedan berwarna putih. Di dalam perjalanan tiba-tiba terdengar bunyi dari salah satu telphone genggam yang tak lain miliki Bella Swam. Saat itu Bella segera mengangkat telepon itu yang tak lain dari Edward, dalam percakapan itu Edward meminta Bella untuk menunggunya pulang dari Lab. Sain Biology. Edward ingin mengajak Bella Swam untuk makan malam Bersama Dreimanis Aleksis dan Aura Latisha Aquina, yang tak lain ayah dan ibu Edward.
Sesampainya di Newton Park Bella meminta untuk diantarkan di kelas The School of Society disana ia akan menunggu Edward keluar dari ruangan. Suasana yang tenang saat Bella menunggu Edward tiba-tiba dari arah berlawanan datanglah seseorang lelaki yang memiliki tampilan yang sangat tenang yang tak lain dia adalah Jack salah satu sahabat Edward. Jack menghampiri Bella Swan yang sedang menunggu Edward. Lalu Jack bertanya kepada Bella.
Bella sedang apa kau disini sendirian, apakah ada yang kau tunggu disini? Bella aku ingin sedikit berbincang denganmu walau pun sebentar.? kau ada waktu kan untuk berbincang denganku?
Iya Jack tentu ada masalah apa sampai kau ingin ceritakan kepadaku?
Bella aku mengalami jatuh cinta terhadap sahabatkuh, aku sangat ingin memilikinya. Di satu sisi aku mengetahuinya dia memiliki sang kekasih!
Kenapa Jack,? Apa kau sangat mencintainya ?
Iya Bella aku sangat mencintainya walau aku mengetahuinya. Aku tak bisa mengelak dari rasa cinta ini Bella. Semakin aku berusaha menjauh semakin aku ingin mendekatinya. Semakin aku tolak perasaan ini, semakin pula aku menginginkannya. Walau aku mengetahuinya dia sangat mencintai kekasihnya.
Jack,…..kau tak boleh patah semangat, mungkin kau harus berjuang untuk mendapatkannya?
Benar Bella, aku harus berjuang untuk dirinya. Mungkin dengan perjuangan ini dia akan mengetahui perasaan yang aku miliki… Bella malam ini kau mau tidak menemanikuh untuk makan malam atau menemaniku meminum kopi.
Malam ini aku akan pergi bersama Edward, Jack …..
Kau ada cara bersama Edward….. kenapa aku tak ikut dengan kalian saja iya setidaknya aku tak merasakan sendirian kalau bersama kalian.
Iya Jack, tapi ini merupakan pertemua antara aku dengan keluarga Dreimanis. Untuk saat ini aku tak bisa Jack, mungkin lain waktu.
Tak berapa lama dari percakapan antara Bella bersama Jack, Edward pun keluar dari ruangan itu dan bertanya kepada Bella Swam. Hay, Bella apakah kau siap mala mini. Bella menjawab, iya aku siap sayang. Kau begitu cantik Bella mala mini, Mrs. Aura Latisha akan sangat menyukaimu bila bertemu denganmu malam ini Bella. Saat Bella swam pergi brsama Edward Dreimanis, Jack hanya menatap dengan perasaan terpukul karena dibalik itu Jack mnaruh hati terhadap kecantikan yang dimiliki dari Bella Swam. Cinta pertama dan cinta pertama yang benar-benar bermakna biasanya tidak sama. Dan, kedua-duanya pn sangat memiliki arti bagi kehiduapan Jack. seorang pria yang telah menantikan kehadiran cinta didalam hati. Menuliskan sebuah ungkapan hati kepada sang kekasih lamanya ia menanti tetap bukan cinta sejatinya, melainkan sekedar teman pengganti satu malam, seperti yang ia rasakan. Tapi Jack tidak merasa kecewa menemukan kenyantaan itu kembali. Karena jack akan memutuskan untuk mencari cinta yang akan mengisi hatinya kelak walau membutuhkan beberapa tahun lagi. Ia akan menunggu gadis yang pernah saya cintai untuk mencintai saya. Dalam sebuah cinta Jack telah dibutakan dengan keadaan dia merasa tak sadar bahwa hati dari seorang gadis itu telah terkunci pada satu hati. Memaksakan sebuah kehendak demi tercapainya sebuah keinginan pribadi akan sangat melukai sebuah hati. Jack tak mampu lagi berpikir dengan lapang akan kenyataan itu, cinta seharusnya tak di imbangi dengan sikap menginginkan. Karena cinta mampu tercipta saat salah satu dari kita mampu menerima akan semua keadaan, walau pun cinta tak akan pernah bisa kita miliki.
Setibanya di rumah Edward Dreimanis Aleksis, Bella di sambut dengan baik oleh Mr. Dreimanis Aleksis dan Mrs. Aura Letisha. Ibu dari Edward Dreimanis sangat senang dengan Bella akan sikap yang dimiliki Bella swam. Ketulusan kasih sayang yang selalu diberikan kepada semua orang selalu terdengar di telinga Mrs. Aura. Saat menjamu makan malam Mrs. Aura bercerita tentang seseorang dengan tata cara penampilan. Mrs. Aura adalah mantan model fashion di kota Briston ia tau betul tata cara berpenampilan dengan baik. Dibalik tata cara berpenampilan tercermin sebuah daya tarik seseorang untuk memikat hati seseorang yang melihatnya. Seseorang untuk menjadi lebih menarik bagi orang lain harus di imbangi oleh sikap peningkatan kuwalitas diri dari seseorang tersebut. Karena orang lainlah yang akan melihat bentuk kuwalitas dari diri kita. Bella kau memiliki kuwalitas hidup yang baik kau mampu memberikan kasih di semua orang saat cinta sejati yang tumbuh dari kasih sayang yang tulus akan menghasilkan cinta kasih yang tulus pula kepada diri kita. Malam selalu petang namun siang selalu terang semua itu saling melengkapi dan kehadiranmu selalu melengkapi kami.
Bella ingin menanyakan sesuatu kepada Mrs. Aura, saat kata-kata klise dapat diumpamakan racun. Maka ambillah buku kata-kata mutiara dan bukalah di bagian tentang cinta. Anda akan langsung merasa muak membacanya. Kebijaksanaan yang tampak, kelihatannya bagus, namun kosong. Ketika kita menyusun sebuah buku, kita membuat daftar kalimat-kalimat yang pendek yang benar-benar bagus yang saya temukan. Daftar itu berkembang menjadi lebih dari seratus kalimat. Kemudian daftar itu saya bagikan kepada para pembaca, untuk dipertimbangkan. Namun sebuah sikap tak bisa kita rubah seperti dalam isi sebuah buku saat sikap kita atau perilaku kita yang kurang baik akan menambah cerminan diri kita yang kurang baik pula. Mrs. Aura kau sangat mengetahui karakter seseorang, kau pasti mengetahui setiap karakter yang aku miliki. Kabaikkan yang selalu aku berikan tak selamanya akan membawa keindahan Mrs. Aku mulai merasakan ada sebagian orang yang tak menyukai akan sikap yang telah aku perbuat ini. Apakah kelak aku akan baik bersama Edward dan menjadi bagian di keluarga Dreimanis?. Mrs. Aura mengetahui kegelisahan yang sedang di hadapi oleh Bella Swam rasa ketakutan akan kehilangan orang-orang yang ia sayangi mulai membuatnya gelisah.
Bella kau tau kan saat kita hidup kita diselimuti oleh rasa kesedihan dan rasa kebahgiaan, rasa ketakutan dan rasa keberanian untuk menghadapi setiap masalah dikehidupan ini. Hati dari seseorang bisa kita isi dengan daftar keindahan dan kebahagiaan namun hati seseorang juga bisa kita isi dengan daftar keburukan dan kesedihan. Kau memiliki daftar keindahan Bella di hatimu selalu tumbuh rasa kasih yang tulus tak ada yang akan meninggalkanmu walau pun semua itu harus meninggalkan kita.
Ayah Edward membenarkan semua yang dikatakan istrinya itu. Bella kau tak usah takut kami sudah mengangap kau sebagai anak kami yang kami cintai. Saat kita hidup kita akan pergi entah sampai kapan kita akan kembali bersama. Sebaliknya kebersamaan ini juga akan pergi dengan seiring berjalannya waktu tapi disisi lain kita mengetahui arti dari kebersamaan ini, yang tak akan pernah kita lupakan walau pun kita sudah pergi. Kau pasti akan menikmati setiap kebersamaan yang berarti ini Bella. Edward aku yakin akan selalu menjagamu dan selalu ada untukmu Bella. Bella kau mampu ceritakan kepada saya sebuah kisah cinta singkat?
Makan malam yang sangat indah bagi keluarga Dreimanis bersama Bella swam. Saat langit mulai indah dimalam hari hanya ada hiasan bintang-bintang di langit namun semua itu nampak menjadi malam yang romantic menambah hangatnya jalinan kasih diantara mereka. Bella menjawab tawaran bercerita dari Mr. Dreimanis tersebut dengan senang hati. Lalu Bella menceritakan sebuah kitas cinta yang pernah ada di kehidupan ini.
Saat aku mengetahui kisah ini berawal dari kisah seorang anak kecil bertanya kepada sang ayah. Ayahku mengecatkan kuku jari kaki ibuku. Aku melihatnya ketika ia mulai melakukan hal itu. Seluruh keluarga sedang berlibur di tempat peristirahatan di Oregon untuk merayakan ulang tahun perkawinan orangtuaku yang keempat puluhnya. Ibuku selalu dianggap sebagai ratu kecantikan sejak ia memenangkan gelar tersebut di SMA. Ia memang cantik dan memiliki tangan serta kaki yang indah. Ia senang berdandan, merawat wajah, dan memakai parfum; ia juga selalu mengecat kuku jari kaki dan tangannya. Tapi ketika kami sedang duduk-duduk di tepi kolam renang, kuperhatikan kali itu kuku kakinya tidak diberi kuteks. Kutanyakan sebabnya, dan ia berkata bahwa sekarang ia sudah terlalu tua dan tubuhnya sudah kaku untuk bisa membungkuk sejauh itu; selain itu, ia merasa konyol sekali kalau mesti pergi ke salon kecantikan hanya untuk mengecatkan kuku.
Ayahku adalah laki-laki bertubuh besar dan kasar yang sepanjang hidupnya menjadi pelatih sepakbola kata seorang anak kecil itu kepadaku. Aku sangat terkejut ketika ia mengatakan pada ibuku bahwa ia bersedia mengecatkan kuku jari ibuku. Ketika ibuku bertanya mengapa ia mau melakukannya itu, ayahku menjawab, “ Sebab aku mencintaimu dan aku ingin kau terus merasa cantik sepanjang hidupmu.”
Lima tahun kemudian, ayahku masih tetap mengecatkan kuku jari kaki ibuku. Ketika Bella bercerita Mrs. Aura merasakan keharuan akan kisah tersebut. Dan berkata “Owh Bella kenapa kau menceritakan arti dari kesetiaan, ketika kita bersama kita selalu saling melengkapi.” Kau selalu melengkapi hidup kami Bella, Edward akan bahagia bila bersamamu. Tak sedikit Mrs. Aura meneteskan air matanya lalu memeluk tubuh Bella Swam. Saat Mr. Dreimanis melihat keharuan dari cerita itu ia juga berkata kepada sang istri bahwa ia akan selalu melengkapi hidupnya. Karena cintanya terhadap seorang istri Mr. Dreimanis mencium kening sang istrinya. Edward bangga terhadap Bella Swam, semua yang di ceritakan Bella adalah kisah nyata dan semua itu terjadi di tengah-tengah kita.
Saat malam mulai larut keakraban ditengah-tengah keluarga Dreimanis Aleksis sangat terasa. True Love yang benar adanya menambah kebahagiaan di setiap pelakunya. Cinta yang benar-benar kita alami adalah selurh cinta yang memang kita miliki. Dan, cinta yang benar-benar kita miliki adalah cinta yang sejati.
Lalu Edward mengantarkan Bella Swam untuk pulang kerumah. Karena hari semakin larut malam dan Edward harus mengantarkan Bella Swam untuk kembali kerumah. Saat di perjalanan Bella menatap Edward dengan bahagia. Edward aku bahagia malam ini aku sangat mencintaimu, kau akan menikahikukan aku menunggu hadirnya hari bahagia itu bersamamu. Edward menjawab iya Bella aku akan menjadi milikmu selama hidupku akan selalu bersamamu. Saat cinta mulai berbicara kepada pelakunya mungkin rasa cinta yang mengebu-gebu akan bertahan 6 bulan saja yang memiliki getaran di dalam hati. Namun cinta yang tulus akan selalu menggetarkan hati walau dalam jangka waktu yang lama cinta mampu menggetarkan hati setiap pelakunya. Sampainya didepan rumah, Bella masih berada di dalam mobil ia masih merasakan berat untuk meninggalkan Edward. Tetapi Edward berkata Bella aku mencintaimu walau cinta itu belum begiu sempurna namun aku tetap mencintaimu. Ketika kita tak ingin meninggalkan seorang kekasih dan selalu ingin terus bersama. Aku pun juga selalu merasakannya Bella, merasakan bahwa aku selalu ingin bersamamu. Edward membukakan pintu mobil itu dan menginginkan Bella untuk menyambut uluran tangannya. Kau tau kan orang yang mencintaimu juga berada di dalam sana Mr. Hermione Jean dan Mrs. Anita Christabel Fariishta mereka sama seperti aku yang juga mencintaimu Bella. Saat Edward meninggalkan Bella Swam dan kembali pulang Bella merasakan keindahan yang ia rasakan. Alam memberikan cahaya matahari untuk memberikan kehidupan dan alam memberikan kehidupan kepada setiap makhluk yang ada di dalamnya. Bella menyadari saat suatu musim berganti. Musim gugur menghembuskan anginnya untuk menggugurkan daun yang sudah tua dan saat musim semi tiba pohon-pohon itu di tumbuhi dengan daun-daun muda yang akan semakin lebat dan nampak indah. Semua itu selalu memberikan keseimbangan kepada alam begitu juga dengan rasa cinta yang di hembuskan bagaikan udara yang setiap saat kita hirup menjadikan sumber kehidupan.
Malam ayah kau belum tidu malam ini………? Saat Bertanya kepada Hermione
Aku belum bisa tidur Bella, tapi ibumu sudah tidur. Apakah kau tadi pergi bersama Edward?
Iya ayah aku pergi bersamanya untuk sekedar makan malam bersama.
Baiklah Bella kau harus pergi kekamarmu dan tidurlah kesana karena saat pagi aku ingin mengajakmu pergi kerumah pamanmu.
Baiklah ayah aku akan tidur. Paman William aku sungguh sangat merindukannya.
Selamat malam Ayah……selamat bermimpi indah.
Iya putri kuh kau juga…..jangan lupa kau berdoa sebelum menjelang tidur.
Saat malam mulai larut saat semua orang mulai terlelap tidur ketika itu juga alam menunjukkan keheningannya pohon maple sesekali mengugurkan daunnya yang menguning udara berhembus dengan sangat lembut namun mengigilkan tulang. Kelelapan malam yang dingin akan digantikan oleh pagi yang hangat. Kehangatan yang diberikan sang mentari membuat butiran air di dedaunan mengubah embun pagi menjadi tetesan air yang terperangkap di cela-cela daun-daun, burung merpati terbang dengan bahagia menyambut pagi yang indah.
*Pagi Yang Cerah*
Pagi yang cerah sekitar pukul 07.00 matahari memberikan kehangatannya disaat malam yang dingin oleh hembusan angin dan kelembaban udara di gantikan oleh kehangatan sang mentari. Mr. Hermione Jean bergegas menuju ke kamar Bella Swam dan mengetuk-ngetuk pintunya. Berulang-ulang kali dan memanggil-manggil nama Bella Swam.
Bella …. Bella….Bella cepatlah kau bangun kita akan kerumah pamanmu William……
Tak berselang berapa lama Bella pun membukakan pintu kamar itu tak disangka-sangka Bella sudah bersiap-siap untuk pergi kesana. Dengan tampilan yang sangat sederhana vintage ala Bella Swam dengan gaun polkadot. Bella Swam semakin terlihat cantik dalam mengekspresikan diri lewat dandanan jadulnya. Bella memilih memakai gaun bermotif polkadot dengan aksesoris sabuk yang menyerupai pita di pinggangnya. Terlihat unik namun pas sekali dipakai olehnya.
Mr. Hermione Jean bertanya kepada Bella Swam. Kau ……..sudah siap untuk pergi bersama ayah dan ibu mengunjungi paman William.?
Bella menjawab.! Iya ayah aku sudah siap… sebentar lagi aku akan turun menyusul ayah.
Baiklah kalau begitu ayah akan menunggumu dibawah bersama ibumu, kau secepatnya berkemas-kemas…dan jangan lupa jangan lama-lama Bella….
Tak berselang lama Bella keluar dari kamar lalu masuk ke dalam mobil yang sudah mereka siapkan untuk berpergian. Bella berkata selamat pagi mom, Mrs. Anita juga menyambut ucapan itu dengan berkata. Selamat pagi putrid ibu yang cantik.
Keluarga Hermione Jean akan pergi ke salah satu kota yang tak jauh dari kota Baths terletak di sebelah timur kota Bath sekitar 156 km dari Bath, karena mereka akan pergi ke London. Saat perjalanan mereka membutuhkan waktu tempuh sekitar tiga jam perjalanan menuju London. Di sepanjang perjalanan itu cuaca pagi nampak terlihat sangat cerah, udara sangat segar dan pemandangan pohon-pohon maple yang menguning keemasan menambah keindahan perjalanan itu. Sesampainya di London mereka menuju rumah paman William karena sudah beberapa bulan mereka tak berkunjung kesana. William tinggal seorang diri setelah ditinggal mati oleh istrinya. Ia hidup sendiri di rumhnya saat Bella kecil William sudah mengagap Bella Swam sebagai seorang anaknya yang sangat dia cintainya. Ketika Hermione Jean menawarkan untuk tinggal bersama namun William menolak tawaran itu karena ia sangat menyukai kota London.
Ketika sesampainya dirumah William, Bella merasa sangat senang. Bella langsung berlari masuk kedalam rumah menemui pamanya yang masih berusia 50 tahunan lebih itu, ketika itu Bella memeluk sang paman. Dan William berkata, “ ini kau benar Bella Swam” dan Bella menjawab paman tak usah ragu lagi terhadapku sambil tersenyum ia memandang pamannya.
William berkata Bella kau nampak cantik sekali kemana Hermione Jean dan Anita.? Lalu Bella menjawab, Ayah dan ibu sebentar lagi akan kesini paman mereka ada di depan. Seketika William menghampiri mereka dan memeluk Hermione Jean serta Anita Christabel. Kau nampak jauh lebih sehat Will sambil tersenyum Hermione berkata kepada William. Kau juga nampak sehat dan putrimu nampak sangat cantik. Saat itu juga William tak lupa memeluk Anita dan berkata,” kau ya yang selalu mengajari putrimu berdandan sehingga ia tumbuh menjadi seorang putri mirip seperti kau masih muda dulu.” Sambil tersenyum Anita menjawab, “ Bella mewarisi kecantikan yang aku berikan dan ketampanan dari Hermione. Karena itu Bella bertambah cantik sehingga menjadi seorang putri di tengah-tengah kami. Bella berkata kepada ibunya, “mom kau jangan berlebihan memujiku aku hanyalah anak dari keturunan kalian bukan anak dari bangsawan atau seorang raja, aku sangat bangga menjadi putrimu.” Dengan kesederhanaan yang kalian berikan kepadaku aku sangat bangga. William mengajak mereka semua masuk kedalam rumah. Kau sangat senang hidup sendirian apa kau tak ingin memiliki pendamping hidup? Saat Hermione Jean bertanya kepada William. Dan William pun menjawab! Aku sangat menginginkannya ia hidup kembali menemaniku saat kepergiannya dia selalu berada di hatiku ini selamanya. Bersama bayangannya yang selalu menemani kehidupanku. Kau tak ingin memiliki kenangan bersama seseorang yang nyata dikehidupanmu Will kelak kau akan membutuhkan itu, karena saat ini aku mengetahui kau tak ingin melepaskan bayangan istrimu yang telah meninggal 23 tahun yang lalu. Kamu akan membutuhkan seorang yang bisa mencintaimu di kehidupan ini Willam.
Dan William pun berkata! Mungkin Jean kamu benar aku membutuhkan semua itu, namun aku memiliki cerita tersendiri bersamanya. Saat itu pula William bercerita saat ia masih bersama istrinya.
Pada tanggal 25 Agustus 1964, aku punya kencan buta dengan seorang perawat. Saat itu usia kuh masih sangat muda sekitar dua puluh tahun dan ia lebih mudah dari aku Sembilan belas tahun kurang satu bulan. Ia adalah teman baik pacar teman karibku. Kata mereka, ia baru saja dicampakkan oleh seorang pria, dan ia butuh seseorang untuk membuatnya sedikit ceria.
Pertemuan kami direncanakan sekadarnya. Pada malam yang telah ditetapkan, temanku menelepon; katanya kedua temannya itu sudah ada dirumahnya dan aku akan segera datang sebentar lagi. Orangtua dari temanku baru saja pergi makan malam untuk merayakan ulang tahun perkawinan mereka. Saat aku datang kerumahnya aku bertemu dengan seorang gadis perawat itu ternyata ia masih bersekolah untuk menjadi seorang perawat. Saat ia melihatku lalu bermain solitaire di dapur, sebab saat itu aku tak memiliki mobil dan saat itu aku tak memiliki sedikit keberanian mengajaknya keluar untuk sekedar makan malam. Kami hanya memutar piringan hitam dan samar-samar aku ingat bahwa aku memberikan sebuah ciuman selamat malam padanya. Dan saat itu ia tidak menolak ciumanku terhadapnya. Empat tahun, ia meneleponku untuk membuat janji pertemuan lagi.
Pada hari tikus tanah 1970, aku berangkat ke Viet Nam. Sejujurnya, aku mengira takkan pernah bertemu lagi dengannya. Akhirnya kami “menikmati” hubungan yang sudah berlangsung dua tahun itu, semalam sebelum keberangkatanku kami putuskan untuk menikah. Saat kami menikah kami merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Setelah hari pernikahan itu seusainya kami pulang dari sebuah gereja kami merasakan kebahagiaan. Saat tak lama berselang aku mengetahui ia hamil aku merasa bahagia mengetahui ia hamil. Aku sangat menjaganya dan mengharapkan akan terus selalu ada disampingnya. Ketika masa cutiku habis aku harus meninggalkannya untuk menerima tugas, kuantarkan dia menuju ke halte bus yang mengarah menuju London, lalu ia menangis sambil berjalan pulang dalam pikirannya bertanya-tanya apakah aku tak akan pernah kembali.
Ketika aku di bebas tugaskan dari pasukkan Angkatan Laut pada bulan April 1971 aku mengetahui masa kandungan istriku sudah mencapai masa kelahiran. Aku menginginkan anak yang dikandung adalah anak laki-laki. Namun setelah lama berselang dan berjuang Tuhan berkehendak lain terhadap kami. Untuk memperjuangkan kandungan dan anak kami istrikuh mengalami masa kritis hingga istri dan anak kuh meninggal bersama pada saat menjelang hari kebahagian kami. Dalam banyak hal itu terasa lebih berat kenyataan yang harus aku hadapi istriku memperjuangkan anakkuh. Di dalam ini semua aku harus mau menghadapi masalah-masalah dengan penyerahan akan Tuhan. Itu semua memelurkan keberanian yang lebih besar dari pada menghadapi masalah-masalah yang sering aku hadapi. Orang jadi terbiasa bersembunyi dari diri sendiri.
Saat perkawinan itu menyatukan sebuah perbedaan dan saat itu juga pernikahan menjadi tempat perpisahan. Mungkin aku selalu berpikir bahwa aku akan bahagia dengan pernikahan menganggap diri kami sebagai pasangan kerajaan. Dan kupikir perkawinan kami sudah diatur oleh yang di atas sana, sehingga hanya kekuatan Tuhan sendirilah yang bisa menghancurkannya. Aku tidak yakin bahwa aku akan berada di sini, duduk di sini hanya seorang diri, tidak memiliki kebahagiaan, tak pernah melihat pertumbuhan dari seorang anak yang kami mimpikan dalam tahun demi tahun. Aku tidak menyesal dengan semua yang terjadi karena semua itu kehendak Tuhan dan akan selalu menantikan setiap ulang tahun perkawinan kami sampai aku akan kembali bersamanya.
Ketika William bercerita Bella menangis saat itu Bella memeluk William dan berkata “ saat ini kau tak akan pernah sendirian lagi karena kami akan selalu bersamamu dan menemanimu” dalam keharuan itu dan suasana yang deramatis membuat Bella merasakan kesedihan. Saat semuanya berpisah sebuah perpisahan yang tidak mungkin kita kehendaki tapi mungkin Tuhan inginkan. Ketika itu semua terjadi hanya sikap ketabahan hati yang akan menjadikan kita kuat dan mengalahkan semua permasalahan yang ada di kehidupan ini. Tuhan akan selalu memberikan apa yang terbaik di kehidupan ini dan Tuhan akan menjadikan kita semakin kuat di dalam permasalahan hidup ini. Ketika berada di keharuan itu kita harus mampu mecairkan suasana agar kembali menjadi bahagia.
Tak berselang lama Bella bangkit dari duduknya lalu mengajak sang ibu untuk pergi ke dapur menyiapkan makanan untuk William yang telah mereka siapkan ketika mereka akan berangkat ke London. Sesampainya mereka di dapur Bella menangis sambil memeluk sang ibu, sambil berkata kepada ibunya. ibu aku merasakan kesedihan yang dirasakan paman William, aku mulai takut bila cerita cinta yang aku jalani akan berakhir seperti kisah cinta William? Namun sang ibu menjawab keraguan itu dengan senyuman manis. Bella kita hidup selalu ada didalam kecemasan ibu memiliki sebuah cerita dari seorang sahabata yang menceritakan di sebuah buku hariannya. “ Dear Billy, kalau kamu tidak mau bilang cinta padaku dan tidak jalan ke halte bus bersamaku, aku akan bunuh diri dan memukulmu.
Aku cinta padamu dan mau menikah denganmu secepatnya. Jess.”
Kamu tau apa yang ia takutkan didalam hidupnya? Tidak, mom. Yang dia takutkan hanya hilangnya sebuah rasa cinta yang dimiliki dari hati sang kekasih. Sehingga pemikiran seperti itulah yang akan muncul di hati kita. Kamu tak usah cemas Bella karena kau memiliki banyak cinta dan kau lah yang selalu menjadi sumber cinta kami. Di dalam sebuah cinta ia bisa membuat hidup kita berubah-ubah ada yang mengatakan. Cinta menimbulkan kepedihan. Cinta menyembuhkan kepedihan. Dan, cinta itu sendiri adalah kepedihan.
Di mana ada cinta, maka kepedihan tak pernah jauh darinya. Cinta akan memenuhi hati kita, menghancurkan hati kita, dan menyembuhkan hati yang terluka. Dan, memang benar bahwa dalam setiap kisah cinta tak ada akhir yang membahagiakan, sebab cepat atau lambat meski cinta itu sendiri akan tetap abadi, salah satu pihak akan berpulang lebih dulu, meninggalkan orang lainnya dalam kepedihan dan duka cita. Karena hanya cintalah yang mampu membutakan mata dan cintalah yang bisa membukakan mata.
Saat bella mendengarkan sebuah kesaksian dari seorang ibu yang amat dia cintai. Merasakan sebuah ketenangan didalam hati yang ia rasakan. Saat itu juga mereka mempersiapkan segala hidangan itu diatas meja makan di salah satu sudur ruangan di dalam rumah William. Ruangan itu nampak sederhana tak cukup besar namun tertata sangat rapi untuk di adakannya sebuah santap siang yang disajikan oleh keluarga Hermione Jean terhadap paman William yang sudah lama melakukan pekerjaan itu seorang diri. Saat semua sudah cukup siap Bella lalu pergi keruang tamu dan memanggil pamanya yang sedang duduk sambil mengobrol dengan ayahnya. Bella memanggilnya, paman mari kita makan dulu bersama ibu dan aku sudah menyiapkan segala macam masakan yang telah kami masak tadi kau harus mencobanya. William menjawab ajakan Bella itu dengan perasaan senang. Baiklah Bella aku akan segera kesana menemuimu dimeja makan. Aku sangat bangga terhadap anakmu Hermione kau selalu menurunkan kebaikkan terhadapnya. Lalu Hermione dan William beranjak dari tempat duduk dan menuju kedalam area ruang makan tersebut.
Setibanya diruang makan itu William disambut dengan segala macam masakan yang sangat lezat-lezat. Saat itu William bertanya kepada Anita apa kau dan putrimu yang menyiapkan segala hidangan ini. Dan anita pun menjawab bukan aku hanya sebagian kecil membantu memasakkannya tapi Bella lah yang membuat sebagian besar masakan yang lezat ini untuk menjamumu William. William pun nampak senang dengan segala hidangan itu dan ia bersam Hermione, Anita dan Bella Swam menikmati makan siang itu bersama-sama dengan kebahagian yang terjalin diantara mereka.
Tiba-tiba di sela-sela makan siang itu William bertanya sebuah hubungan kepada Bella. Bella mengenai hubunganmu bersama Edward kau akan memutuskannya menikah? Kau harus secepatnya menikah Bella karena aku akan sangat senang bilamana aku diberikan kesempatan untuk bisa menggendong putramu kelak. Bella menjawab paman anak yang akan aku kandung akan selalu bahagia memiliki kakek seperti engkau dia akan tumbuh mewarisi segala ketabahan yang kau miliki dia akan semakin kuat. Dalam waktu dekat ini Edward selalu meberikan harapan kepastian terhadapku kita akan melangsungkan pernikahan setelah kita dinyatakan lulus di study kami. Di dalam upacara pernikahan kami aku ingin sekali kau hadir diacara yang setiap kami lakukan. William menjawab tentu Bella aku akan senang biala aku melihat dan menyaksikan kau menikah dengan mata kepala kuh sendiri. Suasana didalam ruangan itu nampak bahagia tak sedikit yang mereka bicarakan mengundang gelak tawa kebahagian diwajah mereka.
William ingin mengajak Bella kesalah satu tempat yang paling menarik di sudut kota London kental dengan nuansa cinta seperti pernikahan dan kematian. Tempat itu tak lain adalah sebuah Gereja St. Paul’s Cathedral adalah bangunan Katedral atau Gereja yang berada di Ludgate Hill di London Inggris. Gereja asli St. Paul’s Cathedral yang telah dibagun pada tahun 604 untuk menghormati Rasul Pulus. Sedangkan bagunan yang sekarang ini dibangun pada abad ke- 17. Yang paling menarik dari bagunan ini adalah menara atau kubahnya. Kubah dari St. Paul’s Cathedral ini memiliki tinggi sekitar 111 meter dengan arsitektur yang sangat indah. Karena sejarahnya dan kemegahannya, maka tidak mengherankan jika St. Paul’s Cathedral selalu menjadi tempat dari acara-acara penting Kerajaan Inggris, seperti pernikahan keluarga kerajaan, dan juga upacara kematian kerajaan. Ketika mereka membicarakan sebuah Gereja St. Paul’s Cathedral William menjelaskan. Bahwa tak ada yang seindah bangunan yang dimiliki dari pada rumah Allah. Di bawah atap sebuah Gereja inilah semua orang merasakan ke bahagiaan dan ke sedihan. Kebahagiaan saat hidup mereka terasa di lengkapi akan ikhral janji suci diatas altar Gereja. Mungkin itulah dalam janji pernikahan ada kalimat “dalam senang dan susah; dalam kaya dan miskin; dalam sakit dan sehat.” Itulah bahasa tentang jaminan yang realistis dalam cinta yang diucapkan di sebuah Gereja. Dan disaat merasakan kesedihan saat melepas pergi seseorang yang kita cintai untuk selama-lamanya, kembali pulang kerumah Tuhan. Karena tempat inilah cinta kasih akan datang dan pergi dengan di irirngi kebahagiaan dan kesedihan.
Lebih dari puluhan orang setiap harinya mengucapkan sebuah janji pernikahan ditempat ini dan aku berharap kau juga akan mengucapkan sebuah janji pernikahanmu ini dirumah Tuhan, dan selamanya kau akan merasakan kebahagiaan.
Paman aku sangat ingin melakukan pernikahan disebuah Gereja biara Santos petrus dan Santos Paulus karena Edward akan mengucapkan janji pernikahan disana. Disebuah bangunan yang bernama Bath Abbey. William sangat menyukai akan sebuah janji yang telah diberikan dengan sepenuh hati. Dan saat itu William berkata kepada Bella. Ketika kau telah mengucapkan sebuah janji hidup dan mati terhadap pasanganmu, disaat itu pula kau akan merasakan sebuah ikatan yang sangat kuat. Tak sampai disitu saja mereka pergi ke sebuah tempat wisata di Inggris yang sangat populer.
William mengajak Bella ke tempat yang dulu biasa ia kunjungi bersama istrinya yang sagat terkenal dengan sebutan Tower of London sebuah tempat wisata di Inggris berupa sebuah bangunan menara yang cukup tinggi yang berada tepat di jantung kota London tepatnya di tepi sungai Thames. Menara London adalah sebuah bangunan istana kerajaan yang dibangun pada tahun 1078. Pada mulanya menara London digunakan sebagai istana tempat tinggal raja, namun sejak tahun 1100 beralih fungsi menjadi sebuah penjara, pernah menjadi gudang senjata, kantor pemerintahan, dan beberapa fungsi lainnya. William sangat tau betul seluruh bangunan yang berada di kota London karena saat muda dulu ia bertugas sebagai Angota militer.  Di sepanjang tepian sungai itu mereka berjalan sambil menceritakan sebuah cerita yang dulu pernah ia dapati di masa separuh hidupnya. William mulai menceritakan sebuah kisah dari misteri-misteri besar kehidupan.
William menceritakan sebuah kisah True Love dari salah satu sahabatnya kepada Bella Swam mengenai arti misteri-misteri besar kehidupannya.
Aku dan Letty menjadi kekasih sejak kecil. Kami menjalin hubungan putus-sambung sejak berusia tiga belas sampai sekitar usia dua puluh tahun. Kami cukup serius satu sama lain. Setelah lulus SMA, kehidupan kami berubah dan kami berpisah. Ia pergi ke timur, ke Connecticut, lalu masuk college di New Mexico. Aku pergi ke Ohio, lalu ke Hawaii. Kelak kami menikah dengan orang-orang yang berbeda, meski aku selalu menganggap Letty sebagai cinta pertamaku yang paling berkesan.
Lima belas tahun kemudian (sekitar tahun 1978), hidupku kacau balau. Bukan jenis kehidupan, yang akan dengan sengaja diciptakan orang bagi dirinya sendiri.
Aku mengalami kecanduan minuman keras yang parah; penyakit ini sudah lazim dalam keluargaku. Aku hampir mati karena pengucilkan diri, dan akhirnya aku masuk rumah sakit atas kemauan sendiri.
Setelah keluar dari rumah sakit tiga minggu kemudian, aku benar-benar hancur secara fisik, mental, dan financial. Aku tidak tahu bagaimana jadinya hidupku nanti.
Tak lama lagi aku akan bercerai secara resmi dan akan menghadapi hak asuh kedua putraku yang berumur Sembilan dan sepuluh tahun. Aku akan menjalani peran sebagai orangtua tunggal dan bersumpah tak akan menikah lagi.
Beberapa minggu setelah keluar dari rumah sakit, aku duduk-duduk bersama ibuku pada suatu malam, sambil melihat-lihat sekotak foto keluarga. Aku menemukan foto diriku dan kekasihku semasa kecil yang dibuat sebelum pesta dansa sekolah. Waktu itu kami berumur sekitar tujuh belas tahun dan sedang jatuh cinta berat satu sama lain.
Kataku,” Tuhan, kenapa aku mesti mengalami sebelas tahun perkawinan itu? Benar-benar malapetaka. Kenapa aku bukannya menikah dengan Letty dan menjalani hidup yang normal? Aku sangat mencintainya. Tapi tak pernah berpikir olehku untuk memintanya menikah denganku. Kenapa aku mesti mengalami perkawinan yang satunya itu? kenapa aku mesti mengalami berbagai hal lainnya juga?
“ Kupikir aku akan mencoba mencarinya,” kataku pada ibuku. Ibuku berkata, “ Mungkin sebaiknya kau kembali ke rumah sakit untuk sementara. Kau belum selesai menjalani proses perceraianmu. Sekarang bukan saat yang tepat untuk memikirkan menjalin hubungan lagi.
” Selain itu, ” ia menambahkan, “ sudah berapa lama kau tidak pernah bertemu atau bercakap-cakap dengan Letty – lima belas tahun? Mungkin dia sudah menikah bahagia, punya empat anak, dan tinggal di New Mexico. Lupakan dia, konsentrasilah membesarkan anak-anakmu itu.”
Aku mengambil buku telepon South Bay dan mulai mencari orang-orang dengan nama gadis Letty, yaitu Southworth. Ada sekitar selusin orang dengan nama itu di daerah Los Angeles. Aku mulai menelepon mereka untuk mengetahui, siapa tahu – hanya siapa tahu, aku ternyata menghubungi saudara perempuan, bibi, atau seseorang yang mungkin tahu di mana Letty berada. Aku punya perasaan sangat kuat tentang ini, aku merasa terdorong untuk bertindak.
Aku tidak berhasil menghubungi dia atau kerabatnya malam itu, tapi aku menegaskan kembali pada ibuku bahwa aku punya firasat kuat akan bertemu lagi dengannya.
Pagi berikutnya akau meninggalkan Rolling Hills pada pukul 07.30 untuk menyeberangi lembah Los Angeles, menuju Hollywood, tempatku bekerja. Tanpa alasan jelas, aku memutuskan untuk mengambil rute yang berbeda. Aku belok kiri, mengarah ke jalan bebas hambatan San Diego, padahal aku jarang mengambil rute itu, karena jaraknya jauh sekali ke tempat kerjaku.
Saat mendekati jalan bebas hambatan itu (bersama jutaan pengemudi lainnya), aku berhenti oleh lampu merah yang membatasi orang-orang yang akan masuk ke gerbang jalan bebas hambatan. Aku menunggu sampai lampu kembali hijau.
Saat aku sedang menunggu, sebuah van berwarna merah tua berhenti di sampingku dan mulai membunyikan klakson. Aku tidak bisa melihat jelas ke dalam van itu, tapi aku tahu pengemudinya mengenakan kacamata besar berwarna gelap.
Wanita itu menaikkan kacamatannya ke atas dahi, dan ternyata dia…. Letty Southworth! Aku terpaku. Kusandarkan dahiku di roda kemudi dan mulai menangis. Lalu aku mulai tertawa. Aku benar-benar tak percaya. Lampu berganti hijau dan aku mesti masuk ke jalan bebas hambatan. Aku tetap berada di jalur kanan dan kunyalakan lampu sein kananku untuk keluar dari jalan itu. Letty member respons. Rupanya kami masih bisa berkomunikasi, pikirku.
Kami meninggalkan jalan bebas hambatan dan berhenti di tempat parker Mattel Toys. Aku keluar dari mobilku, menghampirinya, dan kami saling berpelukan. Kami berbicara dan saling mengajukan beberapa pertanyaan (ternyata ia melajang selama empat belas tahun). Kuminta nomor teleponnya. Hari itu, agak siang, aku meneleponnya dan kami membuat janji untuk makan malam pada hari Jumat besok.
Delapan bulan kemudian ia mengadakan pesta pernikahan besar-besaran di sebuah puncak bukit yang menghadap ke gunung sekolah dasarnya dulu saat ada di Los Angeles. Enam belas tahun kemudian, ia masih tetap pasangan berbahagia yang tinggal di daerah Federal Way.
Mereka berdua menerima pernikahan ini sebagai sebuah hadiah, hadiah yang sangat istimewa dari Tuhan. Suatu keajaiban. Itulah sebuah kisah yang sangat misterius yang di ceritakan William terhadap Bella Swam. Bahwa cinta memiliki kekuatan dan suatu keyakinan bila kita mempercayai akan keberadaan suatu cinta. Bahwa cinta memiliki tempat yang indah di dalam hati, hanya saja kita tidak bisa langsung mempercayainya. Namun, tetap saja cerita itu nyata bagi seseorang, pada suatu waktu, pada suatu tempat. Karena cinta adalah sebuah hadiah terbesar dan juga omong kosong yang memuakkan. Cinta adalah kanal akar spiritual dan satu-satunya hal yang membuat hidup ini berarti. Cinta adalah sedikit sentuhan tak terlupakan dan satu pengalaman kosong tak berarti. Dan, cinta adalah segala sesuatau di antara dua kategori ekstrem itu.
Cerita itu banyak mengajarkan tentang arti mencintai. Bella merasa bahagia mendengarkan sebuah cerita yang indah yang pernah ia dengar dari seorang paman yang sudah dia anggap sebagai seorang ayah. Sebuah cerita yang mengajarkan sebuah sikap tentang mencintai dengan saling mempercayai. Saat itu juga Bella menanyakan arti dari sebuah rasa takut? Sebuah rasa takut akan kehilangan? Kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidup?
William menjawab keraguan dan rasa takut yang dirasakan Bella Swam dengan kalimat singkat namun menyentuh hati. “ rasa takut terhadap kebenaran-kebenaran itu membuat kita menjadi terasa dekat di hati.”
Setiap kata yang keluat terucap dari bibir William membuat hati Bella Swam merasakan ketenangan. Menghilangkan rasa keraguan di dalam hati seorang manusia. Bella merasa sangat bahagia karena bisa mendengarkan sebuah kisah yang terjadi di kehidupan ini. Entah seberapa banyaknya kisah yang ada di kehidupan ini dan seberapa berharga sebuah kisah itu didalam kehidupan kita. Waktu yang tak dapat berhenti berputar maka kita tak akan pernah bisa mengulang setiap waktu yang telah kita lewati. Entah itu saat kita sendiri atau pun saat kita sedang berbagi sebuah kasih.
Sore hari menjelang malam pun telah tiba, William pun memutuskan untuk mengajak Bella Swam pulang kerumah. Setibanya mereka di rumah William, Anita bersama Hermione telah siap menyambut mereka dengan hidangan makan malam. Mereka mengadakan sebuah acara pesta (barbeque party) di halaman rumah tak sedikit canda dan tawa yang mereka ucapkan. Setelah sekian bulan tak bertemu dan sekian lama hampir beberapa tahun Bella tak pernah mengunjungi sang paman. Banyak sekali cerita dan kisah yang telah ia berikan. Sehingga malam semakin larut, namun keindahan langit pun semakin bertambah dengan bertaburannya bintang-bintang yang berada pada musim-musim panas, yang akan berganti dengan musim gugur.

*Melewati Musim Dingin*
Musim dingin telah datang di pertepatan bulan Desember, memasuki bulan Januari dan berakhir pada bulan Februari. Cahaya matahari pun terbatas. Orang-orang pun lebih banyak tinggal di dalam rumah dan dinding bagunan yang hangat, tidak banyak aktifitas dijalanan, belum lagi hujan dan anginya membuat semua terasa beku dan sakit.
Amira sudah melewati beberapa bulan atas kepergiannya ke Freddie Mercury  University. Ia menghabiskan separuh musim lebih dengan belajar music disana. Ia teringat akan sahabatnya Bella Swam, Anggelina, dan juga Nanette. Amira merasakan rindu untuk berjumpa dengan sahabatan lamanya itu. Namun, saat Amira mengingat akan rasa kagum sahabatnya itu serta seluruh kota yang mengagumi semua bakat yang dimiliki oleh Bella Swam. Membuatnya harus mampu untuk jadi seorang pemain piano jazz. Saat pemikiran itu muncul di hati seseorang timbul suatu perasaan yang ingin di akui akan keberadaannya oleh orang lain terhadap diriya. Selama berbulan-bulan ia berlatih di salah satu kelas music yang ada di Freddie Mercury  University. Dengan keras ia berlatih untuk hasil yang lebih baik lagi, Amira tidak akan pernah merasa puas. Salah satu tentang pemikiran orang yang realistis dalam kehidupan. Selengkap apa pun kehidupan yang dijalani manusia tak akan pernah merasakan kepuasan, karena itu lah terciptanya sebuah rasa iri di dalam hati setiap manusia.
Musim yang dingin membuat semua orang berada di dalam rumah untuk menghangatkan tubuhnya dan berlindung dari balik dinding rumah yang hangat. Namun semua itu tak menghalangin langkah kaki Amira untuk selalu pergi keluar melintasi guguran salju yang sangat dingin. Setiap pagi Amira selalu berlatih di sebuah ruangan music di Freddie Mercury  University, ketika malam menjelang ia baru putuskan untuk kembali pulang kerumah. Dengan rutin aktifitas itu ia lakukan di hampir separuh musim yang berjalan begitu cepat.
Ketika waktu terus berjalan tak berselang lama terjadi sebuah musim dingin yang sangat hebat melanda kota Bath. Untuk sementara waktu Edward berada di Briston dan Bella berada di Bath walau tempat tinggal mereka tak cukup jauh hanya berjarak 21 km namun begitu tebal salju yang menutupi jalan menjadi faktor yang sangat sulit untuk mereka lewati dengan kendaraan biasa. Ketika semua orang tak berani untuk keluar rumah. Namun itu semua tak membuat Amira patah semangat untuk terus pergi ke Freddie Mercury  University. Tekatnya yang kuat yang mendorong dia untuk berusaha. Cuaca yang buruk tak menjadikannya sebuah masalah, semua ia lewati dengan semangat yang ia miliki. Sampai pada akhirnya 3 bulan kemudian akan berakhirnya sebuah musim dingin di seluruh wilayah Inggris. Dan saat musim dingin berakhir akan di adakannya sebuah festival untuk menymambut datangnya pergantian musim. Karena saat mendekat kembali dengan matahari, terjadinya sebuah pergantian musim dari musim dingin menjadi musim semi. Dan berlalunya musim dingin di Inggris selalu akan disambut dengan kedatangan panas matahari di musim semi.
Ketika siang menjadi lebih lama di musim ini, berbagai festival diadakan dengan caranya masing-masing. Ada sedikit putik bunga, tunas-tunas baru, lumut yang mulai muncul. Suhu yang mulai hangat menumbuhkan mikro flora di tanah, sel-sel tumbuhan kembali hidup, binatang-binatang kecil mulai terlihat beraktifitas, namun matahari masih bersinar malu-malu dan angin masih agak dingin.
Kehangatan sorot matahari merupaka hal yang paling ditunggu-tunggu setelah musim dingin berlalu. Muaim semi pun disambut dengan kemeriahan pasar-pasar festival dan karnaval, di adakan di seluruh kota di Inggris. Karnaval yang sudah menjadi tradisi ini merupakan keceriaan warga dalam menyongsong musim semi karena iklim bersalju membuat mereka tak leluasa untuk beraktivitas di luar rumah. Semua kota disemarakkan dengan warna-warni hiasan musim semi di sepanjang jalan raya. Arak-arakan dan persta kostum juga mewarnai datangnya musim semi. Selain itu di sudut-sudut kota telah di gelar pasar kaget. Di pasar ini, penjualan aneka barang dan permainan anak-anak digelar. Yang paling tidak boleh ketinggalan adalah kedai bir yang disuguhkan di tempat terbuka untuk dinikmati sambil menikmati hangatnya matahari.
Dengan deretan meja-meja untuk menikmati bir dan sosis panggang. Untuk hiburan ada sebuah panggung berisikan sebuah alat music piano yang sedang dimainkan oleh seorang perempuan yang cantik. Ia bernyanyi akan datangnya sebuah keindahan. Saat itu berbagai stand didirikan untuk mengisi segala aneka barang yang di perjual belikan. Tanpa menyadari beberapa minggu tak bertemu Edward mengajak Bella ke acara festival itu untuk menikmati segelas anggur dan sosis panggang. Edward membuat sebuah kejutan kecil terhadap Bella dengan membeli seikat bunga yang teramat cantik yang memang baru bisa berkembang di musim semi. Tak lupa ia membelikannya sebuah boneka yang teramat lucu untuk Bella Swam. Edward sadar betul tentang semua perasaannya itu karena perbuatan yang sederhana namun menimbulkan sebuah cinta yang teramat besar diantara mereka berdua.
Tiba-tiba Bella mendengar sebuah lantunan melodi yang terdengar begitu indah membawakan sebuah lagu-lagu romantic. Ia mencari asal dari sebuah susunan nada-nada itu dibalik kerumunan di salah satu sudut taman kota nampak sebuah panggung musik berukuran kecil nampak seorang wanita cantik sedang duduk memainkan sebuah piano tunggalnya. Setelah mendekat dan mengamatinya Bella melihat Amira yang duduk di bangku itu dengan lincah jari-jemarinya memainkan sebuah melodi romantic. Semua susunan nada yang mampu menggetarkan isi hati setiap pendengarnya. Bella menikmati akan setiap nada yang di lantunkan, karena Bella merasa sangat senang Amira telah kembali dengan pertunjukannya yang sungguh memikat hati. Semua arah mata tertuju kepada penampilan gandis cantik itu dengan rasa kagum. Musim semi yang indah membawakan nuansa hari yang cerah dan bahagia di hati semua warga kota Bath.
Setelah satu lantunan lagu selesai dan semua orang bertepuk tangan dengan meriah menyambut selesainya penampilan dari Amira. Saat itu pula Bella tersenyum manis karena ia sangat merasa senang sahabatnya telah kembali di musim semi ini membawa keceriaan di hati seluruh warga kota Bath.
Saat Amira mulai turun dari atas panggung itu, Bella pun bergegas menghampirinya. Ia berlari dan memeluk Amira. Amira pun terkejut dengan kedatangan Bella Swam yang menyaksikan pertunjukan piano tunggal yang ia mainkan. Sambil memeluk Amira Bella berkata kepadanya. “Aku sangat rindu denganmu sahabatku untuk beberapa bulan kau telah meninggalkan kami dan sekarang aku merasa senang karena kau datang dengan kesuksesan bakan yang engkau miliki aku sungguh sangat senang.” Amira hanya terdiam tak menjawab lantas ia pergi meninggalkan Bella Swam. Bella memohon kepada Amira agar ia tak pergi meninggalkannya lagi dan ikut merayakan pesta musim semi bersama dengannya dengan permohonan itu Amira tak menanggapinya ia pergi meninggalkan Bella dan pesta perayaan musim semi itu. Amira merasa diantara mereka ada persaingan yang membuat dirinya sesempurna mungkin agar mendapatkan sebuah pujian sama seperti yang telah di dapatkan Bella Swam. Amia tak mau merayakan musim semi itu bersama Bella Swam ia melangkahkan kaki untuk pergi meninggalkan Bella Swam. Seketika itu juga Bella merasakan kesedihan bagaikan musim gugur yang sedang menerpa dirinya. Edward yang mengetahui kesedihan Bella Swam lantas menghampiri dan memeluk erat tubuhnya dan berkata. “Bella kau tak boleh sedih atau menangis karena ini, dia akan tau ketulusanmu bukan sebuah persaingan semata.” Bella menatap mata Edward dan berbicara. “Edward aku merasakannya, aku merasa Amira sangat membenci aku.” Edward berkata..”bukan Bella Amira tak mungkin membencimu mungkin dia memang tak bisa merayakan musim gugur ini bersama kita, mungkin dimusim yang akan datang semua akan kembali seperti semula. Dan Edward pun mengajak Bella swam pergi ke jembatan pulteney (Pulteney Bridge). Dari atas jembatan kuno ini mereka sangat senang menikmati aliran sungai Avon yang melintasi kota Bath dengan kejernihan sebuah airnya dan hamparan pepohonan yang tumbuh bersemi di kala musim semi itu. Edward meredam kesedihan yang dirasakan Bella Swam dengan menceritakan sebuah kisah cinta yang pernah ia dapati diantara teman-temannya.
Salah satu kategori kisah cinta yang paling popular, yang disampaikan Emery pada Evania, adalah tentang mencari cinta yang pernah tumbuh dimasa silam. Reuni SMA dan college mrupakan ladang pemburuan yang utama. Mereka berusaha mencari tahu, beberapa banyak hal-hal yang masih tetap seperti dulu.
Surat-surat yang saya terima sehubungan dengan subjek ini mengakui bahwa cinta lama bukan selalu sasaran yang dicari, ada yang mencari masa muda, seks, atau masa-masa menyenangkan yang bebas. Cinta pertama dan cinta pertama yang benar-benar bermakna biasanya tidaklah sama. Dan, kedua-duanya pun tidak menati pada acara-acara reuni.
Seorang pria yang telah menghadiri reuni menulis bahwa kekasih lamanya tetap bukan cinta sejatinya, melainkan sekedar teman pengganti satu malam, seperti dulu juga. Tapi si pria tidak kecewa menemukan kenyataan itu kembali.
Bahkan Ermery akan memutuskan untuk mencari cinta sejatinya lima belas tahun yang akan datang, menunggu seorang gadis yang dulu pernah ia cintai. Untuk selalu bertemu didalam acara reuni SMA itu.
Setelah Edward selesai menceritakan sebuah kisah cinta itu, Bella menanyakan pertanyaan kepada Edward. “Saat Emery mengetahui cinta itu akan selamanya seperti itu dan tak akan pernah menjadi cinta sejatinya? Kenapa saat itu Ermery akan selalu menunggu cinta sejatinya?
Edward pun tersenyum manis di hadapan Bella. Bila aku menjadi Ermery aku akan melakukan hal yang sama pula terhadapmu. Sampai aku mengetahui cinta pertama yang benar-benar bermakna akan selalu aku nanti. Perasaan yang awalnya gugur menjadi bersemi kembali. Bella memandangi Edward iya sangat kagum akan sosok baiknya yang selalu mampu merebut hatinya membuatnya lupa akan sebuah rasa kesedihan ia mampu menghapus air mata yang menetes dipipi ini dengan kenyataan yang sebenarnya. Mungkin anggapan semua orang terhadap mereka hanyalah sebatas cinta yang indah semata dan akan berakhir saat waktunya tiba.
Bella apakah kau akan menerima cintaku ini dan menikah denganku disaat usia mu genap 23 tahun. Karena aku yakin kau akan menjadi ibu dari anak-anakku. Bella kadang aku berpikir kau adalah kehidupan bagiku dan kehilanganmu adalah kematian bagiku juga. Saat dua rasa itu terbayang dipikiran aku pun mulai takut kehilanganmu Bella. Kau bagaikan sungai Avon yang akan mengalirkan air disepanjang hidupku yang akan membuatku tak pernah merasakan kering walau pun dimusim panas yang akan datang. Bella menjawab keraguan yang dimiliki Edward terhadapnya.
Sungai Avon tak akan pernah kering bila sumber mata air itu tak tertutup. Begitu pula cinta kita tak akan pernah kering bila salah satu dari hati kita tak akan pernah ada yang menutupnya selain kematian. Edward aku merasakan hal yang sama terhadap rasa takut kehilangan. Namun semua akan aku lawan dengan sebuah keyakinan dari dalam hati ini karena walau mata ku tertutup namun hati ini tak akan pernah tertutup terhadap cinta kita berdua. Mereka berdua saling berpelukkan dengan mesra mencintai sama halnya memberikan curahan kasih sayang dengan sepenuhnya.
Sore hari menjelang matahari mulai terbenan mereka memutuskan untuk pulang kerumah Bella Swam dan Edward mengantar Bella pulang. Setibanya mereka dirumah Mr. Hermione Jean telah menyiapkan barbeque party untuk menyambut datangnya musim semi dan menikmati indahnya bintang-bintang dimalam hari. Mrs. Anita memanggil Bella Swam untuk masuk kerumah membantunya menyiapkan hidangan daging sapi segar dan sayuran serta roti untuk di sajikan karena Bella Swam adalah putrid satu-satunya di keluarga Hermione Jean maka pekerjaan yang ada didalam rumah mereka kerjakan secara bersama-sama. Waktu menunjukkan pukul 7 malam barbeque party akan dimulai dengan suasana ke hangatan bersama keluarga Hermione Jean, Edward pun sangat menikmatinya. Mr. Hermione menyiapkan panggangan dan mulai membakar daging-daging sayang sudah disiapkan asap pun mengebut menebarkan aroma daging yang terpanggang dengan di bantu Edward mereka nampak sangat kompak di dalam hal memasak. Sedangkan Mrs. Anita  Christabel Fariishta menyiapkan potongan roti dan sayuran yang dibantu oleh putrinya mereka juga terlihat kompak dengan pekerjaannya masing-masing keluarga mereka sungguh terlihat sangat bahagia menyambut musim semi.
Canda tawa yang keluar dari dalam tingkah lucu mereka menambah hangatnya suasana malam itu, percikan bara api yang keluar dari panggangan menambah kesan hangat di malam itu saat Bella mulai bernyanyi dengan suara merdunya menambah deretan cerita yang membahagiakan. Saat semua makanan sudah tersiapkan di sebuah meja makan mereka lalu duduk mengitarinya dan dengan dipimpin oleh Hermione mereka memanjatkan sebuah doa ucapan syukur terhadap sang kuasa yang telah memberikan keindahan dialam ini dan atas makanan yang selalu melimpah. Mereka mensyukurinya atas anungrah yang Tuhan berikan. Canda tawa, berbagi cerita tentang kehidupan mereka utarakan lewat kata-kata yang harmonis. Hermione menceritakan sebuah kisah yang tak akan mungkin kita dapati di kehidupan ini. Edward sekarang kau telah menjadi bagian dari keluarga kami karena Bella sangat mencintaimu dan ini lah arti dari sebuah cinta.
Cinta bisa dikaitkan dengan sebuah objek. Itu sebabnya kita mempunyai laci-laci, kotak-kotak, dan peti-peti setiap masing-masing tempat memiliki isi yang berbeda yang artinya hanya pemilik itu sendiri yang mengetahui. Dan, kadang-kadang cinta tersebut begitu sama di sekitar kita tersimpan dalam sebuah hati setiap manusia.
Di sebuah laci dapur terdapat seperangkat peralatan makan yang sudah tidak lengkap lagi untuk digunakan sehari-hari. Pisau, sendok, dan garpu dari sebuah baja anti karat dengan tangkai dari kayu jati. Benda-benda inilah yang pertama kali ku beli bersama Anita sebagai hadiah perkawinan. Kami membeli seperangkat lengkap. Beberapa bagianya sudah hilang. Beberapa tangkai kayu jatinya memiliki bekas-bekas goresan yang setiap hari sering kami gunakan.
Ketika aku meninggalkan rumah dan istriku untuk bertugas, salah satu dari sedikit kenangan yang kuinginkan adalah sebuah perangkat makanan yang sering kami gunakan.sebab benda-benda itu mengingatkanku pada kehidupan sehari-hari bersama Anita dan Bella semasa ia masih kecil.
Aku mengangumi perangkat itu. mereka berguna, tahan lama, dan masih tetap memiliki kegunaan untuk terus kita gunakan sebagai alat bantu kita. Banyak barang-barangku yang tidak memiliki kualitas demikian. Aku sendiri pun tidak.
Pagi ini, ketika sedang makan Cheerio di meja makanku dengan menggunakan sebuah sendok yang sudah tergores-gores dan memiliki bekas gigitan, aku merenungkan kaitan benda itu dengan cinta. Aku mencintai wanita yang membeli benda itu bersamaku. Aku mencintai rumah-rumah tempat benda itu berada. Anakku dan aku mencintai seluruh yang aku miliki. Aku mencintai setiap kenangan-kenangan tentang pagi hari ketika aku menggunakan peralatan makan itu di temani dengan istriku semua berharga dalam segala musim dan tahun-tahun kehidupanku. Aku mencintai wanita yang duduk dihadapanku saat ini, sementara berbagai kenangan itu hinggap di benakku. Aku mencintai Bella putriku yang selalu menyukai sedok kesayanganya. Aku berharap cucuku yang suatu hari nanti akan menggunakan sendok ini untuk memakan Cheerio-nya. Kuharap ia mencintai hidupnya seperti aku mencintai hidupku. Kalau saja sendok ini bisa berbicara, ia akan menceritakan banyak hal yang kami alami bersama.
Terutama tentang cinta yang menghubungkan semua orang ini, dari masa kini dan masa silam, besar dan kecil. Cinta itu tersimpan dalam semua benda yang biasa, sentimental, dan membingungkan, ini terlihat dalam suatu kisah kenangan dan bila kamu memeriksanya. Karena cinta itu selalu indah didalam sebuah kenangan bersama orang yang selalu mencintai kita dalam kondisi apa pun.
Setiap kenangan bisa kau buat bersama dengan orang yang benar-bernar kau cintai dengan cara yang sederhana namun semua itu begitu terasa indah. Inilah sebuah cerita mengenai ungkapan cinta yang diberikan oleh Hermione Jean kepada Edward Dreimanis Aleksis sebuah kisah yang berkaitan dengan cinta yang sulit untuk kita pahami dengan sederhana.
Edward kau harus selalu memahami setiap kenangan yang terjadi dan terhadap kisah yang kau buat di kehidupan ini. Hermione berkata demikian membuat Edward merasa senang ia sangat ingin segera mengucapkan janji suci di depan Altar yang suci. Edward membayangkan sebuah pernikahan pada saat penyambutan mempelai Imam memercikkan air suci kepada kedua mempelai dan rombongan. Serta sebuah ucapan “Semoga Allah memberi rahmat dan berkat, agar Saudara-saudari menghadap kepada-Nya dengan hati yang suci. Selamat datang, Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan. Kita berhimpun di sini untuk mengawali perayaan perkawinan Edward Dreimanis Aleksis dan Bella Swam Gereja menyambut Saudara-saudari dan ikut bergembira dalam perayaan kasih ini.” Namun tak lama Edward membayangkan sebuah pernikahan itu tiba-tiba ia merasakan Bella memanggil namanya dan seketika itu ia sadar dari lamunannya.
Lalu Bella bertanya kepadanya. Edward kau sedang memikirkan apa sampai kau tengelam kepada lamunanmu.
Edward menjawab dengan sorotan mata penuh harapan ia memandang Bella lalu berkata. “ Aku hanya memikirkan sebuah ucapan janji suci yang akan aku ucapkan di sebuah Altar bersamamu Bella. Hanya itu saja yang aku pikirkan.”
Bella merasa tersentuh hatinya melihat tatapan keseriusan yang disampaikan Edward dengan sorot matanya yang penuh dengan sebuah ke yakinan akan sebuah harapan yang indah.
Malam itu merupakan sebuah perayaan yang sangat luar biasa yang dirasakan Edward bersama keluarga Hermione Jean. Semua hidangan yang sangat memuaskan bagi mereka telah disantapnya bintang yang indah di malam semakin terasa indah sampai larutnya malam menyelimuti sinar dari sang rembulan. Membuat perayaan barbeque party dikeluarga Hermione Jean terasa begitu berarti. Tak terasa waktu menunjukkan pukul 10 malam saat itu juga Edward berpamitan untuk pulang kerumahnya ia tak lupa mengucapkan selamat atas perayaan musim semi kepada Hermione Jean dan isttrinya Anita Christabel. Ia sangat senang dengan perayaan itu sebuah kenangan yang indah di hidupnya yang ia lewatkan bersama keluarga Hermione Jean. Dan terhadap curahan kasih sayang yang telah Bella berikan kepadanya menambah kisah yang paling indah didalam hidupnya.
*Perjalanan Kasih Di Musim Semi*
Setelah melewati perayaan malam yang sangat indah bayang-bayang akan sebuah pernikahan yang dirasakan Edward Dreimanis sangat kuat terasa di dalam anganannya. Sebuah harapan akan jalinan kasih sepanjang hidupnya yang akan di lalui bersama Bella Swam ingin secepatnya ia wujudkan dalam sebuah ikatan janji suci yang akan mereka ucapkan di depan Altar suci.
Menjalani musim semi yang sangat membahagiakan di Bath Spa University dalam berbagai jurusan mereka mengawali harinya dengan indah. Sahabat Edward yang bernama Elroy merukan sahabat yang baik. Ia memiliki penampilan yang memikat. Elroy banyak disukai wanita terlebih-lebih teman-teman yang berada di kampus Bath Spa University banyak yang mengenalnya. Ketampanannya tak kalah dari sosok penampilan Edward Dreimanis Aleksis. Beberapa minggu lagi ia akan genap berusia 21 tahun. Untuk merayakan hari ulang tahunnya itu ia akan mengadakan sebuah pesta topeng bertemakan Haloween. Hampir seluruh sahabat dan teman jurusannya ia undang dalam acara itu tak ketinggalan Edward Dreimanis dan juga Bella Swam ikut ia undang pula. Elroy sangat menyukai kesan seram dan misterius karena di dalam pesta itu ia ingin menemukan pasangan yang mampu memikatnya, didalam sebuah balutan kostum seram yang akan dia dapatinya. Pada tanggal 7 Februari ia akan genap berusia 21 tahun  dimana ia ingin sekali menemukan sang kekasih yang mampu menggetarkan hatinya. Awal minggu pertama memasuki hari ke tiga persiapan pesta Haloween. Semua sahabat Elroy menyiapkan kostum yang akan mereka kenakan dan sebuah topeng yang seram untuk menutupi wajah mereka. Saat pagi yang cerah Edward mengajak Bella untuk membeli sebuah keperluan yang ingin mereka kenakan di pesta yang dibuat Elroy. Dengan kompak ia ingin tetap saling mengetahui walau pun dalam aturan pesta itu setiap pasangan dilarang memberi tahu kostum apa yang akan mereka pakai. Namun Edward tak ingin saat acara itu ia tidak mengetahui kostum apa yang Bella Swam kenakan. Pagi itu Edward menjemput Bella Swam dirumahnya dan mereka akan berencana untuk pergi ke London membeli sesuatu.
Pagi hari di kota London Bella akan tinggal untuk beberapa hari di London bersama Edward namun Bella tinggal di rumah paman William sedangkan Edward akan tinggal beberapa hari di rumah kakaknya  Goresky Aleksis. Untuk beberapa hari menjelang perayaan itu Bella ingin sekali beberapa hari menghabiskan waktu musim semi itu bersama Edward di kota London. Dan merancang sebuah kostum yang akan mereka kenakan bersama di pesta topeng Elroy. Di London Edward mengajak Bella menemui kakaknya Goresky dan istrinya yang bernama Beata Darra Grazmia. Mereka mempunyai anak yang sangat lucu yang bernama Belva Carlise Grazinia merupakan putri yang sangat cantik yang dimiliki oleh Goresky bersama Beata. Bella sangat mencintai kelucuan yang dimiliki Belva dari matanya memancarkan sebuah rasa kasih terhadap Darra. Edward ini suatu hal yang sangat ingin aku lakukan saat kita memiliki seorang anak yang lucu. Aku akan mengendongnya setiap hari seperti aku mengendong Darra dengan penuh kelembutan. Edward hanya tersenyum manis melihat Bella sedang menggendong Darra. Tak berselang lama Bella bermain-main dengan Darra yang sangat lucu dan mengemaskan itu, lalu Edward mengajak Bella untuk berbelanja di pusat kota London. Bella membeli beberapa aksesoris kostum pesta Haloween. Begitu juga dengan Edward mereka memilih aksesoris yang berbeda agar tak tampil serupa dalam acara pesta itu. Edward akan berdandan mirip vampire dan Bella akan berdandan seperti zombie. Mereka memilih kostum yang berbeda.
Setelah selesai memilih kostum mereka memutuskan untuk pulang kerumah Edward mengantar Bella ke rumah pamanya William sedangkan ia akan kembali kerumah kakaknya Goresky Aleksis untuk menginap karena besok pagi mereka akan kembali pulang. Edward akan mengantarkan Bella ke kota Bath dan ia akan pulang ke Briston.
Beberapa hari di London Bella merasakan saat-saat membahagiakan. Ketika ia sedang menggendong Darra ia merasakan bahwa ia telah menjadi seorang ibu bagi anaknya. Setiap kali Darra tersenyum di pelukkan Bella dan terlelap tidur di pangkuannya. Saat itu kebahagian itu terasa terlengkapi untuk menjadi sebuah wanita yang sempurna. Bella merasakan dengan benar saat dirinya menjadi seorang ibu bagi anak-anaknya. Ia harus mampu memberikan curahan perhatian dan kasih sayang yang lebih terhadap anaknya. Dan kecintaannya kepada sang suami yang telah menjadikannya sempurna.
Setelah malam yang larut pagi pun menjelang dengan sinar mentarinya yang cerah membawakan mereka sebuah kehangatan. Pagi itu memasuki hari ke lima dan dua hari lagi adalah pesta perayaan ulang tahun Elroy. Bella dan Edward bergegas kembali ke Bath Spa pada pagi itu juga. Karena siang hari itu Edward akan ada jadwal perkuliahan di Bath Spa University. Namun terlebih Edward akan mengantarkan Bella untuk pulang karena pada hari itu perkulihan di jurusan Sociology ada pergantian jadwal maka akan ada libur bagi Bella Swam. Maka mereka kembalilah ke kota Bath.
Setelah Edward mengantarkan Bella di bergegas menuju Bath Spa University. Setelah sampainya di sana Edward bergegas menuju ke kelas Biology karena disana sebentar lagi akan di adakan sebuah kuis. Edward adalah mahasiswa yang pandai di jurusan itu ia mewarisi pemikiran dan kepintaran dari sang ayah Dreimanis Aleksis selalu Profesor ahli Biology. Ia telah menghadapi kuis itu dengan matang sedangkan Elroy yang hampir setiap hari memikirkan perencanaan pesta Haloween hanmpir tak ada waktu untuk ia gunakan belajar. Setelah kuis berjalan dan semua mahasiswa mengerjakan dengan serius di sudut lain Elroy nampak kesulitan mengerjakan sebuah soal yang ada didalamnya. Ia nampak cemas wajanya lesu, ia tak tau harus berbuat apa untuk menjawab soal itu. namun Edward nampak serius dengan apa yang ia kerjakan walau pun hari-harinya dipenuhi dengan Bella Swam namun ia mampu mengingat semua mata pelajaran yang sudah diberikan dengan sangat baik.
Setelah waktu berjalan hampir setengah jam Elroy nampak kebingungan ia memberanikan diri untuk mencoba bertanya kepada Edward. Dengan lirih dia menyampaikan sebuah isaratnya ssssstttt….psssst Edward….Edward kau mau kan membantu aku untuk mengerjakan ini aku butuh sedikit tau jawabanmu. Pertama Edward tak menghiraukan namun setelah waktu kurang dari lima belas menit akhirnya Edward pun menengoknya. Kenapa kau EL sebutan dari Elroy. Elroy menjawab
Beri tau aku sedikit jawaban yang ada di lembar jawabanmu karena aku sangat mengalami kesulitan menjawabnya? Tolong bantu aku Edward …
Edward pun menjawab apakah kau semalam tak belajar sehingga kau lupa dengan semua materi kuliah ini?
Tidak, Edward aku semalaman sibuk merancang pesta ku? Bantu sedikit untuk kuis ini……
Dengan sedikit paksaan dari EL Edward memberikan sedikit jawabannya dengan perasaan berat……..Elroy hari ini aku akan membantumu karena kau sebentar lagi akan mengalami pertambahan usia tapi di lain hari aku tak akan pernah mau membantumu didalam hal mata pelajaran. Baiklah ini kau pegang lembar jawaban yang ada…… dengan perasaan sedikit tak rela dari Edward dan perbuatan yang salah yang dilakukan Edward namun semua itu hanya untuk menolong teman sekelasnya.
Setelah ujian selesai Elroy berterima kasih kepada Edward namun Edward berkata kepadanya. Jangan kau jadikan perbuatan itu menjadi terbiasa EL karena sesungguhnya aku tau kau mampu bila kau mau belajar?
Dengan wajah yang senang EL pun menjawab Edward hari ini aku berterima Kasih kepadamu. Di pesta nanti kau akan aku jamu dengan istimewa sebagai sahabat terbaikku. Kau harus datang diacara itu bersama Bella.
Baiklah aku akan datang bersamanya. Namun Edward aturan itu tetap tidak boleh dilanggar kalian tak boleh memberi tahu identitas diri walau pun kepada pasangan kalian.
Ia aku mengetahuinya…namun aku sangat sedikit berat denga semua peraturan yang kau buat itu karena aku tak boleh mengetahui identitas kekasihku.
Hahaha Edward itu hanya semalam saja dan berlaku hanyalah sementara untuk menguji cinta kalian walau terbalut busana yang orang lain tak menggenali kalian, bila semua hal yang sering kalian berdua lewatkan dan cinta kalian yang kuat pasti dengan mudah kau akan mengenali Bella di pestaku itu dengan mudah.
Baiklah Elroy aku sangat setuju dengan apa yang akan kau rencanakan dan untuk ikut merayakan hari bahagiamu.
Setelah sedikit berbincang-bincang mereka pun akhirnya pergi dengan tujuan yang berbeda Edward akan kembali ke Briston. Setelah beberapa hari pergi ke London ia akan pulang ke Briston. Untuk menemui ibunya Aura Latisha Aquina.
Tiba saatnya hari ulang tahun Elroy yang usianya genap 21 tahun. Sebuah pesta Haloween pun di adakanya di rumah Elroy semua undangan memakai baju dan kostum yang sangat tertutup di sertai topeng yang menyeramkan sehingga banyak diantara mereka yang tak begitu mengenali setiap tamu yang datang. Elroy memakai kostum raksasa hijau dengan topeng warna hijau. Saat pembawa acara mengumumkan bahwa akan diadakanya suatu game mencari pasangan diantara mereka, yang mempunyai pasangan diharapkan bisa menemukan dan mengenali pasangannya, yang belum memiliki kekasih diharapkan mendapatkan kekasih di pesta itu Edward nampak hadir dengan kostum vampirnya dan topeng vampirnya. Di sudut lain Bella Swam juga hadir bersama-sama Anggelina dan juga Nanette. Namun tak nampak diantara mereka sosok Amira. Amira tak ada di antara mereka namun ia datang tapi tidak bersama-sama dengan Bella, Anggelina, dan Nanette. Amira hadir dengan teman barunya yang bernama Evania ia berkenalan saat berlatih piano bersama saat masih di Freddie Mercury University. Sekarang mereka menjadi sahabat yang baik, sedangkan Amira menggangap Bella adalah saingan walau pun Bella tak pernah menggangap Amira sebagai saingannya.
Saat pesta telah dimulai akan di adakanya game menemukan pasangan hidup mereka dari setiap undangan di bagi menjadi dua kelompok laki-laki dan perempuan yang berada di area yang bersebelahan. Mereka menunggu aba-aba dari pembawa acara pesta untuk memulai game.
Setelah sang MC menyuruh mereka berdansa dengan music Hip Hop yang begitu bersemangat namun penuh gairah. Setelah music itu di matikan mereka akan mencari sebuah pasangan yang menurut mereka pasangan yang cocok untuk mengadu nasib dan keberuntungan mereka dalam menemukan jodoh. Sampai music tersebut diulang Dj sebanyak tiga kali. Baru mereka boleh membuka identitasnya karena itu merupakan sebuah peraturan yang telah disampaikan sang MC saat pembuka acara.
Dengan irama music yang bergenre Hip Hop Dj memainkan lantunannya dengan suasana yang sangat menggairahka. Mereka berbaur menjadi satu terlarut dalam irama music. Setiap orang memilih pasangannya masing-masing untuk diajak berkencan di pesta. Setelah music selesai dimainkan dan semuanya telah mendapatkan sebuah pasangan. Maka babak baru untuk melanjutkan game adalah untuk saling berkenalan tanpa harus memberitahukan sebuah identitas yang mereka miliki. Edward mengira telah menggandeng dan mendapatkan tanggan Bella Swam dengan perasaan yang sangan bahagia Edward mengajak sang kekasih disuatu tempat yang sangat romantic. Mereka duduk berhadapan sambil menatap kedua mata yang di kelilingi oleh sebuah balutan topeng di wajah hanya bola mata saja yang mengisaratkan sebuah ungkapan. Saling memandang dan bertatapan membuat hati mereka terasa bergetar-getar. Lilin dan rangkaian lampu lampion yang berada di taman ikut menghiasi indahnya suasana malam. Saat tangan yang lembut dan halus bersentuhan menambah suasana malam menjadi indah walau sebuah topeng menutupi wajah mereka dan balutan busana yang seram, lantas semua itu tak menyurutkan nuansa romantic. Namun disudut lain ada sebuah tatapan yang sangat tajam melihat ke arah meja Edward ia menggamati setiap momen yang terjadi disana hatinya merasakan sebuah ke khawatiran akan terlarutmya suasana romantic tersebut.
Ketika pasangan yang sedang duduk dihadapannya yang ia yakini bukan sang kekasih ia merasakan ke kecewaan dari dalam hati karena tangan yang menggengamnya itu bukanlah sepasang tangan yang ia harapkan. Ia sama sekali tak mengharapkan sebuah sentuhan lembut yang meraihnya. Sang pasangan bertanya kepadanya apakah kau menikmati suasana malam ini? dan seketika itu ia menjawab dengan perasaan yang penuh dengan sikap kecewanya namun demi sebuah acara yang wajib dia hormati walau hatinya pun berkata tak mengharapkan pesta itu terjadi. Aku sedikit menyukai pertemuan ini tapi tidak untuk berlanjutnya sebuah hubungan. Kenapa kau tak mau menatap mataku apa kau sangat mengenal aku? Saat sang pria berkata kepadanya. Wanita itu menjawab! Aku tak mengenalmu dalam balutan kostum ini karena aku tak mampu mengenal semua orang didalam pesta bahkan aku tak memahami isi hatiku sendiri. Saat itu juga pria itu melontarkan sebuah pertanyaan kepada wanita itu, mungkin kau merasakan sesuatu perasaan gelisah atau rasa tak sabar akan mengetahuiku? Saat sang pasangan berkata demikian kepadanya. Iya hanya tersenyum karena ia tak begitu menginginkannya. Bahkan dia hanya sedikit menatap mata itu dan memalingkan pandangan ke arah lain yang ia rasa cukup membuatnya tenang dengan sebuah perasaan akan sebuah kecemasan dan sikap yang ingin melindungi pasangannya dari larutnya suasana malam yang terus memaksa setiap pasangan untuk terus menggungkapkan sebuah cinta. Melihat sang kekasih yang duduk dihadapat wanita lain dan mengganggap itu dirinya menimbulkan sebuah perasaan dan kecemasan di dalam dirinya. Melihat kejadian itu membuat sakit di dalam hatinya dan ia merasakan sikap akan sebuah perasaan cemburu.
Edward dengan nyamannya ia bercerita tentang indahnya suasana malam. Ia berkata bulan yang selalu menemani bumi akan selalu tetap indah walau terlihat didalam kegelapan malam hari. Karena itu ia sangat mengagumi sosok dibalik kostum Haloween tersebut. Namun Edward tak menggenalinya iya sangat yakin dibalik kostum itu adalah sang kekasih.
Di salah satu meja Bela Swam mulai berbicara terhadap pasangannya. Ia menceritakan sedikit kisah yang tak di sangka-sanga atau sebuah keberuntungan. Kisah ini iya dapati dari dalam cerita-cerita dibuku yg pernah iya baca. Kisah cinta yang anda alami pun demikian? Suatu waktu ada sebuah pemuda yang bertemu dengan istrinya hampir dua puluh lima tahun yang lalu, di sebuah taman di Jepang. Mereka memperkirakan waktu itu kami punya kesempatan sekitar tiga puluh detik dan tidak pernah bersilang jalan lagi. Seorang teman yang masih muda mengeluh akan ketidak beruntungannya, ia merasa bahwa pria idaman dan dirinya pasti tidak saling menyadari keberadaan masing-masing di suatu tempat, pada periode tiga puluh detik yang sama. Ia berharap bisa memutar kembali film kehidupannya dan memperhatikan dengan lebih seksama, siapa saja yang berada bersamanya pada beberapa adegan.
Ketika membaca iklan-iklan pribadi di surat-surat kabar, saya tertarik pada bagian di mana orang-orang berusaha menyelamatkan peruntungan mereka-mereka menemukan seseorang yang hanya mereka lihat sekejap. Ia menambahkan sebuah gambaran akan kutipan itu: ada wanita jangkung berambut merah, bergaun biru muda, sabtu yang lalu. Kau sedang naik ke sebuah Feri Vashon dan aku akan turun. Mata kita bertemu. Lalu kita berjalan terus. Ketika aku menoleh, kau juga menoleh. Waktu ia memarkir motor dan kembali untuk mencoba naik ke Feri lagi untuk mencarinya, ternyata sudah terlambat. Ia melambaikan tangan dari atas dek, sementara Feri itu meluncur pergi. Dan ia sangat mengharapkan dapat menemukannya dan mungkin bisa ditakdirkan untuk bersama-sama. Dan saling menghubungi, karena iya sangat berharap ada yang bisa membantu, berharap dapat menghubunginya.
Saat ini ia sudah kehilangan akal. Ia bahkan tidak memberikan gambaran dirinya sendiri. Ia hanya tahu bahwa wanita itu tahu. Lebih lama ia memikirkan si wanita, lebih memikat lagi wanita itu dimatanya. Dan, wanita jangkung berambut merah dan bergaun biru muda itu? pria itu ingin tahu apa yang ia pikirkan dan rasakan. Pria itu ingin akhir kisahnya.
Saat Bella bercerita seperti itu sang pasangannya pun bertanya apa kah pria itu akan menemukan wanita yang bergaun biru muda yang telah ia lihat itu atau tidak? Pertanyaan yang menggantung di pikirannya adalah: Lalu apa yang terjadi? Di mana mereka sekarang? Kami tahu cinta yang disampaikan oleh pihak yang mencintai, tapi bagaimana versi dari pihak yang dicintai? Sesuatu yang bagi seseorang merupakan cinta istimewa yang hampir berhasil diraihnya, bagi orang lain mungkin bisa berarti lolos dari malapetaka yang lebih buruk dari pada kematian. Bella menjawab!
Siapa pun yang pernah menggalami kencan buta yang hebat dan tak boleh dilewatkan yang diatur oleh seorang teman, pasti tahu kebalikannya. Cinta tak pernah merupakan akhir, selalu ada kelanjutan atau harapan bagi yang menjalaninya.
Sang pasangan pun mencoba memahami semua pesan yang telah disampaikan Bella Swam kepada dirinya tentang arti cinta yang diceritakan kepadanya.
Namun disisi lain Edward sangat menikmati malam yang sangat romantic itu bersama pasangannya ia tak mengetahui siapa yang ada dibalik kostum itu dengan sedikit kesal Bella sanggup menahan amarah itu dan menyakinkan dirinya untuk saling percaya kepada cinta yang telah mereka miliki. Mungkin malam ini masuk di dalam daftar malam yang buruk bagi Bella Swam saat sebuah kepercayaan sedang di ujikan kepadanya.
Acara bincang-bincang pun telah berubah menjadi sebuah rangkaian makan malam yang sangat romantic dan menggetarkan semua pasangan. Karena di dukung dengan sebuah suasana yang sangat hangat dan indah di tengah malam yang bertabur banyak bintang. Sang pemilik acara pun juga turut larut dengan indahnya suasana malam itu bersama pasangannya ia berharap ingin melanjutkan sebuah hubungan percinta itu menjadi sebuah cinta yang benar-benar nyata. Elroy sangat jatuh hati dengan wanita yang ada di balik kostum Haloween yang telah menjadi pasangannya di hari ulang tahunnya.
Elroy menatap tajam mata dari wanita yang berada dibalik topeng dengan mata yang sangat indah. Mata yang berwarna biru cerah dan bening menatap lurus tajam menyentuh hati Elroy dia merasakan ke gugupan yang sangat dashyat, jantungnya mulai berdetak dengan kencang seolah-olah ia merasakan getaran cinta yang sangat ia inginkan. Elroy ingin secepatnya mengetahui pasangan wanitanya yang berada di balik topek. Bagi Elroy makan malam itu merupakan makan malam yang sangat indah.
Di sela-sela kesempatan yang ada Elroy tak mau melewatkan sebuah momen penting yang sedang terjadi di malamnya. Sambil menikmati makan malam yang indah Elroy bertanya kepada gadis yang ada dibalik topeng itu dengan perasaan gugup! Elroy pun bertanya?
 Hay …. Setelah kita melewati malam yang indah ini bersama akan kah kita mengulanginya lagi di malam-malam yang indah lainnya bersama-sama tanpa adanya sebuah penutup diwajah kita? Aku sangat ingin melanjutkan keindahan ini dimalam berikutnya!
Sang wanita itu pun menjawab seandainya semua yang kamu lihat hanyalah sebuah bayangan semu, atau semacam Fata-morgana, atau hanya sebuah bayangan kosong yang membuah malam-malam berikutnya tak menjadi indah apa yang akan kamu lakukan untuk membuah malam yang gelap menjadi indah?
Elroy terdiam untuk beberapa saat. Lalu ia pun menjawab! Malam yang gelap akan tetap indah walau tanpa adanya sebuah hiasan bintang yang betaburan. Aku tak mampu untuk menjadikannya indah dan aku tak mampu menghiasinya dengan membuah pesta makan malam yang indah atau sebuah taman yang penuh dengan lampion berwarna-warni. Semua yang indah hanya bisa kamu buat dengan cinta yang kamu berikan. Karena cinta bisa dikaitkan sebuah objek dan objek itu akan menyimpan sebuah kenangan-kenangan akan keindahan cinta dan aku yakin kita bisa menjadikan sebuah malam yang gelap menjadi indah dengan sebuah cinta yang kita miliki.
Wanita itu tersenyum lembut dengan penuh pesona bibir merahnya membuat Elroy semakin jatuh hati kepadanya. Wanita yang duduk dihadapan Elroy saat ini tak lain adalah Evania, dan ia merupakan teman dari Edward Dreimanis Aleksis mereka berada di kelas yang sama di Bath Spa. Ia sangat jatuh hati kepada Edward namun ia mencari kesempatan yang tepat untuk merebuh hati Edward Dreimanis Aleksis dari Bella Swam karena ia memiliki sifat pemarah, dan ingin menguasai.
Saat Evania mendengarkan sebuah jawaban dari Elroy. Ia mengira laki-laki yang duduk dihadapannya itu adalah Edward Dreimanis Aleksis, karena Edward terkenal dengan sosok pria yang romantic dan setiap apa yang ia ucapkan mengandung sebuah arti yang teramat dalam yang akan menimbulkan sebuah getaran hati. Namun walau Edward terkenal romantic dia tak pernah merayu wanita lain selain Bella Swam karena semua itu hanya wujud dari bukti pujian terhadap sang ke kasih yang ia cinta.
Evania sangat mengharapkan pria di balik topeng itu adalah Edward Dreimanis Aleksis.
Di sisi lain ada Jack yang duduk dengan wanita pilihannya dimalam itu pun juga terasa sangat istimewa. Jack duduk bersama Anggelina dibalik kostum seramnya Anggelina tetap kelihatan memikat hati jack yang menggira di balik kostum itu adalah Bella Swam. Jack sangat jatuh hati kepada Bella Swam namun ia tahu Bella sangat mencintai Edward Dreimanis Aleksis. Namun sedikit waktu, Jack mencoba untuk mendekati Bella Swam. Momen ini merupakan hal yang tepat untuk mencurahkan sebuah perasaan cintanya kepada seorang wanita yang ia sangat inginkan.
Anggelina merupakan sahabat dari Bella Swam kecantikannya pun juga hampir sama dengan Bella Swam di pesta itu ia banyak memikat hati laki-laki yang ingin menjadi pasangannya. Saat malam mulai larut dengan semua pasangan terbuai oleh perasaan bahagia. Penentuan pun akan dimulai untuk melanjutkan kencan buta mereka. Kepada setiap pasangan masing-masing akan diberikan sebuah penawaran untuk melanjutkan sebuah kencan dalam waktu satu minggu penuh untuk melanjutkan kencan buta mereka. Namun ada diantara mereka yang ingin menolak kencan buta itu karena ia sangat mencintai kekasih yang akan menjadi teman hidupnya. Dan wanita itu pun memutuskan untuk tidak melanjutkan kencan butanya, dan laki-laki itu sangat kecewa terhadap sikap dari teman kencannya itu karena malam yang indah pun tak lantas membuat hati wanita itu bergetar sedikit pun terhadapnya.
Setiap pasangan mendapatkan Vocer makan malam geratis untuk setiap kali kencan butanya. Edward pun juga merasa bahagia karena ia akan mengalami kencan buta bersama sang kekasih.
Pesta ulang tahun yang membuat sebagian orang merasakan bahagia dan rasa bahagia itu akan bertambah dengan hadirnya sebuah harapan. Malam itu Elroy sangat bahagia ia akan mengalami kencan butanya bersama Evania.
Gambaran mengenai rasa kecewa yang dirasakan Bella Swam pada malam itu adalah lawan dari cinta bukanlah benci, melainkan tak peduli. Dan, permainan cinta tak pernah diminta saat gelap maupun hujan.
Bella sangat menyayangkan saat Edward tak lagi bisa menggenali perbedaan saat dia berkencan dengan dirinya atau pun saat ia berkencan dengan wanita lain. Hal itu menimbulkan kesedihan yang teramat dalam yang dirasakan.
*Hari Yang Penuh Dengan Rasa Kecewa*
Semua orang mengalami kebahagiaan dengan cara mereka masing-masing yang terbilang unik. Dan juga mengalami kesedihannya yang berbeda-beda pula. Dalam satu kelompok manusia mereka memiliki cerita dan penggalaman hidup yang mungkin tak akan pernah di alami oleh orang lain. Setiap cerita cinta memiliki arti dari kesedihan dan kebahagiaan bagi yang menjalaninya.
Seusai acara ulang tahun yang di adakan oleh Elroy, Bella mengalami rasa cemburu terhadap Edward. Waktu di pesta Bella menggalami rasa kecewa yang teramat dalam terhadap sikap Edward yang tak mampu mengenali pasangannya. Bella merasa cemburu terhadapa sikap Edward yang sangat romantis bermesrahan dengan wanita lain di pesta Haloween.
Beberapa hari Bella menggurungkan diri di dalam kamar ia tak mau bertemu Edward, sampai Edward mau menyadari kesalahannya. Selang beberapa hari Bella ingin pergi ke rumah salah satu sahabatnya. Bella ingin sejenak melupakan rasa kesalnya terhadap Edward dengan tinggal beberapa hari di rumah Audrey Nathania sahabat terbaiknya.
Bella menghubungi Audrey Nathania dan bertanya kepadanya.
Nathania untuk beberapa hari ini aku ingin tinggal di rumah mu, apa kah kau mengijinkan aku untuk menginap dirumah mu?
Nathania pun menjawab........... Bella aku akan senang bila kau mau menginap di rumahku. Aku rindu kita melakukan kegiatan bersama-sama lagi. Kau akan aku tunggu!
Baik lah kalau begitu aku akan berkemas-kemas untuk pergi kerumah mu Nathania terima kasih ya kau memang sahabat terbaikku.
Ia Bella kau akan aku tunggu.
Untuk pergi kerumah Audrey Nathania Bella juga meminta ijin ibunya.
Bella memanggil ibunya dan berkata, bu aku akan pergi kerumah Nathania untuk beberapa hari aku akan menginap disana apakah ibu mengijinkan aku untuk menginap disana aku hanya ingin melakukan kegiatan bersama Nathania bu.
Iya putri ibu yang cantik kau boleh menginap disana, tapi apakah Edward tak akan mencarimu. Edward kemarin kesini tapi kau tak mau menemuinya. Apa kamu ada masalah dengannya?
Bella berusaha menutupi apa yang sedang ia rasakan. Dan Bella pun menjawab!
Tidak ibu, aku hanya ingin melakukan kegiatan memasak bersama Nathania sudah lama aku tak pernah bermain bersamanya dan aku rindu dengan kebersamaan itu, dan aku minta tolong nanti ibu sampaikan kepada ayah aku pergi menginap di tempat Nathania untuk beberapa hari.
Anita Christabel Fariishta mencoba memahami masalah yang di alami putrinya. Dan berkata Bella ibu hanya berpesan cinta itu ada karena sebuah permasalahan yang kita lakukan dan kamu harus menghubunginya cepat atau lambat, karena Edward sangat membutuhkan semua kepastian darimu. Ibu melihat Edward sangat cemas. Ibu hanya ingin kamu jangan menghakiminya seperti itu karena apa yang sedang kalian alami hanyalah wujud dari sebuah cinta yang kalian rasakan. Terkadang mencintai merupakan sebuah siksaan tapi di cintai merupakan sebuah kebahagiaan. Cinta sejati kedengarannya biasa dan sederhana, tapi untuk beberapa orang yang terlibat dalam cinta sejati menganggap cinta sejati adalah seluruh cinta yang ia miliki.
Tak seorang pun tahu atau akan pernah tahu segala sesuatu yang perlu mereka ketahui tentang cinta. Fata-morgana merupakan sebagian alasan yang membuat cinta terasa menggairahkan. Siapa pun yang mengatakan mereka sepenuhnya memahami cinta pastilah berdusta, bodoh, atau sudah mati. Dan ibu hanya ingin kamu mengerti Bella orang hanya bisa mematuhi hukum cinta yang mengatakan, “ Sepanjang hidupmu, cintailah satu sama lain dan tanggunglah konsekuensinya.”
Bella pun menyadari segala sikap yang telah ia lakukan ke pada Edward ia sangat ingin bertemu dengannya setelah mendengarkan sebuah nasehat dari ibunya.
Namun ia sudah berjanji akan pergi kerumah Nathania , Bella tak mau mengingkarinya akan menghubungi Edward setelah ia berada di rumah Nathania. Bella pun berpesan kepada ibunya untuk menyampaikan kepada Edward, kalau sebenarnya dia juga ingin bertemu dengannya namun hari ini ia akan pergi kerumah Nathania. Setelah pulang dari rumah Nathania Bella akan menemui Edward untuk menjelaskan semuanya.
Setelah Bella Swam mendapatkan ijin dari ibunya, ia bergegas berkemas-kemas dan memanggil taksi untuk mengantarkannya kerumah Nathania. Audrey Nathania bertempat tinggal di Briston sebenarnya tak jauh dari rumah Edward namun Bella hanya ingin berbagi cerita hanya bersama sahabatnya karena wanita membutuhkan privasi yang hanya di ketahui oleh sesamanya. Wanita memiliki sifat menutup diri, dan sanggup menyimpan sebuah rahasia yang teramat dalam di dalam hatinya.
Sesampainya di rumah Nathania, Bella pun di sambut Nathania dengan penuh rindu mereka pun berpelukkan. Nathania pun mengajak Bella masuk kerumah dan ia ingin mendengarkan banyak cerita dari sahabatnya.
Hay ..... Bella bagaimana kencan mu bersama Edward di pesta Haloween. . .nampaknya kau sedikit ada masalah dengan pesta itu? Saat Nathania bertanya demikian Bella nampak kelihatan tak bersemangat untuk menjawab semua pertanyaan itu.
Nathania mencoba menyakinkan Bella Swam untuk mau berbagi cerita dengannya.
Aku merasakan kesedihan yang dirasakan oleh Bella Swam.
Bella sahabatku nampaknya kamu sedang merasakan kesedihan, kenapa? Adakah yang bisa ku bantu untuk meringankan bebanmu. Aku hanya ingin kamu mau berbagi cerita kepadaku.
Bella pun menjawab nampaknya aku mengalami rasa cemburu terhadap Edward. Aku cemburu ketika melihat dia bermesrahan dengan wanita lain di pesta Haloween, aku merasakan perasaan kesal dan rasa marah terhadap keadaan yang terjadi.
Ooh Bella nampaknya kamu mulai bertindak protektif terhadap Edward, semua pasti akan merasakan rasa sakit itu Bella namun Edward bertindak seperti itu karena ia tidak mengetahui setiap pasangan yang berada di pesta itu, Bella lebih baik kamu menghubungi Edward untuk menanyakan sesuatu yang terjadi diantara kalian berdua. Karena terkadang cinta bisa membuat kalian ingin mati dan cinta membuat kalian ingin hidup. Bella dalam buku Romeo and Juliet setiap pasangan merelakan hidupnya demi cinta. Kamu harus bisa memaafkan kesalahan Edward karena hanya kesalah pahaman yang kalian lakukan akan berdampak buruk bagi cinta yang kalian jalani.
Seperti kisah True love yang ada diantara kita. Mereka hadir diantara kita di tengah-tengah kehidupan ini Bella.
Bella merasa bersalah akan sikap yang ia lakukan terhadap Edward.
Dan, Nathania mencoba membuat Bella lebih tenang terhadap situasi yang membuat dirinya menjadikan bersalah.
Ia memeluk Bella dan berkata, ooh Bella janganlah bersedih ini semua bukan salahmu dan juga bukan salah Edward semua yang terjadi hanyalah perasaan alami kalian yang terikat suatu cinta yang sebenarnya.
Nathania kau begitu memahami semua arti mencintai tapi kenapa kau tak mau memikirkan tentang kebahagiaan mencintai. Dan, kenapa kau tak memikirkan untuk berpasangan dengan seseorang seperti halnya kekasih.
Bella aku belum menemukan cinta itu walau di sebuah pesta atau di dalam kehidupan ini aku memikirkan sebuah cinta yang begitu lembut sehingga kamu merasakan kenyamanan saat kamu berada di dekatnya dan tak ingin menjauhkan dirimu dari kelembutannya. Bella aku ingin menjadi wanita yang mampu merasakan cinta yang sebenarnya dari laki-laki yang tulus mencintaiku. Kamu memiliki Edward yang mencintaimu begitu sempurna.
Kamu akan tahu Bella saat cinta itu ada dan benar-benar ada pada saat kalian menggucapkan janji pernikahan di atas altar yang suci. Semua ingin aku rasakan ketika aku benar-benar menemukan laki-laki yang membuatku menjadi wanita sempurna. Aku akan mengatakan janji itu!
Aku ingin tahu apa itu cinta.
Cinta ada disana kalau kamu mau dia ada disana.
Kamu hanya harus melihatnya terbungkus kecantikan dan tersembunyi diantara detik-detik kehidupan. Kalau kamu tidak berhenti sebentar kamu mungkin melewatkannya.
Semua terkesan sebuah ungkapan konyol Bella tapi kamu harus merasakan semua itu didalam kehidupan ini dan menikmati cinta yang sedang kamu jalani dengan bahagia.
Nat mungkin kamu memang benar mengatakan ini kepadaku, Edward sangat mencintaiku aku masih ingat saat ia berjanji menikahiku di usiaku tepat 23 tahun dan ia akan mengajakku menikah di dalam gereja Bath Abbey sebuah gereja biara Santo Petrus dan Santo Paulus. Saat itu aku merasa bahagia namun aku saat terluka saat di pesta Elroy aku melihat Edward memegang erat jari-jemari wanita lain dan rasa takut akan kehilangan cinta dari dirinya itu muncul mewakili rasa posesif ini Nat.
Edward sangat protektif pada apa yang aku lakukan tapi dia tak pernah marah kepadaku.
Bella cinta membuat orang merasakan, rasa takut. Sebuah perasaan takut akan kehilangan keindahan cinta. Semua akan baik-baik saja Bella kalau kamu mau minta maaf dan memaafkan kesalahan yang telah Edward lakukan.
Seperti halnya pengalaman cinta yang menjadi True Love . Cerita-cerita cinta yang pernah aku dengar dan aku melihatnya. Ketika sebuah cinta berbicara semua akan terasa berbeda.
Cinta yang aku ketahui ini benar adanya dan di alami oleh banyak pelakunya.
Dia masih seorang siswa SMA Sopbomore di pinggiran kota Cleveland pada tahun 1968-69, ketika ia mengenal salah satu teman wanitanya yang bernama Jesicca Andrews yang sangat cantik dan menyenangkan di kelas seni. Mereka berbincang-bincang, bertukar canda dan pendapat, dan merasa sangat saling menyukai. Malah dia segera yakin bahwa dia ingin Jesicca Andrews menjadi gadisku. Maka, langkah selanjutnya adalah mengajaknya kencan, bukan?
Mereka memiliki banyak sekali perbedaan!
Sang pria berkulit putih, sedangkan Jesicca gadis Afro-Amerika (kulit berwarna atau negro, menurut istilah pada masa itu), dan pada pertengahan tahun enam puluhan, di pinggiran Amerika, pasangan campuran sepenuhnya tidak disetujui. Bisa berbahaya bagi kesejahteraan fisik, emosional, dan sosial yang bersangkutan, dan sedihnya mereka tak punya keberanian untuk menentang pendapat masyarakat pada saat itu. Jadi, Jesicca dan sang pria pun tetap hanya bersahabat sampai mereka lulus, setelah itu mereka tak pernah bertemu lagi.
Sejak saat itu mereka sering kali memikirkan, dan mereka yakin bahwa diantara mereka ada perasaan, memendam perasaan yang sama, hanya saja mereka pun merasa tak berdaya mengenai keadaan yang sulit itu. Mereka merasa marah pada masyarakat karena menempatkan mereka pada posisi demikian, saat pria itu berharap masih bisa bertemu lagi dengan Jesicca untuk melengkapi kisahnya dengan mengutarakan sebuah perasaan yang mereka miliki. Meski pun mereka berusaha menyingkirkan perasaan-perasaan itu, namun orang masih saja suka merasa terjebak oleh berbagai perasaan, dan aku ingin kau bisa menyakinkan diri untuk mengikuti suara hati Bella.
Nathania ceritamu penuh dengan kebenaran. Aku harus bisa menyakinkan diriku untuk mengikuti kata hatiku, yang sampai sekarang Edward sangatlah berharga bagiku dan aku pun mencintainya lebih.
Bella aku ingin kau tahu kisah cinta yang sebenarnya di gambarkan dalam bentuk yang teramat nyata. Cinta yang bertepuk sebelah tangan menimbulkan keputusasaan. Perasaan itu tidak semestinya diremehkan sebagai ke bodohan dengan membuat diri tersakiti.
Nathania kamu sungguh protektif terhadapku sehingga kamu mengira aku  akan melakukan hal-hal yang bodoh itu tidak akan terjadi!
Nat, aku dan Edward berjanji untuk menikah, karena aku yakin Edward akan menepati janji itu. Aku bukanlah gadis kecil yang mengharapkan cintanya dibalas, namun aku yakin akan sebuah janji yang dia berikan kepadaku.
Baiklah Bella jadi kamu tak akan pernah meragukan cintanya terhadapmu, dan kamu seharusnya menelepon Edward sekarang. Mengatakan sesuatu bahwa kamu baik-baik saja.
Ia Nathania aku akan meneleponnya setelah aku melepaskan rindu bersamamu untuk hari ini. Saat ini aku ingin mengerjakan sesuatu bersamamu. Kenapa kau tak mengajakku untuk ke dapur dan kita akan membuat sebuah kue yang teramat lezat.
Kedengarannya itu sebuah ide yang menarik Bella. Mari kita ke dapur untuk menyiapkan  semua bahan yang kita perlukan. Kita akan bersaing membuat kue yang teramat enak dan lezat.
Aku akan membuat kue itu untuk Edward sebagai tanda permintaan maafku kepadanya. Selama hampir lima hari aku tak menemuinya dan aku pun juga merasa bersalah serta ingin sekali menemuinnya.
Bella, Bella kamu sangat cemburu terhadap Edward tapi kamu tak mau berterus terang kepadanya.
Dengan sedikit canda Nathania berusaha mengoda Bella yang sedang merasa tersipu malu. Namun mereka akhirnya pun tertawa bersama-sama sambil menyiapkan semua bahan yang akan mereka gunakan untuk membuat kue. Bella akan membuat sebuah kue Pie susu yang lezat.
Kue pie biasa disajikan sebagai hidangan penutup.Kue pie berasal dari Inggris namun lebih populer di amerika. Aneka kue pie biasanya diisi dengan buah-buahan segar sehingga disebut juga dengan kue pie buah ditambah dengan cokelat, gula, atau pun kopi.
Namun disini Bella akan membuat sebuah kue pie yang terasa gurih dan lembut serta renyah dan empuk saat digigit. Aroma telur dan susu membuat rasanya semakin legit. Bella bersama Nathania akan membuat dua macam rasa cokelat dan original.
Mereka berlomba membuat pie yang lezat. Bella menyiapkan 300 gram tepung terigu, 175 gram margarine, 1 sendok makan gula pasir, telur 1 butir, garam setengah sendok teh, dan air 50 ml. Dengan, bahan isi kue pie susu. Susu kental manis 400 gr, tepung maizena 4 sendok makan, vanila, empat butir telur dan air sesuai takaran kaleng.
Jari-jari lembut mereka mulai mencampurkan tepung terigu dengan margarin. Dengan, sekejap tangan mereka sudah berlumuran adonan kue pie itu dengan penuh canda mereka sedikit memberikan kesan berantakan didalam dapur sedikit tepung yang melayang kesana kemari mewakili momen penuh keceriaan diantara mereka. Kegiatan yang dulu sering kali mereka kerjakan bersama  menjadikan momen kerinduan disaat mereka bertambah tumbuh menjadi gadis dewasa dengan segudang kesibukkan yang mereka lakukan.
Nathania dan Bella pernah belajar kursus memasak bersama hal itu menjadikan kedekatan mereka sehingga menjadikan mereka sahabat yang tak terpisahkan.
Kreasi mereka berdua didalam mengolah makanan. Kue pie yang pernah mereka kreasikan adalah pie susu. Umumnya kue pie diisi dengan buah-buahan segar namun Bella dan Nathania memadukannya dengan bahan isian susu yang membuat pie itu terasa lembut dan empuk saat digigit.
Ketika mereka asik di dalam suasana bahagia itu Bella ingat pada suatu hal yang ia dan Edward sering lakukan bersama. Bella melamunkan sesuatu! saat kenangan itu muncul dalam ingatannya. Ia terasa berada didapur bersama Edward melakukan keasikkan yang sama bersama Edward.
Saat Bella terlarut dalam lamunan itu tiba-tiba Nathania memberikan sebuah kejutan sedikit adonan yang sudah mereka campur di ambilah oleh Nathania kemudian di oleskannya ke wajah Bella yang cantik itu sehingga terlihat belepotan penuh dengan adonan kue pie. Dan, kemudian Nathania ketawa terbahak-bahak.
Bella membalas perbuatan Nathania yang saat itu sedang menjahilinya. Ketika ia melangkah untuk mengoleskan adonan tepung kewajah Nathania, tiba-tiba Bella terpeleset dan akhirnya terjatuh dilantai tak hanya terjatuh saja namun tepung yang berada di atas meja pun ikut terjatuh yang akhirnya butiran tepung itu mengguyur seluruh tubuh Bella sehingga wajah dan seluruh tubuhnya kelihatan putih berantakan. Namun kejadian itu membuat Nathania tertawa terbahak-bahak. Ia menertawakan tingkah konyol yang di lakukan Bella namun Bella menarik tangan kiri Nathania yang saat itu sedang sibuk menyiapkan adonan kue pie, tanpa disadari lantai yang licin akibat tumpahan tepung itu membuat Nathania mudah untuk terjatuh kebawah di sertai dengan adonan yang sudah ia buat sehingga adonan itu tumpah di seluruh wajah Nathania. Di saat itu juga terdengar suara tertawa yang terbahak-bahak, suara itu tak lain adalah suara Bella Swam yang tertawa melihat temannya jatuh dan berlumuran adonan kue pie. Sehingga Bella pun berkata itu adalah adonan kue pie yang sangat kotor dan berantakan. Sehingga mereka berdua melepas tawa terbahak-bahak bersama. Tingkah yang konyol yang mereka lakukan sebagai bentuk kedekatan mereka yang sangat erat.
*Kata Orang Rindu Itu Indah*
Banyak orang mengatakan rindu kepada seorang kekasih itu sangatlah indah namun tidak bagi Edward. Rindu menjadikan dia sangat kesepian. Sulit untuk merasa sendirian dalam atmosfer yang tercipta dalam suasana bahagia di tengah-tengah suka cita. Namun tidak untuk Edward yang merasakan kesendirian dan kesepian di tengah-tengah atmosfer ke bahagiaan.
Saat-saat Bella tidak lagi memberikan kabar kepadanya lagi iya sangat merasakan kesepian di dalam hidupnya. Sampai pada suatu malam iya ingin berjalan-jalan untuk sekedar makan malam di luar rumah hanya ingin merasakan bahwa hatinya tak lagi kesepian. Sampai pada akhirnya Edward sampailah di sebuah restoran. Sebuah restoran yang di dindingnya tertuliskan kata : “ Kami hanya akan melayani mereka yang sedang jatuh cinta, pernah jatuh cinta, atau ingin jatuh cinta.” Dan, mudah sekali mendapatkan cerita-cerita cinta dengan kalimat semacam itu di dinding. Tak ada yang ditolak mendapatkan pelayanan- tulisan itu untuk semua orang.
Edward berpikir sejenak dengan semua makna kalimat dan setiap katanya yang tertuliskan di dinding restoran itu, apa memang benar cinta itu seperti banyak yang dirasakan oleh semua orang.
Satu-satunya yang konstan tentang cinta adalah sifat universalnya. Satu-satunya yang universal tentang cinta adalah sifatnya yang tidak konstan. Kebenaran-kebenaran itu membuat orang asing jadi terasa dekat di hati.
Edward duduk di salah satu sudut di restoran itu dan memesan menu makanan. Setelah dia memesan menu makanan dia hanya melihat di sekeliling restoran itu terlihat semua orang bahagia dengan pasangannya atau teman makan malamnya. Namun tidak dengan dirinya yang sedang merasakan kesepian. Edward duduk di dekat panggung hiburan yang di sediakan oleh restoran itu untuk menghibur tamu-tamu yang datang, di panggung itu nampak seorang gadis yang sedang bernyanyi untuk menghibur tamu-tamu yang ada, dia menyanyikan sebuah lagu Dream A Little Dream Of Me dan di temani oleh seorang peria salah satu pengunjung restoran itu untuk ikut bernyanyi.
Edward memandangi gadis itu dengan penuh rasa kagumnya. Suara gadis itu sangatlah bagus. Setelah gadis itu selesai menyanyikan sebuah lagu Dream A Little Dream Of Me lalu gadis itu turun dari atas panggung hiburan dan melintas di depan Edward. Tak berpikir lama Edward pun menghampiri gadis yang baru saja turun dari atas panggung itu, dan menawarkan makan malam bersamanya. Gadis itu tidak menolak dengan senang hati menerima tawaran yang di berikan Edward kepadanya. Lalu mereka duduk berdua di salah satu meja yang sudah di pesan oleh Edward. Gadis itu bertanya kepada Edward apa yang membuat anda menginginkan saya untuk menjadi teman makan malam anda. Namun, Edward hanya tersenyum. Gadis itu kembali bertanya kepada Edward apa anda mengenali saya?.
Edward pun menjawab saya belum mengenal anda, namun saya tahu suara yang baru saja saya dengar adalah suara yang sangat indah dan mengingatkan saya pada seseorang.
Sang gadis pun bertanya lagi, apakan anda rindu dengannya?
Edward menjawab iya saya rindu dengan suaranya dan perhatiannya.
Gadis itu berkata, bukankah rindu itu indah.
Edward pun bertanya kepada gadis itu apakah anda bisa merasakan keindahan rindu itu bila saja hatimu merasakan kesepian?
Gadis itu tak menjawab dia malah memperkenalkan dirinya, dan tersenyum. Gadis itu bernama Evania dan dia cantik. Setelah dia memperkenalkan dirinya dia tak kembali bertanya siapa nama pria yang ada di hadapanya.
Karena sebelum Edward memanggilnya dan mengajak makan malam, Evania sudah tahu mengenai Edward namun Edward tak mengenali Evania. Sebenarnya Evina adalah salah satu mahasiswa di Bath Spa University dan berada pada jurusan Biology namun Edward tak pernah menyadarinya.
Edward  bertanya kepada Evania!, kenapa kamu memperkenalkan dirimu sedangkan kamu tak bertanya saya ini siapa.
Evania hanya tersenyum manis.
Namun di dalam hatinya Evania merasa sangat bahagia karena sudah dari lama Evania sangat menyukai Edward.
Sehingga Edward pun bertanya didalam hatinya. Dia tersenyum manis saat aku merasa kesepian sehingga hati ini kembali terisi oleh kebahagian kenapa disaat cintaku sedang teruji oleh sebuah kepastian timbuh perasaan yang membuat aku mengagumi gadis itu selain Bella.
Apa aku akan menyakiti Bella untuk yang kedua kalinya.
Edward bertanya pada hati kecilnya.
Ia sangat cemas terhadap sikap yang di lakukannya akan menyakiti perasaan Bella.
Evania melihat tatapan mata Edward yang berubah, penuh dengan perasaan cemas dan was-was. Edward sepertinya sedang memikirkan sesuatu hal yang membuatnya gelisah.
Namun Evania membuka sebuah cerita tentang kisah cinta yang pernah di alami oleh Ann Foster. Ia berkata bahwa kisah cinta yang paling indah yang dia ketahui adalah kisah Ann Foster.
Sepanjang hidupnya ia tetap melajang  sebagai Miss Ann Getz dari Marton, Illionis. Namun setelah lima puluh enam tahun terpisah , kekasihnya semasa SMA, Jack Foster, kembali memasuki hidupnya. Dulu Jack pernah menikah dan mempuanyai keluarga. Sekarang istrinya sudah meninggal, sehingga ia menghubungi wanita memikat yang pernah dibuatkannya puisi diMorton High School dulu. Ann, yang selalu mengenang Jack dengan rasa sayang, menyimpan semua puisinya selama ini. Mereka sering saling menelepon dan menulis surat, dan tak lama kemudian memutuskan untuk menikah. Maka Miss Ann Getz menjadi Ann Foster pada usia delapan puluh tahun. Ia menjadi pengantin yang cantik. Ann dan Jack menjalani dua tahun perkawinan yang sangat bahagia, sebelum Jack meninggal tiba-tiba dalam sebuah operasi. Ann telah mendapatkan tempat yang sangat istimewa dalam keluarga besar Jack, hingga anak-anak Jack dan keluarga mereka tetap menjalin hubungan dengannya, mengunjunginya, dan suka mengundangnya ke rumah mereka untuk berlibur.
Evania pun bertanya kepada Edward? Edward apakah kamu yakin bisa mencintai pasanganmu sepanjang hidupmu.
Seperti halnya sebuah kisah cinta yang tak harus berakhir bahagia.
Seandainya kamu harus menunggu kekasihmu yang pergi lama dan kamu sendiri pun tak mengetahui kapan dia akan kembali. Walau pada akhirnya cinta itu tak akan pernah kembali. Apakah kamu mampu menahan kesepian itu seorang diri?
Edward kamu butuh teman yang menemanimu. Kata Evania kepadanya.
Bukan seseorang yang akan membuat kamu merasakan kesepian melainkan seseorang yang membuatmu merasakan kebahagiaan melewati hari-hari bersamamu.
Evania mencoba meyakinkan Edward bahwa ia dapat menemani Edward dan mengantikan posisi Bella Swan di hati Edward.
Tetapi Edward merasakan hal yang lain saat bersama dengan Evania walau tak dapat di akui ia merasakan kenyamanan saat bersamanya. Edward merasa bimbang dengan apa yang dia lakukan.
Di tempat Nathania Bella Swam sedang asik membuat kue pie untuk sang kekasihnya. Setelah mereka melakukan ke konyolan bersama dan membuat dapur yang tadinya bersih menjadi berantakan tiba-tiba Bella Swam termenung. Bella merasa bersalah terhadap Edward hampir satu pekan dia tak menghubungi Edward.
Hay Bella kenapa kamu melamun tanya Nathania terhadapnya.
Nat ....aku merasa kalau sikap aku udah keterlaluan terhadap Edward, aku ingin sekali menghubunginya dan menanyakan keadaannya saat ini.
Aku rindu kepadanya Nat, aku rindu dengan senyum manisnya, rindu dengan perhatiannya. Biasanya jam segini dia udah menelepon kuh menanyakan aku sudah makan apa belom, sekarang lagi apa sayang?
Semua perhatian yang dia berikan kepadaku itu terasa indah.
Bella kamu harus menelepon Edward. Mungkin dia sudah menyadari kesalahan yang sudah di lakukan kalian harus bisa saling memaafkan. Cinta butuh sebuah pengertian. Memaafkan itu perluh Bella karena kata maaf harus bisa kita ucapkan walau pun dengan orang yang paling kita benci sekali pun. Terlebih-lebih lagi terhadap orang yang kita sayang dan cintai.
Baiklah kalau begitu aku akan meneleponnya sekarang dan menyuruhnya menjemputku disini.
Waktu menunjukkan pukul 8 malam Bella mengambil sebuah telpon yang berada di ruang keluarga. Jari-jarinya mulai menekan tombol-tombol nomer yang ada dengan cepat.
Seketika tersambunglah telpon itu di handphone Edward. Setelah di lihatnya handphone itu terlihatlah sebuah nomer telpon rumah Nathania.
Dalam hati iya berkata: Kenapa malam-malam begini Nathania meneleponku, apa mungkin dia akan menanyakan Bella.
Ahhh..... lebih baik aku mengangkatnya saja siapa tahu aku bisa menanyakan penyebab kemarahan Bella kepadaku.
Hallo........ iya Nathania kenapa malam-malam begini kamu meneleponkuh?
Pada saat itu Edward masih berada di sebuah restoran bersama dengan Evania yang saat itu menemani makan malamnya.
Edward ini aku Bella bukan Nathania, aku menginap di rumah Nathania.
Kamu ada dimana sekarang sayang. Sayang maafkan kesalahanku ya.. beberapa hari ini aku menghilang sebenarnya aku berada dirumah dan sekarang aku bermain bersama Nathania.
Aku ada di rumah Nathania sekarang, apakah kamu mau menjemputku disini?
Edward sedikit kaget karena ternyata yang menelepon adalah Bella.
Sedangkan saat itu dia bersama Evania. Tak mau menambah lagi masalah Edward memutuskan untuk menjauh dari Evania yang saat itu sedang bersamanya.
Karena Edward mencoba menghindari masalah yang akan terjadi. Kalau sampai Bella mengetahuinya sedang berduaan dengan gadis lain di sebuah restoran yang sangat mewah.
Edward merasa ke binggungan mau berkata apa mengenai keberadaannya.
Karena sebenarnya rumah Nathania dan Edward sangatlah dekat. Hanya beberapa kilometer dan hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai di rumah Nathania
Sayang aku juga mau meminta maaf kepadamu..... .aku bersalah denganmu saat di pesta Haloween. Aku akan menjemputmu dan secepatnya aku akan menemuimu di rumaha Nathania.
Namun sedikit ada perasaan gugup yang di rasakan oleh Edward Dreimanis Aleksis.
Edward, bergegas menemui Evania yang saat itu sedang menunggunya.
Aku pulang sekarang Va maaf aku tak dapat menemanimu hingga larut malam.
Aku senang mendengarkan cerita cinta darimu. Semoga cerita cintamu dan cerita cintaku bisa menjadi seindah cerita cinta yang pernah di tulis dibuku atau kisah True Love.
Next time kita akan bertemu dan aku akan mendengarkan cerita cinta darimu.
Edward pun mengambil jas yang terselampir di kursi restoran. Ia bergegas menuju lobi restoran.
Mobilnya sudah siap tuan. Kata juru parkir valet kepadanya.
Iya trima kasih.
Lalu Edward memberikan tips kepada juru valet.
Di melihat jam tangannya ternyata hampir dari satu jam ia menghabiskan waktu di restoran itu.
Aku harus secepatnya sampai di rumah Nathania karena aku pun juga sangat rindu denganmu Bella. Edward menggeber mobilnya dengan kecepatan tinggi untuk secepatnya sampai disana.
Saat Edward meninggalkannya. Evania merasa semakin terkesima oleh ke gantengan Edward Dreimanis Aleksi.
Ketampanan yang Edward punya adalah mata  indah, kulit bersih dan rambut yang lembut serta harum tubuhnya semakin membuat aku tergila-gila kepadanya.
Evania berkata dalam hati. Seandainya ia milikku, aku akan memeluknya setiap waktu, setiap saat aku rela untuk selalu di sampingnya.
Pukul sembilan malam Edward sampai di rumah Nathania. Dia mematikan mesin mobilnya dan bergegas masuk ke dalam rumah Nathania.
Dengan wajah cemas dan hati yang berdebar ia memanggil nama.
Bella... Bella aku sudang datang.
Bella berada di dalam ruang keluarga bersama Nathania. Ibu dan ayah Nathania bertepatan sedang tak berada dirumah.
Sayang kenapa kau tak mau menyambutku. Aku mencarimu bahkan ibumu bilang kau tak ada dirumah.
Aku menantimu begitu lama Edward hampir satu jam setelah aku meneleponmu. Kau tak kunjung datang!
Maafkan aku Bella.
Rumahmu kan tak sejauh sungai Avon. Kenapa kamu begitu lama. Jangan-jangan kamu pergi makan malam bersama wanita lain.
Edward terlihat pucat, setelah mendengar Bella berkata demikian.
Edward aku ingin kamu berterus terang kenapa kamu lama sekali.
Aku sudah menelepon rumahmu, “ kata ayahmu kamu tak ada dirumah, ayahmu bilang kamu pergi.”
Maafin aku Bella aku pergi untuk mencari hiburan. Jujur saat kamu tak ada di sampingku hidupku terasa sepi. Aku gelisah dan akhirnya aku putuskan untuk pergi jalan-jalan di sebuah restoran. Di sana aku menemukan sebuah kalimat cinta yang mengingatkan aku pada betapa indahnya cinta kita berdua.
Kalimat itu tertulis di suatu dinding restoran yang mengatakan. “ Kami hanya akan melayani mereka yang sedang jatuh cinta, pernah jatuh cinta, atau ingin jatuh cinta.” Sulit untuk merasa sendirian dalam atmosfer yang tercipta karena tulisan itu.
Dan, mudah sekali mendapatkan cerita-cerita cinta dengan adanya kalimat semacam itu di dinding. Tapi aku hanya memiliki satu cerita cinta yang teramat indah. Cerita cinta itu hanya ada saat aku bersamamu.
Kau yakin dengan semua kalimat yang baru saja kau ucapkan.
Aku sangat yakin Bella. Aku menyadari cinta tak berjalan sendirian, cinta membutuhkan dua pasang  kaki untuk saling menemani.
Aku tau satu-satunya yang konstan tentang cinta adalah sifatnya yang universal. Satu-satunya yang universal tentang cinta adalah sifatnya yang tidak konstan.
Edward aku tak mengerti tentang semua perkataanmu terhadapku.
Mungkin selama ini aku selalu mengerti setiap kalimat yang kau ucapkan kenapa tidak untuk hari ini.
Edward aku cemburu meliht kamu bermesrahan dengan wanita lain.
Di acara pesta yang seharusnya menjadi malam terindah untuk kita.
Edward aku sedikit ragu mengenai janji yang pernah kau berikan.
Aku sadari cinta memang membutuhkan kepercayaan dan kepatian.
Dan, selama ini aku mengharapkan sebuah kepastian dan cinta tulusmu itu.
Aku ingin kamu mengerti tentang cintaku ini terhadapmu. Bahwa satu-satunya yang universal tentang cinta adalah sifatnya yang konstan.
Cinta yang tetap dan tidak pernah berubah.
Edward terdiam seolah-olah ada sebuah petir yang menyambarnya. Sehingga menjadikannya sangat terguncang. Ia tak menyangka Bella berkata demikian.
Edward kenapa aku menginginkan kamu datang kemari karena aku menyadari bahwa cinta ini akan selalu ada untukmu. Ada yang bilang Tuhan adalah cinta, ada pula yang mengatakan cinta adalah Tuhan, menurutku cinta itu suci.
Hanya satu yang tak akan pernahku inginkan dari cintamu..!
Apa itu Bella?
Kamu pergi meninggalkan diriku atas nama cinta.
Karena, kalau kau cinta padaku sekarang, apakah kau akan tetap mencintaiku bila aku berubah?
Kita akan berubah Bella cepat atau lambat. Kita pasti berubah.
Aku tau setiap cinta tak pernah berakhir bahagia, cepat atau lambat.
Karena salah satu dari kita pasti akan pergi meninggalkan cinta.
Aku yakin Bella bahwa cinta akan memenuhi hati kita, menghancurkan hati kita, dan menyembuhkan hati yang terluka.
Dan, memang benar bahwa dalam setiap kisah cinta tak ada akhir yang membahagiakan, sebab cepat atau lambat meski cinta itu sendiri tetap abadi. Salah satu dari kita akan berpulang lebih dulu, meninggalkan orang lain dalam kepedihan dan dukacita.
Tiba-tiba Bella menangis.
Air mata yang tumpah dari balik mata yang indah. Menetes keluar membasahi pipinya.
Edward mengingatkan Bella pada sebuah kata-kata yang pernah di ucapkan ibunya. Ketika itu mereka sedang menggunjungi paman William di london.
Bella menangis lalu Edward memeluknya.
Bella maafkan kesalahanku. Aku menyesal dengan sikap yang telah aku lakukan saat di pesta Haloween. Aku tak ingin membuatmu menangis dengan air mata kesedihan.
Kamu tak perluh meragukan semua cintaku. Karena aku pasti menepati semua janji yang pernah aku ucapkan kepadamu.
Bella menangis dalam pelukkan Edward. Dengan penuh perhatian Edward menghapus setiap tetes air mata yang keluar membasahi pipinya dan membisikkan sebuah kata I LOVE U Bella.

*Kebijaksanaan Mencintai*
Kebijaksanaan dalam mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia. Kebijaksanaan di dalam menyikapi perasaan angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.
Sepekan telah berlalu setelah kejadian dirumah Nathania, Edward dan Bella Swam menjadi lebih bijaksana di dalam mencintai.
Pagi yang cerah di kota Bath sang mentari bersinar dengan penuh kehangatan. Di kediaman Hermione Jean.
Terdengan suara telepon berdering ....Kriiiing.....Kriiiiiing......kring
Anita Christabel Fariishta mengangkatnya...
“Hallo kediaman Hermione Jean.”
Selamat pagi Mrs. Anita saya Edward Dreimanis. Apakah Bellanya ada di rumah?..
“Tunggu sebentar Edward saya panggilkan Bella, sepertinya dia masih tidur dikamarnya.”
“Bella, Bella, sambil mengetuk-ngetuk pintu kamar anaknya.”
Tidak lama kemudian pintu itu terbuka dan terlihat Bella yang masih mengantuk membuka pintunya lebar-lebar. Ada apa mah kok pagi-pagi sudah membangunkanku.
“Di bawah sana ada telpon untukmu.”
Dari siapa mah? Tanya Bella sambil membasuh mukanya di dalam kamar mandi.
“Edward menelponmu.”
Di dalam hatinya Bella bergumul, Edward menelponku............ sepagi ini.
Iya mah sebentar lagi aku akan kesana untuk mengangkatnya.
Tak lama kemudian Bella mengangkat telpon itu.
Edward ini aku Bella, ada apa kok pagi sekali kamu meneleponku.
“Bella ini sudah pukul 6.30 kita punya janji, kamu masih berminat untuk pergi kepantai atau tidak.”
“Kalau kamu sudah siap aku akan segera menjemputmu.”
Iya, Edward aku akan bersiap-siap, dan 45 menit lagi kamu jemput aku dirumah.
“Baiklah Bella aku akan bersiap menjemputmu. Sampai jumpa nanti sayangku.”
Diam-diam Edward menyiapkan pesta di sebuah resot milik keluarga Dreimanis Aleksis.
Dalam hatinya Edward ingin menyiapkan suprais yang paling indah dan paling romantis untuk Bella Swam. Mobil pun iya siapkan untuk menjemput Bella, mobil warna merah bervelg Racing Superturismo GT 19 gaya sport kesan mobil bertenaga besar yang digemari oleh Edward yang memiliki jiwa laki-laki sejati.
Mobil dengan tenaga besar melibas jalan dengan sangat cepat di pagi hari. Sedangkan di dalam sebuah kamar Bella pun bersiap-siap. Menyiapkan diri serta berdandan senatural mungkin. Tanpa merubah kecantikan alami yang dimiliki Bella Swam. Dengan tampilan yang sangat sederhana vintage ala Bella Swam dengan gaun polkadot. Penampilan yang sangat sederhana namun tetap kelihatan cantik dan menarik.
Klakson pun terdengar di luar rumah, tanda Edward Dreimanis Aleksis sudah datang. Bella bergegas untuk keluar dari dalam kamar dan menuruni tangga. Tak lupa iya meminta ijin kepada ibunya untuk pergi bersama Edward Dreimanis Aleksis.
Mah aku pergi dulu, ya...... bersama Edward.
“Iya Bella mamah berpesan selalu berhati-hati dan jangan lupa memberikan kabar ke mamah ya..”
Baik mah aku sayang mamah.
“Mamah juga sayang sama kamu.”
Tak lama kemudian setelah berpamitan Bella pun keluar dari rumah dan Edward pun sudah menunggu untuk membukakan pintu mobil untuk Bella. Dengan gaya rambut yang selalu tersisir rapi dan sebuah kaca mata hitam yang dipakainya menambah kesan keren pada diri Edward.
Edward pun tersenyum manis terhadap Bella dengan barisan gigi-gig putihnya menambah kesan manis di senyumannya.
“Bella pagi ini kamu sangat cantik sekali.”
Senyum tipis di wajah di bibir Bella menambah kecantikannya.
Edward sama kamu juga tampan pagi ini seakan-akan hanya kamu yang patut aku puji selain ayahku yang juga tampan.
“Edward tersenyum sambil memandangi Bella Swam.”
Mobil itu berjalan meninggalkan kediaman Mr. Hermione Jean yang pagi itu sedang bertugas. Mobil itu melesat dengan halus, Edward dan Bella menikmati hangatnya sinar sang mentari dari balik celah pepohonan yang menembus kaca-kaca mobil. Bella bertanya kepada Edward?.
Edward apa kah kamu akan mengajakku ke pantai, Perpitch.
“Edward pun hanya tersenyum manis, namun tetap lurus memandang kedepan ke arah dimana mobil melesat cepat. Di iringi musik Forever & Always (Version Piano) membuat semua terasa indah di kehidupan ini.
Dalam hati Bella hanya mampu berkata. Entah sudah berapa lama aku mencintainya. Ia memikatku, membuatku merasa cerah dan cantik pada awal setiap hari. Ia menggunakan ucapan-ucapan manis yang menyenangkan, ia sangat menghargaiku, dan ia sangat sensitif akan setiap suasana hatiku. Ia adalah laki-laki yang selalu ada di hatiku. Entah sampai berapa lama cinta ini akan selalu ada di dalam hatiku. Namun hanya satu yang aku tau di dalam hati ini. Aku mencintaimu. Dan, aku siap menghadapi apa pun setelah menikmati senyum dan kata-katanya yang hangat. Tak bisa kubayangkan menjalani hariku tanpa dia.
Meninggalkan Edward dan Bella. Seminggu setelah malam pertemuannya dengan Edward Dreimanis Aleksis. Evania merasa sangat mencintai Edward dan ia mulai tergila-gila kepadanya. Terlintas dipikirannya untuk mendapatkan hati dari pria yang ia temani pada makan malam itu. Evania pun merasa bahwa Edward merasa nyaman di dekatnya bahwa ia sangat yakin bisa memiliki hati Edward. Sebelumnya Evania belum bisa membuka hati untuk laki-laki lain.
Evania teringat pada kekasihnya yang sudah meninggal. Selama dua tahun ia menjalani kisah cinta yang teramat indah. Kami tertawa bersama. Menangis bersama. Kami menghabiskan setiap detik waktu untuk selalu bersama-sama. Terlintas dipikirannya janji pernikahan yang sangat iya mimpikan bersama kekasih hatinya.
Namun dia pergi bersama kenangan manis dan impianku. Ingin sekali aku membongkar isi peti kekasihku untuk mengetahui keadaannya, menyampaikan kepada dirinya bahwa aku sangat merindukannya. Aku ingin menuliskan sebuah surat kepadanya tentang apa yang aku alami saat ini. Aku jatuh cinta pada laki-laki lain selain dirinya. Apakah kamu akan mengijinkan aku untuk mencintai laki-laki itu atau tidak. Kalau pun iya aku akan tetap mengenakan sebuah cincin yang pernah kamu berikan kepadaku, sebagai wujud cintaku yang tak akan pernah berhenti kepadamu. Dan, kalau pun tidak tetap akan kukenakan cincin itu di jari manis kuh sebagai wujud cinta kasihku yang tak pernah putus kepadamu.
Aku akan berpikir bagaiman kalau kita menikah, untuk yang pertama dan terakhir kalinya walau pun kamu tak akan pernah mengucapkan janji pernikahan itu di kehidupan nyata ini, tapi aku akan tetap yakin pada janji pernikahanmu pada kehidupan yang abadi. Evania pun mengambil sebuah kotak berwarna hitam yang berukuran kecil didalam sebuah laci dan membukanya. Di ambilah dari dalam kotak itu sebuah cincin bermata berlian yang sangat cantik bersinar-sinar. Ia mengenang kisah yang teramat indah.
Dalam hati yang paling dalam aku berkata. Kubiarkan hati ini menikmati kisah cinta ini, sebab bagai manapun aku sudah bertemu dengan pria yang sesuai untukku. Ia masih tetap teman makan malam kuh yang tampan dan luar biasa.
Sesampainya Edward dan Bella di sebuah resot milik keluarga Dreimanis Aleksis.
“Edward apa ini yang dinamakan surga dunia. Dimana kita berada saat ini?”
Edward hanya mampu tersenyum bahagia. ia meraih tangan Bella lalu di letakkannya di dadanya.
Bella, inilah surga kita nantinya. Disini kita akan menghabiskan hari-hari kita yang indah. Aku sangat mencintaimu Bella.
“Edward apa ini yang kamu janjikan kepadaku. Pantai Perpitch sungguh indah ya Tuhan Pantai yang biru dan udaranya sangat segar.”
Bukan,.. Bella bukan ini yang ingin aku janjikan kepadamu. Edward tersenyum manis.
Ini adalah sebagian kecil yang ingin aku persembahkan untukmu.
Janji terbesar dalam hidupku adalah saat aku mengucapkan.
Aku Edward Dreimanis Aleksis. Menerima Bella Swam untuk memiliki dan menjagamu. Di dalam suka dan duka. Saat susah atau pun senang. Dalam sehat atau pun sakit. Untuk mencintai, untuk menyayangi. Sepanjang hidup kita.
 “Edward itu adalah impian terbesar kita berdua. Aku juga akan mengucapkan janji suci itu bersamamu pada saat kita berdua berada di atas altar suci.”
Edward memeluk Bella dengan erat. Dan berkata!
Aku sangat mencintaimu Bella.
Bella pun menjawab.
“Aku juga sangat mencintaimu.”
Suasana indah di pulau St. Mary yang biru dengan air lautnya dan putih pasirnya menambah nuansa romantis.
Saat berjalan-jalan menyusuri tepian pantai.
“Edward apakah kita akan bermalam berdua disini?”
Kenapa kau menanyakan itu Bella
“Aku ingin menikmati indahnya malam saat bersamamu.”
Edward hanya tersenyum manis.
“Kenapa kamu hanya tersenyum, apa kita akan bermalam disini. Aku ingin kamu menemaniku melihat bintang dimalam hari. Aku yakin di tempat seperti ini pasti banyak bintang yang nampak. Pasti saat malam pantai ini sangat indah.”
Iya, kita akan bermalam di resot ini. Ada tempat yang paling indah di pulau St. Mary ini, tempat dimana aku menatap indahnya dunia dan aku ingin kamu juga menikmatinya.
“Trimakasih Edward aku sangat bahagia bersamamu. Edward apa kita akan selalu bahagia saat tua nanti?.” Bella memeluk Edward dengan sedikit ada perasaan cemas dipikirannya.”
Apa kau ragu? Dengan cintaku ini.
“Aku tak pernah ragu denganmu, namun aku takut bila tua nanti kamu tak lagi bahagia hidup bersamaku.”
“Aku sangat takut Edward kehilangan cinta dan sayangmu itu.”
Janji pernikahan kita lah yang akan mejawab keraguanmu itu Bella.
Menikahlah denganku.
Bersamaan dengan berakhirnya kata-kata itu Edward memeluk Bella dengan sangat erat dan mencium bibir munggilnya. Bella pun membalas setiap kecupan dari bibir Edward dan pada akhirnya mereka pun terbuai dalam ke indahan cinta.
Sore hari telah menjelang Edward pun memiliki sebuah kejutan paling indah dan paling romantis. Di pulau St. Mary Edward menyiapkan sebuah pesta untuk Bella swam sebuah pesta yang akan mengikat cinta mereka berdua.
Di salah satu ruang terbuka resot milik keluarga Dreimanis Aleksis tertata bunga-bunga yang di susun sangat rapi, tertata pula meja-meja yang sudah di penuhi hidangan makanan serta minuman, pertanda akan di langsungkannya sebuah pesta besar.
Edward mengajak Bella berjalan-jalan di salah satu tempat favoritnya di pinggir pantai perpitch.
Bella ini saatnya kamu harus berganti baju karena sebentar lagi aku akan mengajakmu.
“Kamu akan mengajakku Kemana Edward?’
Ada sesuatu hal yang ingin aku tunjukkan kepadamu Bella.
“Sesuatu hal? Maksudnya.........” di dalam pikirannya Bella pun bertanya-tanya apa arti dan maksud kata-kata Edward. Rasa penasaran pun muncul dari dalam diri Bella Swam.
Bella aku sudah menyiapkan segala sesuatumu di kamar, seandainya kamu membutuhkan sesuatu kamu tinggal bilang kepadaku. Dan apa yang ada di kamarmu saat ini wajib kamu kenakan di malam nanti.
Sekarang akan aku antar kau kesana.
“Edward aku menjadi semakin penasaran dengan semua ini.”
Edward hanya tersenyum manis.
Bella pun menjadi semakin berdebar-debar. Di tambah pesona Edward yang misterius hanya senyuman manis yang selalu dia berikan. Membuat Bella menjadi bertambah penasaran. Edward mengantar Bella menuju kamarnya. Mereka berdua pun berjalan menuju sebuah kamar yang ada di salah satu resot itu sebuah resot yang sangat indah milik keluarga Dreimanis Aleksis dan sebuah ruang kamar tidur yang berukuran sangat luas.
Bella ini kamar tidurmu. Disini sudah aku siapkan segala keperluanmu.
“Bella memandangi seluruh bagian ruangan. Edward apa ini semua tidak berlebihan untukku”
Bella apa kau suka dengan kamar ini?
“Edward ini terkesan sangat berlebihan untukku.”
Tidak, Bella ini hanya sebagian kecil dari apa yang aku bisa lakukan untuk membuatmu bahagia. kamu harus membuka lemari itu dan kenakanlah apa yang ada di lemari itu untuk malam ini.
“Edward tapi ini terlalu indah bagiku semua perhatian dan keperdulianmu itu saja sudah cukup membuatku bahagia bersamamu.”
Inilah wujud perhatian dan keperdulianku kepadamu Bella.
Bella setelah kau selesai aku akan menjemputmu, segeralah kamu mandi dan berdandanlah. Semua ini aku siapkan untukmu.
“Baiklah Edward aku akan segera menghubungimu setelah aku selesai.”
Setelah itu Edward meninggalkan Bella dalam sebuah kamar yang sangat indah itu, lalu ia menutup pintu kamar itu dengan sangat pelan dan beranjak meninggalkannya.
Edward pun menghubungi keluarga Hermione Jean. Mereka sudah siap untuk sebuah pesta yang akan di adakan. Edward sangat ingin keluarga Hermione Jean berkenan datang di pesta itu tak ketinggalan paman William pun turut di undangnya. Pesta seperti apakah yang akan di siapkan Edward untuk sang kekasih Bella Swam?.....
Di dalam sebuah kamar yang sangat indah Bella merasakan kebahagian sebagai seorang wanita yang sangat dicintai. Bella pun bernyayi dan menanggalkan semua bajunya. Lirik yang sangat indah . (Heart beats fast, colors and promises, How to be brave, How can I love when I’m afraid to fall, Watching you stand alone, All of my doubt suddenly goes away somehow, One step closer, [Chorus:] I have died everyday waiting for you, Darling don’t be afraid I have loved you, For a thousand years, I’ll love you for a thousand more.)
Setelah Bella Swam selesai mandi. Ia membuka lemari baju dan disana tergantung sebuah gaun yang sangat indah. Gaun berwarna putih dan di hiasi oleh mutiara yang cantik.
Aku tak menggira Edward inginkan aku memakai gaun pernikahan ini. Dalam pikirannya apa aku akan menikah, apa mungkin Edward akan segera melamarku. Bella merasa sangat gugup dan hatinya berdebar-debar antara bahagia, dengan rasa tak percaya. Bella menepuk-nepuk pipinya ia ingin menyakinkan dirinya bahwa ini bukanlah mimpi.
Beata Darra Grazmia, Bella apa yang sedang kamu pikirkan.
Tiba-tiba saja istri dari Goresky Aleksis yang tak lain adalah kakak ipar Edward berada di dalam kamar itu.
“Bella pun terkejut...... dengan kedatangan Darra Grazmia”
Bella aku datang kemari untuk memastikan bahwa kau sudah siap.
“Siap? Siap untuk apa kak?”
Kamu hanya perluh memakai gaun itu dan aku akan membantumu untuk merias dan juga menata rambutmu.
Bella pun bertambah tak mengerti, kejutan apa yang akan Edward berikan.
Bella ayo... aku bantu kamu untuk bersiap-siap ini kesempatanmu  melihatkan kepada kami keluarga Dreimanis Aleksis kecantikan dari seorang putri.
“Apa ini tidak terlalu berlebihan untuk sekedar menyambutku.”
Bella kamu hanya perluh duduk dan aku akan memulai meriasmu. Tenang saja aku cukup ahli untuk sebuah pekerjaan ini.
“Aku masih tak percaya dengan semua ini. Kak apa Edward akan melamarku?”
Bella cepatlah kamu kesini dan duduklah dengan tenang aku akan segera meriasmu.
Beata Darra Grazmia sudah siap dengan semua peralatan make up nya.
Bella aku mohon cepat kamu kemarilah dan duduk di sini. Darra pun meraih tangan Bella dan mendudukkannya di sebuah kursi di depan sebuah kaca yang sangat besar Bella hanya terpaku diam. Ia masih tak dapat mempercayai semuanya.
Darra pun memulai pekerjaannya itu, dan di sela-sela tangannya bekerja ia pun memberikan sebuah kata-kata kepastian. “Bella kamu tak perluh memikirkan apa pun Edward melakukan ini karena ia sangat mencintaimu.”
“Kamu akan di terima di keluarga Dreimanis Aleksis sebagai calon istri Edward Dreimanis Aleksis.”
Apa ini akan menjadi pesta pernikahanku bersama Edwatd Dreimanis Aleksis. Kalau aku menikah kenapa orang tua ku tak hadir di pernikahan ini. Bella mulai memikirkan sebuah pesta pernikahan yang tak dihadiri oleh kedua orang tuanya. Bella pun berkata dalam hatinya. “Tidak, aku tak akan menikah tanpa restu dari kedua orang tua ku, dan ini tak akan mungkin terjadi.”
Melihat sikap Bella yang termenung Darra pun mulai menyadari bahwa Bella sedang memikirkan sesuatu. “Ini semua adalah kejutan untuk Bella aku harus bisa membuat dia menjadi bertambah penasaran dengan apa yang di lalukan Edward.”
“Bella, kamu sedang memikirkan apa?”
“Hay Bella kamu terlihat sangat tegang ada masalah apa cerita saja sama saya?”
Kak Darra apa ini sebuah pesta pernikahan, yang telah dibuat Edward untukku?
“Bella sebentar lagi aku akan selesai mendandanimu, saatnya kamu berganti pakaian memakai gaun ini?” dengan kedua tangannya Beata Darra Grazmia mengambilkan sebuah gaun yang sangat cantik berwarna putih lembut terbuat dari kain sutra yang di siapkan Edward Dreimanis Aleksis untuk Bella Swam.”
Bella pun meraih gaun yang indah itu dengan perasaan berdebar-debar. Bella pun berkata dalam hati apa ini semua hanya sebuah mimpi. Ya, Tuhan kalau pun ini hanya sebuah mimpi jadikanlah mimpi ini sebagai mimpi terindahku.
“Bella apa yang kamu pikirkan? Cepatlah kau mengenakan gaun ini. Aku akan meninggalkanmu sebentar dan cepatlah kau berganti memakai gaun ini. Sebentar lagi aku akan menjemputmu.”
Iya kak Darra ...aku akan segera berganti pakaian.
Di sebuah pesta itu Edward mengundang Evania untuk bernyanyi. Sungguh tak di sangka-sangka Evania pun merasakan ke gembiraan bahwa di pesta yang di adakan Edward iya di undang sebagai pengisi acara. Sungguh perasaan yang sangat gembira pun di rasakan oleh Evania.
Ia pun berpikir malam ini adalah kesempatan baginya untuk mengetahui sebuah perasaan. Evania sangat ingin memikat hati Edward dengan penampilannya yang cantik dan juga menarik di atas panggung.
Evania pun mulai berhayal selama perjalanan menuju pesta yang di adakan Edward. Akankah aku akan kembali ke musim gugur. Waktu dimana aku menemukan sebuah cinta terindahku. Seperti halnya ceritaku kepadanya. Pada suatu pagi dia sedang berjalan ke kantor, setelah semalam hujan. Di trotoar masih banyak genangan air, udara dingin. Pagi yang cukup nyaman, meski aku harus berjalan kaki meleawati tengah kota. Seperti kebiasaan sebagian besar para commuter. Padangannya saat itu yang menunduk dan mata mengarah ke depan, aku sangat ingin bertabrakan dengan seorang pria itu.
Sementara aku terus berjalan dari arah berlawanan, tak lama kemudian sepasang sepatunya masuk ke dalam garis pandangku. Ia adalah seorang yang sangat rapi dan salah satu pria yang selalu memperhatikan penampilannya, dan ketika kita semakin dekat, pelan-pelan aku mulai memperhatikannya, aku melihat sosoknya. Kalau aku bisa meminjam istilah umum, “cukuplah mengatakan bahwa dia sangat tampan.” Gaya berpakaiannya yang resmi dan jelas ia pria yang sangat terhormat. Seperti halnya diriku.
Ketika aku semakin dekat, aku pun mengangkat mata untuk melihat keseluruan sosoknya, dan ketika mataku mencapai wajahnya, kusadari bahwa aku terpikat kepadanya dan aku juga mampu memikatnya. Seperti dugaanku, aku justru mendapati dirinya juga memandangi diriku. Aku menangkap basah rupanya ia juga memperhatikan aku.
Aku sangat ingin Edward akan terpesona melihatku. Aku akan bersiap-siap merasa malu dan menerima reaksi yang biasa diperuntukkan bagi pria hidung belang serta orang-orang yang tak mau melupakan bahwa kaum wanita profesional pada dasarnya tetap wanita yang cantik.
Aku sangat mengharapkan Edward dapat tersenyum manis kepadaku. Dan senyuman itu yang akan menjadi senyuman terhangat hingga aku merasakan lupa dimana aku berada dan mengapa aku ada disana. Sehingga hatiku melambung ke tempat awan-awan yang selalu biru.
Ia tersenyum, aku tersenyum. kami lewati keindahan itu bersama-sama. Sepanjang perjalanan Evania memikirkan sebuah keindahan bersama Edward Dreimanis Aleksis.
*Cinta & Sebuah Harapan*
Kecantikan Bella Swam saat memakai gaun pemberian dari Edward Dreimanis Aleksis. Ada perasaan yang sangat berbeda di hati Bella Swam perasaan yang penuh dengan ungkapan cinta dan sebuah harapan.
Saat Beata Darra Grazmia kembali betapa terkejutnya dia melihat kecantikan Bella Swam. Iya tak mampu menyampaikan kata-kata terhadap kekasih dari adik iparnya itu.
“Bella aku tak tau harus mengatakan apa kepada Edward. Karena kamu sungguh cantik memakai gaun ini.”
Kak aku sangat yakin terhadap Edward yang mencintaiku. Aku akan bersedia menikah dengannya. Tapi Edward mengatakan sebuah janji pernikahan kepadaku, cinta dan sebuah harapan.
Aku yakin Edward tak akan pernah ingkar janjinya terhadapku. Dan, aku juga masih ingat sebuah kata-kata yang pernah di ucapkan Edward terhadapku. (Aku akan mengajakmu menikah di Bath Abbey sebuah gereja biara Santo Petrus dan Santo Paulus).
“Edward mendengarkan sebuah ungkapan hati Bella. Ia pun sangat terpesona terhadap kecantkan Bella.”
“Bella aku tak akan pernah lupa akan semua janji itu. Aku akan mengucapkan janji pernikahan kita di sebuah altar suci di Bath Abbey.”